Joy Parrott: Persiapkan Sekeliling Anda – Sekaranglah Waktunya Bagi Janji-janji Allah Untuk Menjadi Nyata! (Dec 4, 2013)


Suatu Jalan Masuk Menuju Hal Selanjutnya

Jauh di dalam roh saya, saya tahu bahwa kita berada
di suatu musim transisi. Transisi adalah suatu jalan masuk dari satu keadaan, tahap, subyek, atau tempat menuju hal selanjutnya, contohnya: perubahan! Banyak di antara kita dicabut keluar dari hal-hal yang sebelumnya kita kenal dan kini kita sedang mengalami relokasi. Bagi sebagian orang, hal ini bisa berupa relokasi fisik, relokasi rohani, ataupun relokasi emosi. Atau bisa juga suatu periode waktu dimana anda hanya diam menanti untuk melihat apa yang akan Allah lakukan.

Di musim-musim yang lalu, kita tampaknya telah diberikan sebuah peta tertentu menuju tujuan kita, tapi sekarang seolah-olah GPS kita hanya mengijinkan kita untuk mengetahui satu langkah atau satu belokan di satu waktu! Hal ini seperti mencoba mengendarai mobil melewati kabut yang tebal. Anda harus melintas perlahan-lahan sambil berharap anda melihat tanda untuk berhenti atau jalan dimana anda harus berbelok. Saya lebih memilih hari yang cerah bersama peta yang sudah ditandai sehingga saya tahu kemana tujuan saya! Tapi bukan ini jalan yang Allah pilihkan bagi kita di musim ini!

Pikirkan transisi sebagai suatu jalan masuk menuju hal berikutnya! Pada proses kelahiran, ada suatu masa saat persalinan yang disebut dengan masa transisi. Masa ini adalah masa dimana bayi berada di jalur menuju kelahiran. Di tahap ini sakitnya akan melahirkan meningkat. Rasa sakit ini akan semakin meningkat dan semakin terasa! Namun begitu sang bayi lahir, kita mengalami sukacita yang luar biasa ketika menggendong bayi yang telah kita kandung selama berbulan-bulan dalam perut kita.

Sekaranglah Waktu dan Musim Bagi Janji-janji Anda Untuk Menjadi Nyata!

Di musim yang lalu ini, banyak dari kita mengalami perjalanan yang lama dan sukar. Kita berada di antara situasi-situasi yang pelik. Dari setiap arah kita diserang. Entah itu kesehatan kita, keluarga kita, keuangan kita, hubungan kita, pelayanan kita, atau semuanya sekaligus! Kekecewaan dan depresi menjadi perasaan biasa bagi kita yang mengalami sulitnya situasi-situasi yang kita hadapi. Walau demikian, masa-masa itu membuktikan apakah kita sadar atau atau tidak bahwa Allah telah melawat kita!

Dalam Kej. 18:1 dikatakan, “Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik.”

Jika anda tahu kisah ini maka anda akan tahu bahwa di saat itu, waktu hari panas terik, Tuhan mendatangi Abraham dan melepaskan janji kepadanya. Pada ayat 10 dilanjutkan, “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.”

Abraham menerima sebuah janji dari Allah bahwa ia akan memiliki keturunan yang akan menjadi ahli warisnya (Kej. 15:1-4). Tahun-tahun berlalu dan saat janji tersebut tampaknya takkan mungkin terjadi, Sara dan Abraham turun tangan untuk menggenapi janji Allah tersebut melalui Hagar untuk menjadi ibu pengganti bagi ahli waris mereka. Namanya adalah Ismail (Kej. 16).

Lanjut di dalam Alkitab kita melihat bagaimana Allah memberitahu Abraham bahwa Ismail bukanlah janjir yang dimaksudnya, melainkan ahli waris yang akan keluar dari rahim Sara (Kej. 17:15-16). Sara telah lama mandul dan Abraham berusia 86 tahun ketika ia menjadi bapa melalui Hagar untuk pertama kalinya. Dibutuhkan 13 tahun lagi sebelum janji yang dimaksudkan tersebut digenapi!

Namun di tengah sulitnya situasi Abraham, Allah menampakkan diri dan berkata bahwa sekaranglah saat dan musim bagi janji-janji anda untuk digenapi! Saat segalanya tampak sudah mati baginya dan Sara, Allah menampakkan diri! Sekaranglah saatnya bagi benih perjanjiannya akhirnya menjadi subur!

Sahabat, selama masa-masa tersukar kita, selama hari panas terik, Allah datang dan benih perjanjian kita dibuahi! Atau dikenal dengan istilah “Kehamilan”! saya percaya bahwa kita hamil dengan janji-janji yang telah Allah ucapkan ke dalam hati kita bertahun-tahun yang lalu. Namun tidak saja kita mengandung, kita sudah tiba di akhir kehamilan dan sebagian orang sudah mengerang kesakitan untuk menjadikan janji itu nyata!

Persiapkan Sekeliling Kita Untuk Kehadiran Janji-janji Kita

Sebelum masa kelahiran dimulai, banyak wanita dapat merasakan waktunya sudah dekat dan mereka mulai melakukan apa yang disebut dengan “bersarang.” Selama minggu-minggu sebelum kelahiran, para wanita mulai membersihkan dan menyiapkan sekelilingnya untuk kehadiran sang bayi! Misalnya membersihkan area-area rumah agar sang bayi tidak terkena infeksi, mempersiapkan semua keperluan sang bayi, dll!

Secara rohani, saya yakin bahwa Allah menyinggung kita untuk mulai bersarang dengan cara membersihkan, mensterilkan, dan menyiapkan sekeliling kita untuk hadirnya janji-janji kita. Seperti seorang ibu yang tidak ingin ada kondisi yang tidak steril yang dapat mengancam kesehatan bayinya, Allah pun tidak ingin ada hal-hal yang menghalangi digenapinya janji-janji yang Ia berikan! Secara rohani, hal ini berarti lihatlah lebih dalam lagi karakter anda dan bagaimana anda mengeluarkan perkataan-perkataan anda. Apakah perkataan dan karakter anda membawa kehidupan atau kematian? Lingkungan seperti apa yang akan anda siapkan untuk dimasuki oleh janji-janji Allah?

Sterilisasi menghilangkan area-area berbahaya dari kuasa reproduksi. Saat kita melahirkan di rumah sakit, mereka telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ruangan steril. Kita harus terus berusaha untuk mendengar dari Allah area-area apa saja dalam hidup kita yang harus disterilisasi, hal ini akan memotong kuasa yang dapat menyebabkan kematian atau mencelakakan kita atau janji-janji yang dimaksudkan. Berharaplah agar musim ini menjadi musim pembersihan bagi rumah kita!

Sahabat, kita berada di waktu transisi untuk melahirkan! Mari persiapkan diri kita bagi janji-janji Allah! Bertahanlah saat rasa sakit akan melahirkan semakin meningkat, karena ketahuilah bahwa janji-janji anda akan dilahirkan! Kelahiran bisa menjadi sedikit merepotkan, namun jika sekarang kita bersiap untuk mensterilisasi sekitar kita, kelahiran anak akan menjadi mudah dibersihkan dan kita akan menikmati kesenangan dan sukacita saat menggendong janji-janji Allah dalam pelukan tangan kita!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s