Bill Yount: Dalam Segala Hal Perhatikan Berkat-berkat yang Ada Di Sekitar Anda (Nov 24, 2012)


Gabby Douglas, atlit pemenang medali emas untuk olahraga senam pada Olimpiade baru-baru ini, berkata dalam suatu wawancara, “Hari-hari yang sukar adalah hari-hari yang terbaik, karena hari-hari itu adalah hari-hari dimana sang juara terbentuk. Jika anda terus berusaha maju melewati hari-hari sukar, maka anda dapat menyelesaikan apa saja (Hard days are the best, because that’s when champions are made. If you push through the hard days you can get through anything).”

Ia juga membagi kisahnya saat ia melihat papan nilai dan melihat namanya ditandai dengan medali emas, ia tersadar bahwa “hari-hari latihan saat segalanya tampak begitu sakit dan menyulitkan dan membuat saya ingin rasanya berhenti, semuanya memang sepadan.”
Hari-hari tersukar kita di depan akan menjadi hari-hari terbaik kita. Inilah yang akan menjadikan kita para pemenang dan memunculkan kekuatan Allah Mahakuasa di dalam kita. Allah memakai musuh-musuh dalam hidup kita untuk memutarbalikkan keadaan.

Kita takkan pernah mendengar kisah Daud tanpa adanya seorang Goliat. Kita takkan pernah mendengar kisah Musa jika tak ada seorang Firaun. Singa yang menyerang Simson hanya bisa dikalahkan melalui urapan Allah di dalamnya. Simson tidak menyadari kekuatan yang ia miliki hingga singa itu muncul menyerangnya! Orang-orang kudus ini bertemu dengan musuh-musuh mereka dan pencobaan-pencobaan muncul dengan tambahan yang diperlengkapi.

Medali Seorang Juara Adalah Bekas Luka-lukanya

Saya belum pernah melihat seorang juara penunggang banteng yang meninggalkan arena tanpa ada kotoran di wajahya, berjalan pincang, atau terluka. Meskipun ada kemuliaan di setiap saat, setiap tulang di tubuhnya berteriak kesakitan dan ia kerap meminta bantuan untuk turun dari si banteng dan keluar dari arena.

Ketika anda melihat seseorang yang dipakai oleh Allah dan anda berpikir bahwa mereka adalah seorang juara di dalam Roh, anda tidak tahu kesakitan yang mengiringi mereka saat mereka mengalahkan musuh. Anda dapat mengenali juara sejati dari mereka yang palsu. Juara sejati berjalan dengan pincang, dan jika anda lihat lebih dekat, anda akan melihat air mata bercucuran di wajah kemenangan mereka. Dan yang mengagetkan anda, mereka tidaklah percaya diri sama sekali, karena rasa aman mereka baru saja terguncang di semua sendi dalam diri mereka di puncak kesuksesan mereka. Saya belajar untuk tidak iri hati terhadap mereka yang tampak begitu kuat diurapi dan dipakai Allah. Saya tidak tahu seberapa dalam luka-luka mereka untuk sampai ke tempat tersebut atau seberapa besar penderitaan yang akan mereka alami karena pengurapan yang mereka terima di hari-hari mendatang.

Penundaan-penundaan Allah Adalah TugasNya

Menanti untuk menjadi raja Israel selanjutnya sementara terus menggembalakan beberapa domba mungkin menyebabkan Daud kadang-kadang menjadi frustasi. Kunci untuk kedudukan raja Daud dahulu dan sekarang adalah, “Jangan berfokus pada apa yang anda nantikan. Berfokuslah pada berkat dimana sekarang anda berada.” Apa yang Allah ingin sampaikan kepada Daud yang berlaku sama bagi kita adalah…”Jika engkau meninggalkan Aku di masa penantianmu, maka engkau akan kehilangan apa yang selama ini engkau nantikan!”

Dalam segala hal, perhatikan berkat-berkat yang ada di sekitar anda.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Teaching in Holy Life and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s