Catherine Brown: Memperluas Daerah Saya (Sep 12, 2011)


Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu. 1 Taw. 4:10

Doa Yabes meminta berkat dan pertambahan dari Allah dapat dijabarkan sebagai berikut:

1) Suatu doa kegelisahan ilahi, misalnya doa yang menghancurkan status quo ilahi, kepasifan dan ketidakaktifan dalam hidup kita.

2) Suatu doa iman, pengharapan, dan kasih di dalam kebaikan, kuasa dan otoritas Allah.

3) Suatu doa yang merupakan pilihan bagi Allah dalam mengatasi situasi, masalah atau trauma masa lalu dalam kehidupan seseorang, dan melangkah memasuki tujuan dan rencana baru yang telah Allah tetapkan bagi hidup kita.

Saat kita berdoa agar Allah memberkati kita dan “memperluas daerah kita,” kita berdoa dari perspektif suatu gaya hidup yang telah mengalami investasi Allah disertai ekspektasi atas laba ilahi yang melepaskan buah yang akan bertahan untuk selamanya. Hasil yang kita terima saat menerima berkat Allah adalah (1) Penghormatan kepada Allah, dan (2) Memperlengkapi dan mengusahakan pelayanan yang efektif bagi Allah. Saat kita meminta Allah untuk memberkati kita, hal ini melepaskan kuasa, kebaikan, kasih dan perkenanan Allah tanpa batas. Berkat-berkat Allah melepaskan KerajaanNya!

Apakah Meminta Allah Untuk Memberkati Kita Adalah Suatu Doa yang Egois?

Doa ini BUKANLAH doa yang egois karena doa ini adalah suatu doa yang memuliakan Allah, doa yang meminta Allah untuk memperbesar kapasitas hidup kita agar kita dapat memberi dampak yang lebih besar lagi bagiNya. Jenis doa ini dapat membuat suatu perubahan paradigma di dalam pola pikir kita dan ketepatan berkat yang akan kita terima saat kita berjalan bersama Allah. Doa ini adalah doa yang dilepaskan dari hati yang percaya bahwa Allah pembuat mujizat akan membawa transformasi bagi bangsa-bangsa.

Saat kita memasuki dunia peningkatan dan akselerasi di dalam pelayanan kita oleh karena anugerah Allah, ada beberapa prinsip dasar yang harus kita pahami:

1) Sumber dayaDimana kesempatan-kesempatan yang kita miliki menguasai kemampuan kita. Semua sumber daya fisik, emosi, mental, spiritual dan keuangan kita direnggangkan saat kita berubah dari posisi dimana kita berdiri saat ini menuju ke tempat iman dimana kita menyatakan bahwa tempat tersebut akan menjadi milik kita nantinya. Allah itu setia untuk mengutus Roh KudusNya bagi kita, sang penolong ilahi, menguatkan kita oleh anugerah dan memampukan kita untuk menggenapi tugas atau misi yang Allah berikan bagi kita. Doa Yabes bagi “perluasan” dimulai dengan mengakui kebutuhan kita untuk bertambah kecil agar Allah bertambah besar di dalam kita.

2) Hubungan Dimana Allah mengatur kesempatan dan perjumpaan ilahi dan tonggak destiny Kerajaan kita. Penting bagi kita untuk mengakui bahwa doa Yabes untuk perluasan ilahi mencakup kebutuhan akan hubungan-hubungan yang sedang berjalan dan yang baru yang Allah karuniakan, koneksi-koneksi strategis dan aliansi-aliansi Kerajaan saat kita berinteraksi dengan orang lain baik di dalam Tubuh Kristus dan masyarakat. Ada orang-orang tertentu di dalam hidup kita yang Allah percayakan dengan kunci-kunci untuk membuka destiny kita.

3) Area Pengaruh – Saat Allah memperluas “daerah” kita demi kemuliaanNya, hal ini bertujuan agar kita mempengaruhi area pengaruh kita bagi Kerajaan. Kita akan mengalami tanggung jawab yang meningkat, namun kita dapat bersandar di dalam pengetahuan bahwa bersama karunia “panggilan hidup” disertai dengan anugerah untuk berjalan di dalam panggilan tersebut dan segala sesuai yang mencakup di dalamnya.

4) Berserah – Berserah mengajar kita untuk mempercayai Allah dengan lebih dalam lagi. Allah takkan menuntun kita ke tempat dimana Ia tidak bersedia untuk menopang kita. Berserah adalah suatu tombol awal untuk mendapatkan makanan dan minuman bergizi, misalnya persediaan ilahi.

“Tuhan, Pakailah Aku!”

“Perluas daerahku” bukanlah suatu tempat dimana pelatihan atau pengalaman masa lalu kita dapat menguasai kita, meski mereka mungkin saja berperan sebagai fondasi bagi karya pembangunan Kerajaan yang baru. Hal ini hanya bisa terjadi karena kelimpahan yang diperluas oleh anugerah Allah yang kita peroleh karena menggenapi tugas-tugas Kerajaan yang kita terima. Meminta Allah untuk memperluas daerah kita adalah cara lain meminta Allah untuk, Tuhan, pakai akuberi aku berbagai kesempatan pelayanan lebih lagi untuk membawa kemuliaan bagiMu!”

Allah mengajar kita untuk mengelola sumber daya yang telah Ia maksimalkan di tangan kita. Hal melayani adalah karunia hikmat dan belas kasihan di dalam mengelola sumber daya yang Allah berikan demi tujuan-tujuan yang Ia maksudkan untuk digunakanuntuk memberkati dan untuk menjadi berkat!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Teaching in Holy Life. Bookmark the permalink.

3 Responses to Catherine Brown: Memperluas Daerah Saya (Sep 12, 2011)

  1. Like this much Sist…
    “Tuhan, pakai aku – beri aku berbagai kesempatan pelayanan lebih lagi untuk membawa kemuliaan bagiMu!”

  2. lanny says:

    apakah TUHAN memakai aku untuk membangun gereja? apakah ini jalan untuk kedepanku untuk ganti profesi kerjaku menekuni dunia bangunan,tolong bantu aku pecahkan masalah yg aku alami tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s