Paulette Reed: Mahkota Kerajaan: Penyingkapan Sang Mempelai Wanita (Nov 28, 2012)


Penyingkapan Sang Mempelai Wanita

Baru-baru ini, saat berdoa bagi seorang wanita, saya melihat sebuah kerudung yang cantik menutupi wajahnya dan sinar menyinari seluruh wajahnya. Lalu, seolah-olah ada sebuah tangan turun dari Surga dan perlahan-lahan mengangkat kerudung itu, hingga di bawah matanya.
Mengikuti penglihatan ini, Roh Kudus mulai berbicara kepada saya bahwa tahun 2013 akan menjadi suatu tahun penyingkapan. Tahun 2013 juga akan menjadi suatu “tahun datangnya unta-unta” (angka 3 adalah huruf gimel dalam bahasa Ibrani, yang mewakili unta), dan pastikan kita tidak akan kehilangan mereka saat mereka muncul!

Jika kita menguraikan hal ini, kita dapat melihat bahwa tradisi Ibrani berkata bahwa bumi kini berusia 5,773 tahun, artinya tahun 2013 adalah tahun “ayin gimel” (yang merupakan angka 73). Dalam aksara Ibrani, 70 adalah ayin dan piktograf (huruf gambar) bagi angka ini adalah mata. Kata Ibrani ayin berarti “mata” – adalah untuk melihat dan, yang lebih luas lagi, untuk mengerti dan taat – dan kaya akan arti simbolis. Kita pertama kali melihat kegunaan ayin dalam Kej. 3:7 dimana Adam dan Hawa makan dari pohon pengetahuan akan yang baik dan yang jahat dan “mata” mereka (ayin) pun terbuka. Di sini, mata mewakili mata jasmani, namun juga mewakili mata mental dan rohani (Mzm. 121:1, Ams. 15:3).

Para kekasih, saat kerudung diangkat dari Tubuh Kristus, kita akan “melihat” lebih dari yang pernah kita lihat sebelumnya. Hal ini juga disebutkan dalam Why. 1:1, dimana kita belajar bahwa hal-hal yang ditarik dari pandangan mata jasmani ditunjukkan menjadi nyata (dilihat oleh mata) hamba-hambaNya atas apa yang akan segera terjadi.
Saya percaya bahwa terang yang saya lihat bersinar mengelilingi Mempelai Wanita adalah terang yang disebutkan dalam Yes. 60 dan tujuannya terangkum dalam Ef. 5:13: “Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.”

Pelopor Pahlawan Wanita

Dalam Mzm. 68:11 kita melihat sekumpulan besar pengkhotbah-pengkhotbah wanita seperti yang digambarkan oleh Mzm 68. Ini adalah pasukan besar Mempelai Wanita Kristus yang menyatakan kabar baik. Ayat yang berkuasa ini bertindak seorang mempelai wanita yang menghubungkan masa lalu ke masa depan. Dalam Perj. Lama kita melihat nabiah Miriam (Kel. 15:20-21) dan Debora (Hak. 4:4; 5:1-31) membuka jalan bagi para wanita Allah. Dan nyanyian kemenangan menunjukkan kepada kita bahwa akan ada sekumpulan tentara Allah yang akan menyatakan (mengkhotbahkan) Firman Allah setelah Ia menyatakan janjiNya.

Kita tahu bahwa semua janji-janji Allah pasti akan digenapi. Maka sekaranglah waktunya untuk mengubah iman kita menjadi perbuatan seperti yang Tuhan perintahkan untuk semua Orang Percaya lakukan (Mat. 28:19-20). Tuaian sudah penuh, tetapi tuaian ini tidak dapat menuai dirinya sendiri.

Ester adalah seorang wanita yang Alkitab gambarkan sebagai seorang pahlawan wanita. Allah memakainya untuk melindungi umatNya di tengah krisis besar. Kita dapat bertanya pada diri kita sendiri hari ini, “Apakah banyak orang sedang berada di tengah krisis?” Jika jawabannya “ya,” maka saya mengajukan bahwa Allah sedang mencari beberapa pahlawan wanita yang akan mengambil tugas dari Allah di hadapan Raja mereka. Dan bahkan jika tugas-tugas ini bertentangan dengan beberapa hukum (Ester 4:16), ia siap untuk berkata, “Kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.”

Perawatan Kecantikan/ Pemurnian

Dalam kitab Ester kita melihat metode yang digunakan untuk menyiapkan dan menampilkan para wanita sebelum muncul di hadapan raja. Ester menjalani beberapa hal sebelum ia diangkat menuju sebuah posisi kekuasaan di dalam kerajaan. Mari lihat sebuah bagian dalam kitab Ester, merenungkan beberapa perawatan dan prasayarat kecantikan yang dibutuhkan sebelum kita bertatapan langsung dengan Raja kita.

1. Pertama, kita harus siap untuk dipersiapkan. Kita melihat bagaimana Ester telah mematikan segala ambisi, rencana dan hal-hal duniawi lainnya. Bersama Allah sebagai partner kita, kita harus bermimpi besar karena Ia melihat gambaran yang lebih besar. Ester 2:7 memberitahu kita bahwa ia elok dan cantik parasnya. Dan jika kita gali lebih dalam lagi, kita melihat bahwa ayat Alkitab yang Allah hembuskan ini menggunakan istilah yang sama di sepanjang kitab Kidung Agung untuk mendeskripsikan Mempelai Wanita Sang Raja – yaitu anda.
2. Kita harus menjadi seorang Kristiani untuk bertemu Raja Agung kita langsung suatu hari kelak. Jelas dikatakan dalam Yoh. 3:3 bahwa jika seseorang tidak lahir kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.
3. Kita belajar betapa pentingnya untuk diangkat masuk ke dalam sebuah keluarga. Ingat bahwa Ester adalah seorang yatim piatu, tetapi “ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai” (Est. 2:7). Bapa kita di surga memutuskan selangkah lebih maju untuk mengangkat kita sebagai keluargaNya sendiri dengan membawa kita kepadaNya melalui Yesus Kristus (Ef. 1:5).
4. Selama musim pemurnian atau pelatihan untuk bertakhta, kita harus belajar untuk menaati perintah Sang Raja. Ratu pertama menolak untuk taat pada raja dunia dan ia disingkikan dari hadapan raja.
5. Kita juga harus belajar untuk menghormati. Ratu Wasti dengan terang-terangan menghina raja dan kehilangkan posisi kerajaannya.
6. Kita belajar untuk mempercayai Allah bahkan saat Ia membisu. Allah tidak disebutkan satu kali pun di dalam kitab, namun demikian Ia mengatur langkah-langkah Ester dan tahu bahwa ia masuk ke kerajaan untuk saat seperti saat ini.
7. Kita mungkin mengalami perawatan enam bulan dengan minyak mur. Minyak mur adalah minyak yang sangat mahal dan berharga, dan biasanya digunakan untuk membalsem tubuh untuk dimakamkan. Minyak ini rasanya pahit namun harum, berasal dari getah kering sebuah pohon yang ditemukan jauh di dalam padang pasir. Ketika getah (mur) dituai, getah ini mengering dengan cepat dan menjadi sia-sia kecuali getah yang mengeras ini ditumbuk atau dihancurkan untuk mengeluarkan inti wewangian ini. Mempertahankan minyak pada “tubuh” untuk periode waktu yang lama akan membuang segala sesuatu yang tidak berkenan.
8. Kita mungkin mengalami perawatan enam bulan dengan rempah-rempah. Jika kita perhatikan urutan di sini, pertama-tama kita melihat “Season of Myrrh (Musim Minyak Mur),” lalu “Season of Spice (Musim Rempah-rempah).” Di musim kedua, ratu bisa mendapatkan apa saja yang ia inginkan. Musim ini adalah suatu musim berkat, kelimpahan, dan kemakmuran – karenanya ia harus bersiap untuk itu.
9. Penting bagi kita untuk berserah dan mengingat perawatan pemurnian yang disyaratkan.
10. Ester 2:9 berkata bahwa Hegai menolong Ester karena ia menyenangkan hatinya dan mendapat kasih sayangnya. Faktanya, ia adalah satu-satunya orang yang dibawa Ester saat ia mendapat kesempatan bertemu raja. Karena Hegai melambangkan Roh Kudus, betapa luar biasanya mengetahui bahwa kita menyenangkan hatiNya dan mendapat perkenananNya, mengetahui bahwa Kerajaan Allah telah memiliki segala sesuatu yang kita butuhkan.

Mahkota Kerajaan

Luar biasa bukan mengetahui bahwa perawatan pemurnian membuat kita menjadi semakin seperti Raja? “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar” (2 Kor. 3:18).

Ester 2:17 memberitahu kita bahwa “Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu.”

Dan selanjutnya dalam Ester 5:2, kita belajar bahwa “Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu.” Tongkat emas melambangkan otoritas raja. Maka ketika raja mengulurkan tongkat emasnya dan menawarkan setengah dari kerajaannya, sesungguhnya ia sedang menghibahkan otoritas kepada ratu, sang mempelai wanita. Dengan tanda ini, raja menunjukkan kesediaannya agar sang ratu bertindak atas namanya.

Para terkasih, Bapa di surga sedang menyingkapkan Mempelai Wanita yang Ia pilih bagi PuteraNya, untuk tampil dan bersinar dari satu kemuliaan ke kemuliaan yang lain. Ia menjulurkan tongkat emasnya dan mengundang kita untuk masuk dalam hidup Kerajaan. Beberapa tradisi agamawi akan menghilang di dalam terang, dan semua “Ester” yang selama ini tersembunyi akan maju ke depan untuk menerima mahkota kemuliaan. Firman Allah kekal adanya dan tampaknya Ia masih “memperindah” wanita dan membawa mereka bertemu dengan pria (Kej. 2:22).

Perkataan Profetik

Baru-baru ini, saat berada di suatu konferensi wanita, Allah menaruhkan suatu perkataan profetik pada saya. Datangnya begitu cepat dan saya menulisnya di atas serbet secepat yang saya bisa.

Dan inilah apa yang Allah katakan:

Kebanyakan darimu, puteri-puteri Raja yang terkasih, mengalami keuntungan dan kerugian yang begitu besar dalam segala hal.
Kemenangan besar dan kerugian besar; dan engkau sudah melakukan apa yang kau bisa. Bukankah menyenangkan mengetahui bahwa segala sesuatu bekerja untuk kebaikanmu?

Bahkan kematian tak ada sengatnya. Impian-impian lama dibangkitkan, kabar baik yang kami bawa.
Hari ini adalah harinya, sekaranglah saatnya, Aku akan mencurahkan berkat-berkatKu yang besar ke atas puteri-puteriKu.
Curahan berkat, curahan kasih, telah Kubuka tingkap-tingkap SurgaKu.
Aku mengirimkan para pembawa pesanKu, mereka yang membawa kabar baik. Aku melepaskan sebuah pasukan yang besar, karena engkau telah melakukan kewajibanmu.

Bangkit, bangunlah dari bawah pohon itu. Maukah engkau melakukannya untukKu?
Aku melepaskan suatu pasukan, apakah engkau mendengarkanKu kembali? Bangkit, bangkit, larilah secepat yang engkau mampu.
Perkara-perkara dan tanda-tanda ajaib, dan mujizat berlimpah. Engkau belum menerimanya karena engkau belum memintanya – mintalah banyak hal kepadaKu.

Persediaan, persediaan! Bukankah Aku sudah berjanji? Lihat ke atas, Mempelai WanitaKu, lihatlah ke atas kataKu. Karena Aku membuka banyak pintu bagimu, Aku sedang membuat jalan bagimu.

Hanyalah Kerajaan Allah yang engkau butuhkan. Ingatkah engkau dahulu ketika engkau menanam benih itu?
Tuaian sekarang, tuaian sekarang, sekaranglah saatnya menuai! Aku sedang berbicara kepada para wanita, dan para pria akan berkata, “Wow!”
“Lihatlah dia, itu dia, dengan kilau dan gemerlap dan semua membungkuk padanya.”

Agen-agen rahasia, demikianlah Aku memanggilmu, saat engkau bangkit dan bersinar. Suatu pasukan tentara yang cantik, dan engkau semua adalah milikKu.
Engkau adalah kekasihKu dan Aku milikmu. Para puteri-puteri Raja, Aku sedang membuka pintu-pintu bagimu.
Kini berlarilah pada lintasan dan jangan berhenti. Berlarilah menuju gunungnya Allah, menuju ke atas.

Akankah engkau membawa kabar-kabar baik?

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s