Bobby Conner: Inilah Musim Bagi Awal yang Baru! (Jun 27, 2011)


Berada di musim apakah kita saat ini? Tubuh Kristus kini berada di musim pemulihan dan penyegaran (Yl. 2:25). Allah memberikan suatu awal baru bagi setiap orang Percaya.

Awal yang Baru…Dengan Menaati Firman Allah

Tanpa terkecuali, Allah selalu membuat jalan untuk membebaskan kita dari masa lalu kita. Bagaimana hal ini terjadi? Apa yang membebaskan kita? Bukan perbuatan baik kita atau tekad kita sendiri, melainkan oleh Kebenaran Allah! “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh. 8:32). Hingga ke tingkat dimana kita menaati FirmanNya, maka kita akan terbebas dari kegagalan-kegagalan masa lalu.

Tidak cukup untuk sekedar mengetahui Alkitab seperti kita mengetahui rute yang benar menuju rumah seorang teman. Firman Allah bukanlah formula ataupun doktrin, tetapi seorang Pribadi, Yesus sendiri, dan kita dipanggil untuk diam di dalamNya, di dalam Kebenaran, untuk terbebas dari masa lalu kita. Kita tidak sekedar menjadi dewasa hanya melalui pengetahuan di kepala kita. Kita harus menjadi pelaku Firman dan tidak sekedar menjadi pendengar saja (Yak. 1:22).

Awal yang Baru…Melalui Pertobatan dan Pengampunan

Satu kebenaran vital yang harus dilakukan, sebagai contoh, adalah pertobatan. Dalam 1 Yoh. 1:7-9, kita diharapkan untuk menjadi jujur dan benar bersama Allah terkait gaya hidup kita:

“Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Saat kita bertindak menurut Firman Allah dan menghampiri Allah dengan pertobatan dari hati yang murni, kita mengalami suatu hari yang baru. Hal-hal yang lama pun akan berlalu.

Salah satu kata termanis dalam bahasa apapun adalah kata diampuni. Allah berjanji bahwa meski dosa kita merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju (Yes. 1:18). Istilah bahasa Ibrani laban, disini diterjemahkan sebagai putih, memiliki 2 arti yang berbeda. Kata ini dapat diartikan untuk membuat batu bata, seperti saat orang Ibrani membuat batu bata bagi Firaun di Mesir. Istilah yang sama ini juga diartikan sebagai putih. Istilah ini ini tak pernah sekedar menjelaskan warna suatu obyek, namun demikian, hanya terjadi dalam konteks penyucian/ pemurnian:

Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju! Mzm.51:7

… Sebagian dari orang-orang bijaksana itu akan jatuh, supaya dengan demikian diadakan pengujian, penyaringan dan pemurnian di antara mereka…. Daniel 11:35

Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji… Daniel 12:10

Inilah dasar yang harus kita bangun di dalam hidup kita, satu per satu batu bata: Pengampunan tanpa batas diberikan kepada kita di Kayu Salib oleh Kristus yang menyucikan kita dari segala dosa, tak peduli seberapa fasik atau berdosanya kita. Tuhan telah membuang dosa-dosa kita “sejauh timur dari barat” (Mzm. 103:12). Ijinkan kebenaran yang mulia ini menembus ke dalam roh anda: Anda telah diampuni!

Awal yang Baru…Melalui Kasih yang Menyelamatkan

Tidak hanya kita diberikan pengampunan, tetapi Allah juga memberi setiap kita anugerah yang besar untuk mengatasi dan mengubah kegagalan masa lalu kita untuk selamanya. Bagaimana caranya? Ia menebus dosa kita untuk tujuan-tujuanNya. Bukan perkara besar bagi Allah seberapa berbelit atau terjalin, berdosa atau menyesalnya anda atas hidup anda yang telah terjadi atau sedang terjadi: Allah lebih dari sanggup – dan luar biasa bersedia – untuk mengubah setiap penghinaan dan kekalahan yang kita alami menjadi alat untuk menggagalkan rencana-rencana musuh dan membawa anda untuk semakin dekat dengan diriNya.

Dengarlah ini, para orang percaya yang terkasih: Allah memiliki kuasa untuk menebus setiap hari, bulan, dan tahun dalam sejarah hidup anda. Jangan biarkan kegagalan masa lalu anda menahan anda dari kemenangan masa depan anda dan dari keintiman sejati bersama Allah.

Ingatlah kisah Yusuf, dianiaya dan dipenjarakan lebih dari yang dapat kita bayangkan atau hadapi. Ia menyaksikan dengan berani kebaikan dan kasih Allah yang menebus (Kej. 50:20): “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan…”

Selama musim pemulihan dan penyegaran ini, bahkan luka-luka yang anda alami akan menjadi jalan masuk kesembuhan yang besar. Saat kita menderita dan menerima kesembuhan atas luka-luka kita – baik fisik maupun emosi – sebagai gantinya ktia menerima anguerah Allah, di setiap tempat dimana kita telah terluka, untuk membawa kesembuhan dan pembebasan bagi orang lain.

Di saat ini Allah melepaskan perkenanan ilahi bagi kita, menebus setiap kegagalan dan luka masa lalu kita, agar kita dapat melakuakan perkara-perkara besar bagi kemuliaanNya.

Awal yang Baru…Melalui Pengucapan Syukur dan Rasa Lapar Akan DiriNya

Mzm. 117:2 mengingatkan kita bahwa kita harus mengucap syukur atas kasihNya yang hebat atas setiap kita di setiap hari. Mari kita bersyukur kepada Allah atas rahmatNya yang selalu baru tiap pagi. Mari kita bersyukur kepada Allah atas kasih setiaNya yang tak berkesudahan (Rat. 3:21-23).

Dan dengan pengucapan syukur kita, marilah kita mencari Allah seperti yang belum pernah kita lakukan sebelumnya! Nasihat dari Yes. 55:6-7 ini penting jika kita ingin berjalan di dalam kemerdekaan dan kemenangan:

“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.”

Hati yang bersyukur, dipenuhi dengan rasa terima kasih dan penyembahan, ialah langkah pertama dalam mencari Allah. Pertama-tama anda harus mengenal dan mengakui semua yang telah dilakukanNya bagi anda – dan setelah itu mulailah mencari Dia lebih lagi, lebih intim lagi dengan hadiratNya, dan lebih berserah dan menundukkan diri kepada RohNya dan FirmanNya.

Awal yang Baru…Di Dalam Pengharapan!

Allah berkata, “Coba lagi! Percayalah kepadaKu bahwa Aku akan menyelesaikan segala sesuatu yang berkaitan dengan hidupmu! Jangan pernah menyerah! Jangan pernah mengalah terhadap penyesalan dan rasa malu!” Allah menciptakan anda untuk berhasil dan Ia memiliki keyakinan di dalam anda. Anda adalah milikNya yang berharga, yang telah sepenuhnya diampuni, sepenuhnya ditebus dan sepenuhnya diurapi bagi segala hal yang telah menanti anda di masa depan.

Bahkan jika anda tidak berhasil di usaha-usaha awal anda, janganlah tawar hati! Sekaranglah saatnya untuk mengambil langkah iman yang baru, percayalah bahwa kegagalan bukanlah rencana Allah bagi anda. Anda akan melihat pintu-pintu yang sebelumnya tertutup kini terbuka. Sekaranglah musim dimana Allah mengaruniakan terobosan bagi hidup anda.

Sekaranglah musim bagi awal yang baru!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.