Dutch Sheets: Biarkan Hanya Tuhan yang Menentukan Destiny Anda (Oct 31, 2013)


Telah tertulis bahwa salah satu tujuan terbesar dalam hidup kita adalah untuk melahirkan diri sendiri. Kita harus menemukan tujuan yang telah Allah ciptakan bagi kita, dan mengijinkanNya untuk melahirkan tujuan tersebut. Di sepanjang hidup kita, kita harus sangat berhati-hati atas apa yang kita ijinkan untuk membentuk diri kita.

Di sepanjang hidup saya, saya mengalami cukup banyak situasi yang menyayat hati, termasuk kehilangan orang-orang terkasih, ditinggalkan, ditolak, dan pengkhianatan dari mereka yang saya anggap sebagai orang-orang yang saya percayai. Setiap situasi tersebut mencoba melumpuhkan saya dan menawan saya, membentuk destiny saya. Namun setiap kali, Allah mendobrak masuk, menawarkan saya suatu jalan kemerdekaan.

Menghadapi Para Raksasa

Setiap kali anda menghadapi raksasa penentang, anda harus menentukan apakah anda akan mengijinkan Allah – atau raksasa – untuk menetapkan siapa anda dan akan jadi siapa anda.

Di bulan-bulan terakhir ini, Allah beberapa kali mengajarkan saya perihal Daud dan Goliat. Saya tertarik akan fakta bahwa nama Goliath berarti “membuka; menyingkap.” Ketika raksasa Filistin yang tidak beriman menantang bangsa Israel, kepengecutan Saul dan orang-orang Israel terungkap, sementara hati Daud yang pemberani tersingkapkan.

Kehidupan adalah raksasa yang menyingkapkan hati dan karakter kita, mengungkapkan siapa diri kita sebenarnya. Ketika menghadapi krisis, pencobaan atau pertentangan, situasi-situasi tersebut dapat menyingkapkan dan memperbesar kebesaran Allah di dalam kita, ataukah menyingkap kelemahan-kelemahan kita.

Ketika kedahsyatan Allah di dalam anda tersingkap, berlarilah ke arah raksasa dengan batu apapun yang Allah taruh di tangan anda. Dan ketika mata anda terbuka untuk melihat kelemahan yang ada, anda dihadapkan dengan kesempatan untuk menjadi kuat di dalamNya (2 Kor. 12:9-11; Fil. 4:13).

Saat kita menempatkan diri kita bersama Allah, situasi-situasi di sekitar kita kehilangan kuasanya untuk melumpuhkan dan menawan kita. Kasih dan kuasaNya menguatkan kita. Jika kita dengan rendah hati berserah pada pekerjaan Roh Kudus yang mengubahkan, pada waktunya kita dapat mengatasi kelemahan-kelemahan kita, mengalahkan raksasa kita, dan mempertahankan milik pusaka kita yang disediakan oleh Allah (Ibr. 9:13-14; 13:20-21).

Biarkan Hanya Tuhan yang Menentukan Anda dan Destiny Anda

Anda tidak perlu membiarkan perceraian, penolakan, kekecewaan, ketidakmampuan, atau raksasa tidak beriman lainnya menentukan diri anda. Kuasa masa lalu untuk mendominasi masa kini anda dan menentukan masa depan anda, sudah dihancurkan oleh Darah Kristus.

Pilihlah untuk berfokus pada masa depan dan tidak dikuasai oleh masa lalu. Keuntungan dari masa lalu anda, investasikanlah ke masa depan. Biarkan gunung-gunung pertentangan tersebut menjadi batu-batu loncatan menuju destiny anda.

Ketahuilah bahwa ketika musuh sudah menargetkan anda, dan manusia tidak lagi memperhitungkan anda, Allah menjadikan anda seperti seorang Yusuf, Ester, Paulus – untuk saat seperti saat ini! Ijinkan situasi-situasi yang menyayat hati anda tersebut untuk membentuk anda menjadi seperti apa yang telah Allah tetapkan atas anda. Biarkan hanya Tuhan yang menentukan anda dan destiny anda.

Jangan biarkan diri kita yang luar biasa yang telah Allah ciptakan ini tercuri! Ia menyimpan sesuatu dalam diri anda yang orang lain butuhkan. Destiny anda sudah diciptakan terlebih dulu oleh Allah untuk melakukan perkara-perkara yang luar biasa. Ia memanggil anda untuk bangkit dari abu pertentangan, hadapi raksasa anda dengan iman yang teruh, dan masuk ke dalam destiny anda!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Teaching in Holy Life and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s