Matt Sorger: 13 Wawasan dan Perintah Profetik Bagi Tahun 2013 (Jan 22, 2013)


Saat saya menanti-nantikan Allah memasuki tahun 2013, saya menerima perkataan-perkataan ini dariNya. Beberapa di antaranya datang dalam bentuk impresi, dalam bentuk penglihatan dan dalam bentuk Firman yang Allah hembuskan bagi musim ini. Perkataan-perkataan profetik adalah suatu undangan dari Allah. Saya merasakan bahwa 13 wawasan profetik berikut ini akan menjadi perintah-perintah yang harus kita raih secara agresif di tahun 2013. Perintah-perintah ini adalah undangan bagi kita untuk kita pegang erat-erat.

13 Wawasan dan Perintah Profetik

1. Air yang tenang akan digoncangkan dengan suatu cara yang baru. Saya melihat kolam-kolam Betesda bergoncang sekali lagi dan adukan kesembuhan yang baru sedang dilepaskan. Allah menginginkan umatNya untuk memegang urapan kesembuhan ilahi dengan suatu cara baru di tahun ini. Saya melihat kelainan-kelainan yang diam di dalam tubuh sedang dipulihkan, bahkan hingga ke level kromosom. Saya melihat area-area yang sudah lama diperangi di dalam tubuh dan jiwa oleh banyak orang kini sedang disembuhkan.

Dalam Yoh. 5:2-5, 9, Kristus menunjukkan suatu kesembuhan pada hari Sabat. Yesus tidak pernah melakukan sesuatu karena kebetulan atau kecelakaan. Ia begitu penuh arti dalam menjalankan tujuanNya. Allah memanggil umatNya untuk mengakses kuasa dan kesembuhanNya dari suatu tempat peristirahatan. Hari Sabat lebih dari sekedar suatu hari peristirahatan. Hari ini adalah suatu posisi spiritual peristirahatan. Dalam Kristus kita memasuki Sabat. Kita menerima karena pekerjaan-pekerjaan Kristus telah dilaksanakan di kayu Salib. Allah menekankan pada roh iman dan pengertian akan pekerjaan-pekerjaan Kristus yang telah selesai. Hidup dari posisi Sabat akan menjadi hal yang krusial untuk meraih semua yang telah Allah sediakan bagi kita.

2. Telinga yang profetik akan diberikan tidak hanya untuk mendengar namun juga untuk mendengarkan dan memahami. Pendengaran ini juga akan terjadi dari posisi peristirahatan di dalam hadiratNya. Ayat kunci dari 1 Sam. 3:3, 10. Di masa firman TUHAN jarang dan mata Eli yang mulai kabur, lampu rumah Allah belum lagi padam. Saat Samuel tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah, Tuhan berbicara kepadanya. Setelah beberapa kali mendengar namun tidak memahami, Eli memerintahkan Samuel untuk berkata, “Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

Ada perbedaan besar antara mendengar dan mendengarkan. Allah memurnikan telinga profetik dan gerakan profetik. Ia memanggil nabi-nabiNya dan umatNya untuk datang ke tempat peristirahatan di hadiratNya di dalam terang pewahyuan. Dari tempat tersebut suara Allah akan berbicara. Tidak hanya suaraNya akan terdengar, namun akan didengarkan dan dipahami. Kejernihan akan mendengar dan memahami suara Allah akan tiba. Bukan karena usaha kita, karena asalnya dari beristirahat di dalam hadiratNya. Bukan karena kuat dan gagah kita, namun hanya karena Roh Allah.

3. Bahasa baru akan Allah berikan agar dapat dengan jelas dan tepat mengkomunikasikan kebenaran Allah. Contohnya, istilah “soaking” (berendam) tidak digunakan hingga pencurahan Roh Allah pada tahun 1990-an. Istilah ini menjelaskan konsep suatu keadaan yang dipenuhi dengan hadirat Allah. Bahasa baru akan diberikan oleh Roh agar lebih dalam dan lebih jelas memahami kebenaran Allah yang Allah hadirkan ke dalam dunia rohani.

4. Allah memberikan cetak biru akan kantung anggur baru yang Ia bentuk. Dalam Yos. 3:3-6, bangsa Israel harus mengikuti tabut perjanjian dengan cara yang belum pernah mereka jalani sebelumnya. Saat kita mengikuti jalannya hadirat Allah, Ia akan menuntun kita menuju tempat-tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya. Jalan pengudusan akan menjadi hal yang vital bagi persiapan keajaiban-keajaiban yang akan Allah lakukan. Allah berkata untuk bersiap mengangkat tabut. Ketika awan hadiratNya bergerak kita harus bergerak bersamaNya. Kita harus bersedia untuk membungkus struktur-struktur lama dan cara-cara kita melakukan banyak hal agar kita dapat tetap berada di masa kini dan segar bersama Allah. Perintah-perintah Allah akan diberikan secara berurutan. Akan ada penyelarasan-penyelarasan baru dan struktur-struktur hubungan untuk memudahkan gerakan Allah.

5. Kita tidak akan terus melakukan hal-hal lama dengan cara yang sama. Awan kemuliaan Allah sedang bergerak dan dengan ini aktivitas-aktivitas kita akan berubah. Fokus kita akan berubah. Beberapa struktur-struktur lama akan harus beradaptasi dan berubah dengan cara baru yang Allah gerakkan. Akan ada gerakan baru yang dituntun oleh Roh. Allah tidak ingin kita menjadi begitu sibuk. Ia ingin agar kita berbuah. Bersiaplah untuk melepaskan beberapa hal, menerima dan melangkah masuk ke dalam hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah anda lakukan. Penting untuk pergi kemana Roh Allah berhembus. Jangan berpegang pada hal-hal yang Roh Allah tidak hembuskan lagi. Berbuahlah dengan bergerak dan dengan dituntun oleh Roh.

6. Allah akan menekankan dan memperdalam suatu pengertian akan identitas sejati Orang Percaya di dalam hati umatNya. Pewahyuan tentang bagaimana hidup di dalam persekutuan bersama Allah akan muncul. Kita akan mengerti kesatuan kita bersama Allah dan menjalani manusia roh kita. Siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia (1 Kor. 6:17, 19).

7. Allah akan menghadirkan pewahyuan ke dalam kebenaran rohani yang mendasar. Hal-hal yang kita sangka kita tahu dan pahami, Allah akan membawa kita untuk melihat semuanya sekali lagi dan Ia akan memberi kita pewahyuan yang lebih dalam lagi dan pengertian akan hal-hal yang kita pikir kita tahu selama bertahun-tahun.

8. Pengertian peperangan rohani sedang berubah. Kita berpindah dari terobosan “peperangan” kepada terobosan untuk “memperkatakan dan menetapkan.” Hal ini akan terjadi dengan suatu pewahyuan yang lebih dalam lagi akan siapa kita. Saya mengerti bahwa kita tidak berperang melawan darah dan daging (Ef. 6:12), dan bahkan Yesus mengalami peperangan pribadi saat Ia dicobai oleh iblis dan mengatasinya dengan menyebutkan Firman Tuhan. Peperangan ini tidak dilakukan untuk meraih kemenangan, namun akan dilawan dari tempat kemenangan.

9. Musim ini adalah musim bagi penggenapan mimpi-mimpi anda. Banyak orang disadarkan dari suatu waktu ketika Firman Tuhan diujikan kepada mereka. Mimpi kedua bagi Yusuf yang ditekankan kepada saya terdapat dalam Kej. 37:9-11. Dalam mimpinya Yusuf melihat sebelas bintang, dan matahari dan bulan tunduk terhadapnya, berbicara tentang promosi yang akan diterimanya menuju suatu posisi otoritas dan pengaruh. 11 ditambah 2 adalah 13, angka di tahun ini. Banyak orang akan melangkah memasuki manifestasi mimpi-mimpi yang belum tergenapi. Peperangan di musim lalu sedang dihanyutkan dan perspektif surgawi yang baru kini dicurahkan. Seperti halnya pengkhianatan dan pencobaan yang diarahkan kepada Yusuf membawanya kepada penugasan dan destiny-nya, demikian juga ujian dan pencobaan dalam hidup kita akan mendorong kita menuju destiny kita. Ayat kunci: Kej. 37:9, Kej. 45:5-8, Mzm. 105:17-24.

10. Allah sedang membebaskan umatNya dari beban-beban mereka. Namun bukan sekedar menyingkirkan beban. Mzm. 81:6-7 berkata bahwa Ia telah mengangkat beban dari bahu kita dan membgawa kelepasan. Bukan beban yang disingkirkan dari kita, tetapi kitalah yang disingkirkan dari beban. Bersiaplah bagi peralihan ilahi yang akan memindahkan anda dari beban-beban terselubung menuju suatu tempat kelepasan. Dengan kata lain, situasi-situasi atau orang-orang yang anda hadapi mungkin tetap sama, tetapi anda akan diarahkan keluar dari itu semua. Inilah musim kelepasan bagi mereka yang berseru kepada nama Tuhan.

Mzm. 105:37-44 menunjukkan 10 janji yang menyertai kelepasan ini. Termasuk di antaranya persediaan finansial, kesehatan ilahi, takut akan Allah pada musuh, tudung hadiratNya, cahaya di dalam kegelapan, makanan, tempat-tempat kering yang disegarkan, kegirangan, tanah dan bangsa-bangsa, dan menuai apa yang tidak anda tabur. Peganglah semua janji-janji Allah ini bagi anda, keluarga, gereja, pelayanan dan bisnis anda.

11. Ada pertemuan antar generasi yang sedang terjadi. Inilah musim bagi para pemimpin muda yang baru untuk dimentor dan dibangkitkan. Banyak generasi sedang berkumpul dan akan berfungsi bersama-sama demi tujuan pelipatgandaan. Sumur-sumur dari generasi ke generasi dan sumur-sumur baru akan terbuka bersama-sama. Para ayah dan ibu akan berada di posisi mereka dan anak-anak laki-laki dan perempuan akan berada di posisi mereka. Kej. 26:18-24 adalah ayat kunci bagi bagian ini.

12. Saya melihat suatu penglihatan akan suatu pintu yang terbuka. Tahun ini adalah tahun bagi pintu yang terbuka. Saat kita berlari melewatinya, kita akan masuk ke dalam percepatan ilahi. Perkenanan yang baru, kesempatan-kesempatan baru, dan peningkatan-peningkatan yang baru. Ayat kunci adalah Why. 3:7-13. Allah akan menjaga kita dari masa pencobaan yang akan melanda seluruh bumi. Inilah saatnya untuk memegang erat-erat agar tak seorangpun dapat merebut mahkota anda. Bertahanlah di dalam kesabaran. Nama Tuhan akan turun atas kita.

13. Saya melihat suatu penglihatan dimana Tuhan menghembuskan suatu kobaran api. Biasanya saat seseorang meniup lilin, apinya pada. Namun saat Allah menghembuskan kobaran api di dalam kita, maka api ini akan bertambah terang dan panas. Musim ini akan menjadi musim untuk memperbarui kasih mula-mula kita kepada Allah (Why. 2:2-7). Allah membawa baik dorongan dan peringatan bahwa jika pekerjaan kita tidak dikerjakan dari tempat dimana kasih mula-mula berada, lilin dapat dipindahkan. Pelayanan harus dilakukan dari tempat kasih mula-mula bagi Yesus. Allah memanggil umatNya untuk kembali pada kesederhanaan di dalam penyembahan dan hidup di dalam hadiratNya. Hal ini juga akan membawa kepada pengabdian yang lebih dalam lagi, kekudusan dan api ilahi sebagai hasilnya. Ayat kunci berasal dari Mat. 12:20, Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya.

Saya mendorong anda untuk berdoa atas ke-13 wawasan profetik ini dan memperkatakannya. Renungkan dan terapkan semua ini ke dalam hidup anda sambil Roh Kudus menuntun anda.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s