Jeremy Caris: “Mintalah KepadaKu Kunci-kunci Untuk Dua Tahun Ke Depan” (Nov 7, 2012)


Baru-baru ini saat saya berdoa, tiba-tiba Allah berkata, “Mintalah kepadaKu kunci-kunci untuk dua tahun ke depan.” Menuju akhir tahun 2011, Ia berkata kepada saya bahwa harapan akan menjadi pesan utama bagi tahun 2012. Untuk alasan itu, pesan tentang harapan menjadi pesan utama khotbah saya sepanjang tahun ini. Pesan ini masih berlaku sampai sekarang bahwa bersama Allah, selalu ada harapan bagi masa depan.

Terang Di Atas Bahu

Saat saya mulai berfokus untuk meminta arahan Tuhan bagi kunci-kunci untuk dua tahun ke depan, segera saya melihat sebuah cahaya yang terang di angkasa. Seperti banyak hal yang Tuhan katakan, hal ini berarti banyak. Bagi saya, hal ini berbicara tentang pengharapan. Namun, saat saya mencari Tuhan, saya merasa hal ini juga berbicara tentang jendela waktu di hadapan kita. Ia berbicara kepada saya tentang pentingnya menggunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya di musim berikut ini.

Saya melihat terang di bahu Tubuh Kristus, yang berbicara tentang tanggung jawab kita – beban yang kita tanggung. Khususnya saya merasa bahwa terang di bahu kita mewakili beban-beban Tuhan. Terang di angkasa adalah pengharapan bahwa Tuhan yang menetapkannya – yaitu harapan bagi masa depan. Tuhan kita adalah Tuhan yang penuh pengharapan!

Melalui banyak penglihatan semacam ini, saya mengenali warna kuning sebagai warna utama. Berdasarkan pengalaman saya, warna kuning selalu dikaitkan dengan pengharapan dan anugerah-anugerah Allah atas hidup kita. Hal ini merupakan simbol terang Allah yang mengalir keluar dari dalam diri kita untuk memberi pengharapan bagi dunia sekitar kita. Allah telah memberi kita tanggung jawab untuk membawa pengharapan akan Kabar Baik bagi dunia sekitar kita.

Lalu saya melihat Gereja sebagai kaki dian yang ditempatkan di tempat yang gelap, dan seketika saya merasakan bahwa sesuatu yang baik akan segera terjadi. Kata Ibrani menorah diterjemahkan sebagai dian, dan berarti “pembawa terang.” Allah tidak hanya menetapkan untuk memberi perkenanan bagi Gereja, namun Ia mengingatkan kita bahwa Ia memanggil kita untuk menjadi pembawa terangNya di setiap tempat kegelapan.

Tahun 2013 adalah waktu untuk sepenuhnya berfokus pada pengharapan yang kita bawa dan pada pengharapan yang akan datang. Inilah waktunya untuk menyala-nyala bagi Allah; untuk terpesona padaNya dan bergairah melakukan kehendak-kehendakNya. Inilah waktunya untuk bersinar!

Tahun 2014 akan menjadi suatu tahun dimana Allah mengubah pengharapan kita menjadi hakikat iman, yang harus kembali menjadi fokus utama Gereja.

Panggilan Makedonia

Saya melihat rupa rasul Paulus menerima penglihatan yang dikenal sebagai panggilan Makedonia (Kis. 16:1-11), dan saya mendengar kalimat, “Waktu adalah suatu pemborosan.” Hal ini mengingatkan saya akan mereka yang menjalani hidup dengan kecepatan yang lambat tanpa tujuan dan kepentingan yang mendesak. Walau ada hal-hal baik yang terdapat dalam kecepatan yang lebih lambat dalam hidup, dalam kasus ini, hal ini berbicara tentang mentalitas yang menghindari tanggung jawab kita untuk melakukan amanat agung (Mat. 28:18-20). Amanat agung adalah sebuah perintah langsung dari Yesus, bukan sebuah saran agung.

Allah memanggil kita dengan tujuan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik, pekerjaan-pekerjaanNya; pekerjaan-pekerjaan yang sama dengan yang Yesus lakukan. Sekaranglah waktunya untuk bertindak. Khususnya, untuk membawa kabar baik kemana pun Tuhan mengarahkan kita. Panggilan Makedonia juga berbicara secara spesifik untuk membawa kuasa Allah ke tempat-tempat dimana terdapat pintu-pintu dan hati-hati yang terbuka. Inilah waktunya untuk berfokus menampilkan Yesus Kristus dimana orang-orang berseru meminta kabar baik. Inilah waktunya untuk memberi banyak orang pengharapan yang mereka butuhkan.

Tahun 2013 adalah waktunya untuk mencari orang-orang yang membutuhkan pengharapan, menyadari bahwa anda diutus untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah. Allah akan menuntun mereka yang memilih untuk melakukannya.

Tahun 2014 akan menjadi waktu bagi tuaian besar-besaran bagi mereka yang akan ditempatkan di posisi tertentu dan bertindak untuk meraih posisi tersebut.

Tradisi Dievaluasi Kembali

Saya melihat orang-orang di gereja yang sangat tradisional memegang anak-anak mereka, mengeluh atas hidup mereka yang lemah dan tak berdaya. Di saat yang sama, Allah telah berkata bahwa akan ada pembaharuan tradisi di dalam Gereja, dan Ialah yang berada di balik itu semua. Inilah waktunya bagi tradisi untuk menempati tempatnya yang layak – bukan di tempat pertama atau tidak memiliki tempat, tetapi pada tempatnya yang layak. Banyak gereja telah menjadi begitu ekstrim atau sebaliknya: baik menjadikan tradisi begitu berkuasa atau tidak berkuasanya tradisi atau mencoba untuk menghilangkan tradisi bersama-sama. Menghilangkan tradisi sama saja dengan mengganti tradisi yang lama dengan yang baru.

Saya terus mendengar, “Sesuatu yang lama, sesuatu yang baru, sesuatu yang dipinjam, sesuatu yang berwarna biru.” Setiap kali saya mendengarnya, saya hanya mengabaikannya hingga di suatu sore anak laki-laki sulung saya tanpa disangka-sangka berkata, “Sepertinya Allah sedang melakukan sesuatu yang lama dan sesuatu yang baru.” Allah telah berulang kali memakai anak-anak saya di waktu-waktu krusial untuk mengkonfirmasi apa yang dikatakanNya kepada saya.

Tahun 2013 adalah waktunya untuk mengijinkan Allah membawa sesuatu yang lama dan sesuatu yang baru bersama-sama; untuk menggabungkan sesuatu yang bersifat tradisi dengan sesuatu yang baru dan yang berasal dari Allah. Inilah waktunya untuk mencari suatu pewahyuan yang baru dari Allah di dalam hal-hal yang asalnya dari Allah dan Gereja. Inilah waktunya untuk menyelaraskan kembali perkataan kita dengan Firman Tuhan.

Tahun 2014 akan menjadi suatu tahun bagi pengajaran pewahyuan  untuk mulai mengambil alih suatu peran penting di dalam Gereja, yang akan membawa banyak orang terpikat dengan Allah atas masa lalu, masa kini, dan masa depan. Mereka akan menjadi seperti “…ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya” (Mat. 13:52).

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s