Stan Smith: Bagaimana Menjadi Seorang Profetik – Tanpa Menjadi Seorang Penindas Ataupun Pemberontak (May 7, 2011)


Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengalir di dalam karunia profetik tanpa harus terlibat dalam pelayanan penuh-waktu, dan tanpa harus sebelumnya dikenali sebagai seorang nabi. Di bawah ini adalah daftar cara-cara untuk menjadi berkat di tempat kerja anda, di keluarga anda, jangkauan penginjilan anda, di gereja anda, dan di dalam penyembahan anda.

Kita menjadi seorang penindas saat kita mencoba memakai karunia profetik (atau karunia lainnya) untuk menguasai orang lain. Dalam Luk. 4:18-19, Yesus berkata bahwa Roh Allah ada padaNya untuk membebaskan orang-orang yang tertindas dan untuk membuka pintu-pintu tahanan. Setiap pelayanan profetik yang menambah beban orang lain dan menjadikan mereka bergantung (yang adalah kata lain bagi “tertawan”) pada anda adalah sesuatu yang jelas-jelas salah arah. Pelayanan yang sehat akan membahagiakan diri, tidak saja kemerdekaan diri kita sendiri, tetapi juga kemerdekaan rohani bagi setiap anak Allah.

Kita menjadi pemberontak saat kita merongrong atau menerobos otoritas Allah yang telah ditempatkan di dalam gereja. Allah tidak mengurapi kita untuk memberitahu pendeta kita apa visi yang terbaik baginya, atau untuk menjelaskan seperti apa seharusnya gereja bekerja. Tetapi jika anda menguatkan mereka yang lemah, memberi harapan bagi mereka yang tawar hati, menyegarkan mereka yang lelah, dan membawa jiwa-jiwa yang terhilang kepada Yesus, maka anda akan menjadi berkat bagi gereja anda – dan ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang Yesus sendiri lakukan. Seperti yang dikatakan oleh 1 Kor. 14:26, “Tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.”

1. Harapkan Allah untuk Memberi Anda Kreativitas Profetik Saat Anda Bekerja

• Berdoalah agar Allah Menunjukkan Inovasi-inovasiNya Bagi Anda.

• Daniel dan ketiga temannya bergerak di dalam hikmat profetik di kerajaan Babilonia; Yusuf bergerak di dalam hikmat profetik di Mesir. Di setiap kisah, karunia profetik mengartikan mimpi semakin memperbesar kebiasaan kerja mereka yang luar biasa.

• Allah memiliki kreativitas tanpa batas. Jika kita ingin mempertahankan “roh yang luar biasa” (Dan. 5:12) dan bekerja keras di profesi kita masing-masing, Allah akan memberikan gagasan-gagasanNya kepada umatNya.

2. Harapkan Allah untuk Memberikan Perkataan Pengetahuan Bagi Masalah-masalah Di Tempat Kerja Anda

• Allah betul-betul seorang “penolong dalam kesesakan” (Psalm 46:1), dan hal ini termasuk masalah-masalah yang kita hadapi. Surat Paulus sebagai contoh: kebanyakan surat yang ia tulis ditujukan bagi masalah-masalah orang tertentu di dalam gereja yang ia layani. Allah suka memberi hikmat saat kita menghadapi orang lain.

• Elisa seringkali waspada terhadap rancangan musuh. Yesus sering “menjawab apa yang ada di dalam pikiran” orang-orang agamawi saat berhadapan dengan mereka.

• Perhatian: Hindari menggunakan perkataan pengetahuan untuk meraih promosi secara singkat atau untuk memanipulasi orang. Dengan perkataan pengetahuan, karir anda dapat diselamatkan, konflik dihentikan, dan talenta-talenta tersembunyi disingkapkan.

3. Ambillah Waktu untuk Mendoakan Berkat-berkat Bagi Anggota Keluarga. Tunjukkan Rasa Hormat dan Penghargaan Bagi Anggota Keluarga, Harapkan Allah untuk Menambah Perkataan Pengetahuan Dari Waktu ke Waktu

• Berkati pasangan anda. Kehidupan harian anda menciptakan banyak tekanan yang dapat memunculkan konflik dalam pernikahan. Jika anda menyediakan waktu untuk memberkati pasangan anda di dalam doa, hal ini akan kembali mencerahkan rumah tangga anda. Sekarang bukan saatnya untuk mengkoreksi atau mencari kesalahan, sebaliknya untuk mengkonfirmasi karunia, bakat, dan kelebihan yang Allah berikan. Jika anak-anak anda hadir di masa-masa doa ini, hal ini akan mendorong kemampuan mereka untuk menghormati ayah dan ibu mereka.

• Berkati anak-anak anda. Dengan iman Ishak memberkati kedua anaknya, dan dengan iman Yakub memberkati ke-12 anaknya dan anak-anak Yusuf (Ibr. 11:20-21). Doakanlah berkat-berkat Allah bagi anak-anak anda, dan biarkan mereka mendengar saat anda mengucapkannya. Berhati-hatilah untuk tidak memakai doa anda untuk memanipulasi anak-anak anda. Percayalah kepada Allah untuk menolong anda melihat anak-anak anda seperti Ia melihat mereka dan untuk menegaskan destiny yang telah Allah tetapkan bagi mereka.

• Berkati orang tua anda, bahkan jika mereka belum diselamatkan, jika anda jauh dari mereka, atau mereka tak lagi hidup. Apapun kesalahan mereka, mereka adalah orang yang Allah pakai untuk menghadirkan anda ke dunia. Berkat anda bagi mereka akan menolong anda melepaskan rancangan Allah bagi kehidupan pribadi anda.

4. Percayailah Allah Akan Arahan Profetik Saat Keluarga Anda Berdoa Bersama-sama

• Yak. 1:5-8 berkata bahwa kita dapat menerima hikmat jika kita memintanya. Allah ingin mengarahkan kita di peristiwa sehari-hari. Tak ada cara yang lebih baik untuk mengajar anak-anak mendengar suara Allah selain melibatkan mereka di dalam proses pengambilan keputusan keluarga, mencari arahan Allah bersama-sama.

“Hikmat telah mendirikan rumahnya” (Ams. 9:1). Hikmat telah mendirikan rumahnya dengan kesalehan, hubungan yang menyeluruh, dan pilihan keuangan yang tepat. Di bawah ini adalah beberapa cara hikmat profetik yang dapat membentuk keluarga anda:

1) Perlindungan: Yusuf dan Maria telah diperingatkan melalui mimpi untuk membawa bayi Yesus ke Mesir hingga Herodes meninggal. Wawasan profetik Nuh menyelamatkan semua anak laki-lakinya dan isteri-isteri mereka dari air bah.

2) Pengertian: Ribka memahami destiny Yakub karena ia mendengar dari Allah; sedangkan Ishak tidak mendengarnya.

3) Sensitif: Ef. 6:4 berkata agar para ayah jangan membangkitkan atau mengecewakan anak-anak mereka. Hal ini membutuhkan wawasan profetik. Setiap anak memiliki sifat yang berbeda. Orang tua membutuhkan Roh Kudus untuk menyingkapkan kunci-kunci ke hati anak-anak. Dan prinsip yang sama ini dapat bekerja di setiap hubungan keluarga.

• Hikmat dari Allah adalah murni, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. Bacalah Yak. 3:13-18 dengan seksama, dan mintalah Allah untuk melepaskan anda dari hikmat duniawi. Hikmat Allah akan membangun hubungan-hubungan yang sehat.

5. Berpartisipasi di Dalam Penjangkauan Penginjilan yang Dilakukan oleh Gereja Anda

• Percayalah bahwa Allah akan memberi anda perkataan pengetahuan saat anda melayani mereka yang terhilang. Ini adalah arti dari pelayanan profetik yang Allah sukai. Natanael menjadi seorang murid melalui perkataan pengetahuan. Wanita Samaria di menimbulkan kebangkitan di Samaria karena Yesus memberitahukan segala sesuatu tentang dirinya. Zakheus menjadi seorang manusia baru karena Yesus memahami apa yang terjadi dalam hidupnya.

• Percayailah Allah untuk menolong anda memahami jenis-jenis roh saat anda melayani jiwa-jiwa yang terhilang:

1) Memahami kuasa-kuasa setan: Di dalam situasi saat anda bersaksi, orang-orang di dalam kuasa setan dapat menghabiskan seluruh waktu dan energi anda dengan argumen-argumen atau daya tarik untuk menolong anda. Yesus memperingatkan kita untuk tidak membuang mutiara ke mulut babi. Kita harus menggunakan kuasa Roh Kudus untuk mengatasi kuasa setan, baik untuk membebaskan orang yang terbelenggu atau menetralisir usaha-usaha mereka untuk mengalihkan usaha penginjilan anda.

2) Memahami Roh Kudus: Dengan mengerti Roh Kudus, kita akan terlatih untuk menentukan orang yang berada di dalam penghukuman, dan menyediakan waktu kita bagi mereka. Kita dapat belajar mengikuti aliran Roh Kudus di dalam percakapan kita dengan orang-orang yang belum diselamatkan, tanpa mencoba mendesak mereka dengan “mengucapkan doa keselamatan,” tetapi dengan menyediakan ruang bagi Roh Kudus untuk melakukan bagianNya.

• Jangan mencoba menundukkan atau mempengaruhi jiwa-jiwa yang terhilang. Kasihi mereka. Orang tidak mempedulikan seberapa berkuasa atau kudusnya anda. Tujuannya adalah agar mereka mengenal Yesus, bukan anda. Jika Allah melakukan sesuatu yang luar biasa melalui anda, turunkan peranan anda dan alihkan perhatian orang untuk mengetahui bahwa Allah bersedia bekerja dalam kehidupan mereka.

6. Bentuklah Triad (Tiga Serangkai) Melalui Doa dan Pelayanan Kunjungan

• Apakah triad itu? Triad adalah tiga serangkai orang percaya yang sepakat untuk berdoa bagi tiga orang per orangnya (total 9 orang) dan untuk menghabiskan satu jam/ minggu bersama salah satu dari tiga orang yang belum diselamatkan/ belum bergereja ini. Cara kerjanya adalah:

1) Setiap orang dari triad ini berdoa bersungguh-sungguh untuk memilih 3 orang yang belum diselamatkan/belum bergereja untuk didoakan dan penjangkauan jiwa. Kuncinya adalah memilih 3 orang yang telah Tuhan tetapkan untuk kita doakan, bukan 3 orang yang kita ingin layani.

2) Triad memasukkan ketiga orang ini ke dalam daftar doa mereka. Hal ini berarti setiap orang dalam triad ini akan berdoa bagi 9 orang setiap harinya.

3) Setiap orang dalam triad sepakat untuk menghabiskan sedikitnya 1 jam/minggu dengan salah seorang dari daftar 3 orangnya. Hal ini tak perlu dilakukan langsung 1 jam, tetapi bisa beberapa kali kunjungan selama 10 atau 15 menit. Tidak perlu mengkhotbahi mereka. Cukup dengan bersama mereka, dan menyediakan diri bagi mereka saat Allah mulai menggerakkan mereka, dll.

4) Jika anda masuk di dalam triad, anda akan menghabiskan waktu bersama ke-3 orang ini dan berdoa bagi 9 orang. 2 orang dari dari triad anda akan berdoa bagi 3 orang anda setiap harinya.

7. Undanglah seseorang untuk makan malam dengan anda (lihat apa yang tertulis tentang triad di atas) Adalah Sesuatu yang Alami Bagi Allah untuk Memakai Anda Melalui Doa Profetik dan Perkataan Pengetahuan Saat Anda Berhubungan Dengan Mereka

• Mintalah Allah untuk menunjukkan kepada anda siapa yang akan anda ajak. Allah dapat menuntun anda untuk mengajak orang-orang yang lapar akan pribadiNya.

• Berdoalah bagi mereka selama hari-hari sebelum anda bertemu dengan mereka. Jika anda berdoa bagi seseorang setiap hari selama beberapa hari, anda kemungkinan akan mendengar dari Allah cepat atau lambat. Jangan coba-coba dengan wawasan profetik yang mempesona di awal – seperti nama paman favorit anda atau alamat rumah orang tsb semasa kecil. Mulailah dengan mencari berkat Alkitabiah yang dapat anda doakan bagi mereka. Percayalah bahwa Allah akan menuntun anda menuju sesuatu yang akan berarti bagi mereka.

• Sisihkan waktu untuk berdoa bersama mereka setelah makan jika mereka bersedia didoakan. Jika anda mendoakan sesuatu yang Alkitabiah, anda takkan mungkin salah mengarahkan mereka.

8. Gunakan Karunia Profetik Anda Bagi Pelayanan Gereja. Hal Ini Tidak Merujuk Pada Nubuat Pribadi, Melainkan Nubuat yang Keluar Saat Kebaktian atau Ibadah

• Karunia profetik seharusnya menegur, menasihati, atau menghibur seseorang. Untuk menegur adalah untuk membangun seseorang; sebab itu, bukanlah tugas anda untuk meruntuhkan diri seseorang atau para pemimpin. Untuk menasihati adalah untuk menggerakkan seseorang; sebab itu, karunia profetik yang sejati akan menggerakkan dan melepaskan anugerah bagi hal-hal semacam penyembahan, kasih mula-mula doa, atau penginjilan. Untuk menghibur adalah untuk mengangkat seseorang; sebab itu, nubuatab sejati akan menguatkan dan menghormati umat Allah. Jika Darah Yesus telah menyucikan kita, Allah tak lagi murka kepada Gereja – titik. Nada marah atau keras dalam nubuatan tidak merefleksikan hati Allah melainkan hati orang yang bernubuat.

• Karunia profetik menambah dinamika rohani ke dalam ibadah. Perkataan profetik dapat melepaskan pengurapan, membangun iman, dan menguatkan jemaat. Berdoalah bagi perkataan profetik yang akan menguatkan atmosfir ibadah yang anda hadiri.

• Jangan lewati protokol, dimanapun anda berada. Ada waktu dan tempat untuk bernubuat. Beberapa kelompok memiliki aturan bagaimana sebaiknya nubuatan disampaikan – memakai mikrofon, memberitahukan nubuatan kepada para diaken gereja sebelum mengucapkannya, dll. Penting bagi kita untuk menghormat perasaan para diaken gereja. Milikilah pertimbangan yang benar terkait hal ini. Jika biasanya gaya anda adalah dengan mengagetkan jemaat yang anda layani, mereka takkan mendengar perkataan anda. Cobalah untuk mengadaptasikan gaya anda ke arah dimana mereka kemungkinan akan mendengarnya.

9. Berpartisipasi Di Dalam Pelayanan dan Altar Calls di Gereja Anda

• Persiapkan diri untuk pelayanan dengan menghabiskan waktu bersama Allah di antara jam-jam ibadah. Anda tidak tahu siapa yang akan anda layani minggu depan, tetapi Allah tahu. Mintalah Allah untuk menyiapkan hati anda. Ikuti Allah kemanapun Ia memimpin di dalam doa.

• Ijinkan Allah untuk menjaga perkataan saat akan dilepaskan. Jangan tahan ego anda di dalam perkataan profetk yang Allah lepaskan melalui anda. Bukan tugas anda untuk membuat nubuatan itu terjadi atau mengikuti orang tersebut untuk memastikan mereka bertindak sesuai nubuatan anda. Berikan apa yang Allah berikan kepada anda, lalu lepaskan.

• Melayani dengan cara yang akan menguatkan orang lain yang juga melayani bersama anda. Karunia profetik anda diciptakan untuk menolong orang lain mendapatkan milik pusaka mereka, tidak hanya anda mendapatkan bagian anda. Allah mungkin memberi anda suatu fragmen yang bertindak sebagai pendorong untuk melepaskan seseorang menuju perkataan profetik yang lebih dinamis. Allah mungkin menggerakkan anda untuk membatasi karunia anda di saat-saat tertentu untuk memberi kesempatan bagi orang lain untuk berbicara.

10. Jika Anda Diminta untuk Mengajar, Percayailah Allah untuk Memberi Kepekaan Bagi Pengajaran Anda dan Bagi Mengalirnya Perkataan Pengetahuan

• Anda dapat berkhotbah atau mengajar secara profetis karena Yesus akan berbicara melalui anda. Anda dapat atau tidak dapat memakai catatan, tetapi Roh profetik tetap dapat bergerak di dalam pengajaran anda. Alasannya sederhana: Yesus hidup di dalam anda, Ia tahu siapa yang akan mendengarkan, dan Ia ingin berbicara kepada mereka. Berikan ruang bagi Allah untuk berbicara melalui anda.

• Khotbah atau pengajaran profetik memberi ruang bagi munculnya spontanitas. Tidak semua hal harus bersifat spontan, tetapi, ya, akan ada beberapa hal yang sifatnya spontan. Jika anda meminta Allah untuk menunjukkan jalanNya saat anda berbicara, jangan heran jika di menit terakhir, pikiran-pikiran baru muncul di benak anda. Di saat yang sama, jangan bersifat spontan sehingga anda dapat kehilangan fokus anda. Jika pengajaran anda mengalir ke semua arah, orang-orang yang mendengarkan anda akan menjadi bingung. Campuran persiapan dan spontanitas yang tepat akan membuat orang-orang semangat saat pengajaran anda.

Kisah-kisah yang anda pakai dapat berubah menjadi perkataan pengetahuan. Hal ini dapat terjadi tanpa harus anda angkat dari garis besar pengajaran yang telah anda siapkan.

11. Percayalah Allah  akan Aliran NyanyianNya Melalui Anda Selama Penyembahan Profetik

Yesus akan menyanyi bagi Bapa melalui anda, memberi penyembahan di dalam Roh dan Kebenaran (Ibr. 2:12). Hal ini dapat terjadi di rumah, di mobil atau di gereja. Mulailah untuk melepaskan kesaksian akan Yesus kepada Bapa di dalam penyembahan dan puji-pujian. Saat anda menyanyi kepada Allah, harapkan nyanyian untuk mengalir secara spontan dari Allah yang berdiam di dalam hati anda:

1) Menyanyilah di dalam bahasa roh, dan harapkan interpretasi dari Allah.
2) Menyanyilah kepada Allah, bagi Dia yang telah menyingkapkan akan diriNya di kehidupan anda pribadi, di dalam Alkitab, dan di dalam Kristus.
3) Menyanyilah bagi Allah tentang Ia yang telah berbicara pada anda di beberapa hari terakhir ini.

• Penyembahan profetik melampaui gaya penyembahan kita. Banyak dari kita memiliki gaya favorit penyembahan kita, tetapi jangan harapkan Allah untuk membatasi diriNya di dalam gaya tsb. Satu musim di dalam hidup anda mungkin membutuhkan pujian yang militan dan di musim yang lain membutuhkan musik yang meneduhkan. Satu musim mungkin membutuhkan tarian, musim yang lain mungkin membutuhkan keheningan. Ada waktu dan tempat untuk setiap gaya.

• Penyembahan profetik lebih dari sekedar musik. Allah lebih tertarik kepada kualitas diri anda dibanding kualitas musik anda. Terkadang gaya yang sederhana adalah gaya yang paling tepat untuk membuat anda memberi hati anda kepada Allah. Hal ini terutama susah dimengerti para musisi; musisi ingin dipuji karena musik mereka. Tetapi ingatlah bahwa Allah memberi anugerah bagi kita untuk bersikap rendah hati dan menolak kesesombongan diri. Raihlah aliran Roh, bukan sekedar musik yang luar biasa.

12. Peliharalah Kepekaan Profetik untuk Bekerja Sama Di Antara Para Musisi

Pengurapan jauh lebih penting daripada penampilan kita. Jika anda adalah musisi profetik, anda harus terlatih dalam hal gaya sebanyak mungkin. Anda takkan mengetahui gaya apa yang terbaik untuk mengekspresikan hati Allah di dalam suatu ibadah. Daud menulis dalam Mzm. 33:3, “Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!”

Begitu anda mengasah kemampuan akan talenta musik anda hingga semakin mahir, taruhlah talenta anda di atas altar. Di suatu ibadah Allah mungkin hanya memakai sedikit saja dari talenta anda, memberi anda satu lagu sederhana yang agak memalukan. Di ibadah berikutnya, Ia mungkin mengurapi musik anda dan memampukan anda untuk memainkan hal-hal yang tak pernah dapat anda mainkan sebelumnya. Baik di kedua kasus ini, hal yang terpenting adalah mempertahankan perasaan rendah hati dan tetap berfokus kepada Yesus, bukan pada keahlian bermusik kita, sebagai pusat perhatian dalam suatu ibadah atau kebaktian.

Tunduklah satu dengan yang lainnya. Ada perbedaan yang besar antara melodi yang berasal dari Surga dan melodi yang berasal dari talenta daging kita. Saat anda belajar perbedaan kedua hal ini dalam hidup anda, amatilah pengurapan di dalam hidup orang lain. Dalam satu tim penyembahan, saat anda merasakan Allah telah memberi sesuatu kepada orang lain, lakukan apa pun yang dapat anda lakukan untuk mendukung mereka dan sediakan tempat bagi mereka untuk menjadi pusat perhatian. Hal ini berarti anda harus memainkan suatu peran pendampingan yang lembut; hal ini dapat berarti anda harus berhentik memainkan musik beberapa saat. Apapun yang anda lakukan, jadilah pelayan bagi seseorang yang telah Allah urapi, dan pelayan bagi jemaat.

Mainkan musik yang menenangkan dari waktu ke waktu, agar Allah dapat memberi inspirasi yang menyegarkan. Terkadang orang-orang membayangkan tingkat pengurapan artinya naik terus-menerus tanpa henti. Tetapi terkadang energi manusia berbicara, dan apa yang dimulai di dalam Roh, diakhiri oleh daging.

Barangkali inilah yang Daud maksudkan dengan “selah” di dalam mazmur-mazmurnya; para ahli sepakat bahwa suatu selah adalah jeda beberapa saat. Saat anda merasakan pengurapan mulai memudar, mundurlah dan ambillah sikap menantikan Allah. Percayalah bahwa Ia akan memberi inspirasi yang baru. Seringkali, suatu jeda di saat yang tepat dapat menolong jemaat berubah menjadi pribadi yang lebih murni dan kudus di dalam aliran Roh.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s