Bill Yount: Apakah Engkau Merasa Disepelekan? Yang Engkau Lihatlah Barulah Puncak Gunung Es (Dec 30, 2012)


1 Sam. 15:17: Sesudah itu berkatalah Samuel: “Bukankah engkau, walaupun engkau kecil pada pemandanganmu sendiri, telah menjadi kepala atas suku-suku Israel? Dan bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas Israel?”

Saat raja Saul menjadi begitu sombong, Allah mendapati seorang raja di dalam hati seorang gembala muda, bernama Daud. Ia terlalu disepelekan untuk dipanggil oleh ayahnya saat nabi Samuel datang untuk mengurapi seorang anaknya untuk menjadi raja Israel yang berikutnya. Samuel, pada pandangan pertama, melewatkan pilihan Allah melalui penampilan luar.

Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: “Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya.” 1 Samuel 16:6

Jika bukan Tuhan yang memberitahu Samuel, Samuel bisa saja mengurapi orang yang salah. Alkitab berkata bahwa, Isai memiliki tujuh anak laki-laki yang tampil di hadapan Samuel, tapi Samuel berkata kepadanya, “Semuanya ini tidak dipilih TUHAN.” Lalu Samuel berkata kepada Isai: “Inikah anakmu semuanya?” Jawabnya: “Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba.” I Samuel 16:10-11

Dalam semua kegirangan bahwa salah satu anaknya akan diurapi, Isai melupakan sang gembala muda yang sedang menggembalakan domba. Akhirnya Daud dipanggil dan masuk dengan berbau domba, dan suatu wangi-wangian dilepaskan saat ia diurapi di hadapan ketujuh kakak laki-lakinya yang cemburu. Selanjutnya, kondisi Daud yang disepelekan di hadapan beruang, singa dan raksasa menjadi titik kemenangannya di hadapan kesukaran.

Kehidupan Daud mengingatkan saya akan seorang anak laki-laki yang baru-baru ini saya temui.

Sementara berbicara tentang iman seperti seorang anak kecil di Kansas, saya menyadari seorang anak laki-laki berumur sebelas tahun bernama Brody yang menyimak khotbah saya dengan serius. Dua minggu kemudian saya menerima kisah Brody ini.

Brody pergi berburu bersama sepupunya. Saat berjalanan menuju lokasi perburuan mereka, Brody berpikir betapa sulitnya untuk membunuh seekor rusa. Saat itu angin bertiup kencang dan anak laki-laki seukuran Brody tidak memiliki tenaga untuk mengangkat busur yang besar. Di kemudian hari ia berkata kepada ibunya bahwa sementara memikirkannya, Tuhan berkata padanya bahwa ia akan menangkap seekor rusa. Ibunya bertanya apa yang Tuhan katakan kepadanya dan ia berkata bahwa Tuhan menjawab, “Brody, hari ini Aku akan memberikan padamu salah satu hewanKu.”

Tak lama kemudian, Brody melihat seekor rusa berjarak 27.4 m (suatu jarak yang sukar bagi Brody dan busurnya). Ia melepaskan tembakan dan melihat panahnya akan luput dari sasaran, tetapi tepat di saat terakhir, suatu angin yang kuat mengenai panahnya dan mengarahkannya ke jantung hewan tersebut. Suatu tembakan yang sempurna.

Saat saya mendengar kesaksian ini, saya berpikir betapa banyak dari kita yang mengalami angin kesukaran yang kencang yang meninggalkan kita tanpa daya dalam mengejar mimpi dan tujuan hidup kita. Namun kemudian, di dalam Roh, saya melihat angin kencang yang sama ini bertiup ke arah kemana Tuhan memerintahkan. Angin kesukaran ini telah menjadi teman bagi banyak orang, mengarahkan mereka masuk ke tujuan yang telah Tuhan tetapkan atas mereka.

“Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku. Zak. 4:6

Ada saat-saat dimana saya merasa begitu tak penting. Apakah saya membuat perbedaan di dunia yang bobrok ini? Saya mengamati suatu pola yang menenun seluruh hidup saya. Setelah musim-musim hidup di dalam perasaan tidak penting yang suram, sesuatu terjadi yang mengangkat saya naik ke tempat yang lebih tinggi, lebih mulia. Dan saya mendapati dari tempat yang mulia ini bahwa selama hidup saya ini Allah telah memakai saya, bahkan mungkin di musim-musim dimana saya merasa menyerah.

Engkau Baru Melihat Puncak Gunung Es Bagaimana Allah Memakaimu

Saya melihat puncak gunung es Kerajaan Surga. 10 % dari gunung es terlihat dan 90% sisanya berada di bawah air dan tak terlihat oleh mata jasmani. 90% inilah bagian yang paling berkuasa. 90% Kerajaan Allah kini bergerak di bawah samudera bumi yang gelap. Anda takkan tahu hal ini dari mendengar atau menonton berita. Engkau akan melihatnya dengan berfokus kepada Allah. Banyak orang seperti anda merasa tidak menjadi pribadi yang seharusnya. Namun anda baru melihat 10% proses bagaimana Allah memakai anda. Ada 90% dari anda yang bersinar, menyentuh kehidupan orang-orang dengan cara-cara yang tidak anda lihat saat ini. Allah sedang memakai anda dengan luar biasa.

Banyak orang tidak hanya melihat puncak gunung es kejahatan dunia, namun juga berfokus dan terpesona oleh 90% yang ada di bawahnya. Namun bagian kejahatan yang besar akan menabrak puncak gunung es Kerajaan Surga dan akan ada seruan dari mereka yang terhilang, yang menyebabkan banyak orang akan datang kepada anda karena 10% diri anda itu. Anda akan mendapati bahwa selama ini ternyata Allah telah memakai anda dalam kehidupan banyak orang dan anda sama sekali tidak menyadarinya.

Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. Yes. 60:3

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Teaching in Holy Life, The Depth of Comtemplation and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s