Barbie Breathitt: Melihat Destiny Anda Dari Perspektif Allah (May 4, 2011)


Tetapi Yesus berseru kata-Nya: “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman….” Yoh. 12:44-49

Jangan pernah menganggap diri anda rendah atau meremehkan kekurangan diri anda. Konsentrasilah pada aset dan kemampuan yang Allah berikan. Anda harus percaya bahwa anda adalah pribadi yang penting di dalam rancangan Allah. Apa yang seseorang pikirkan tentang dirinya, begitulah adanya dirinya. Percayalah kepada Tuhan, maka anda akan berhasil.

Allah Telah Melingkupi Anda

Ambillah notes, catat dan perhatikan hari-hari anda. Mzm. 90:12 berkata, “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” Jangan gusar ataupun khawatir tetang rencana tahun lalu yang tak tergenapi. Allah telah melindungi anda – berharaplah akan keberhasilan!

Tak ada satupun yang dapat mengejutkan Allah! Ingatlah akan kebaikan dan kemurahan Allah. Bersyukurlah atas segala sesuatu: yang baik maupun yang buruk – itu semua adalah bagian dari proses anda.

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 1 Tes. 5:16-18

Apakah yang Anda Takutkan?

Evaluasi kembali tingkah laku anda; mereka dapat membuat anda berhasil, atau dapat membuat anda kalah melalui depresi, putus asa, dan ketakutan. Ketakutan akan melumpuhkan diri anda. Ketakutan akan menghalangi anda untuk membuat perubahan dan menghancurkan masa depan anda. Ketakutan dapat membuat anda sakit secara fisik, memperpendek umur anda dan mencuri kesempatan-kesempatan anda. Penting bagi anda untuk mengenali apa yang anda takutkan. Apa tipe ketakutan anda? Takut akan manusia? Takut akan manusia mudah dimenangkan jika anda mengijinkan diri anda untuk melihat bahwa setiap orang sederajat. Penting untuk menghormati semua orang, besar maupun kecil, tetapi jangan menurunkan nilai diri anda. Jika anda tidak dapat menghargai diri anda sendiri, bagaimana anda dapat menghargai orang lain?

Apakah anda takut akan kegagalan? Sadarilah bahwa anda sama cerdas dan berbakatnya seperti orang lain. Anda unik dan istimewa. Pikiran dan gagasan anda penting dan berharga. Perencanaan yang tepat dan mencari nasihat dari para ahli di di bidang minatnya dapat mengurangi banyak kegagalan yang mungkin anda alami.

Apakah anda takut akan penolakan? Anda luar biasa, istimewa, dan sangat dibutuhkan. Anda sama pentingnya dengan pribadi yang anda pandang dan hormati. Tolaklah penolakan! Anda dikasihi dan diterima oleh Sang Kekasih! Jika kita menampilkan keyakinan diri, kita akan diperlakukan sebagai seseorang yang mampu menerima tanggung jawab-tanggung jawab besar.

Begitu anda dapat mengidentifikasi jenis ketakutan yang merintangi kemajuan anda, anda dapat mengeluarkannya dari hidup anda dengan mengambil tindakan-tindakan positif.

Semakin kita menaruh kepercayaan kita di dalam Allah, semakin banyak ketakutan yang menghilang dari hidup kita. Keyakinan diri dibutuhkan untuk menjalani hidup yang sukses dan bahagia. Kita dapat membangun keyakinan diri kita dengan mengingat hal-hal luar biasa yang telah Allah lakukan bagi kita dan melalui kita.

Bagaimana Agar Emosi-emosi Kita Dapat Berubah Menjadi Positif

Otak adalah organ tubuh yang luar biasa yang berfungsi seperti komputer. Otak mengumpulkan, memilah dan menyimpan pikiran dan memori yang positif maupun negatif. Memori-memori inilah yang membentuk citra diri anda. Jika anda memandang diri anda dengan citra diri yang negatif, anda takkan menghargai diri anda. Fokus dan renungkan hal-hal yang baik, benar, mulia, yang manis, yang sedap didengar dan patut dipuji di dalam hidup anda. Konsentrasilah pada aspek-aspek positif dari manusia maupun situasi yang anda alami.

Jangan terus mengingat kelemahan negatif orang lain. Lihatlah melampaui citra diri yang negatif. Buang semua pikiran yang tidak menyenangkan, pesimistis, dan merugikan, mereka hanya akan mencuri energi anda. Pikiran dan emosi yang negatif membuat anda lelah dan tawar hati. Jangan berfokus pada kesukaran atau masalah, sebaliknya hitunglah berkat-berkat anda.

Latihlah diri anda untuk mengenali dan mengelola emosi-emosi anda. Saat anda mampu mengatur atau mengendalikan emosi anda, mereka akan bekerja bagi, bukan melawan, anda. Selaraskan emosi anda agar sesuai dengan tindakan-tindakan positif anda. Saat anda belajar mengelola emosi anda dengan tepat, anda takkan menghabiskan waktu anda dengan hal-hal yang negatif, tetapi hanya mengingat pengalaman-pengalaman positif dalam hidup anda.

Hubungan: Mengasihi, Membangun, dan Menguatkan Orang Lain

Apakah anda termasuk sahabat Allah? Yesus adalah seorang sahabat yang lebih dekat daripada seorang saudara. Apakah anda orang yang bersahabat? Untuk memiliki sahabat anda harus menunjukkan diri anda terbuka, hangat, dapat disukai orang lain, dan bersahabat.

Putuskanlah untuk mencari hal yang dapat disukai dari setiap orang. Apresiasi setiap orang yang anda temui. Rayakan kesuksesan dan prestasi mereka. Jangan pernah memperlakukan siapapun sebagai warga kelas dua. Pujian anda adalah alat yang berkuasa untuk membuka pintu-pintu agar tujuan anda dapat tercapai. Saat seseorang memuji anda, anda belajar melanjutkan pujian tersebut kepada orang lain. Setiap orang butuh untuk dikasihi, dibangun dan diberi kekuatan.

Bergaul dengan berbagai jenis orang sangatlah penting. Sudahkah anda mengembangkan keahlian anda dalam bersosialisasi dengan orang lain? Semakin keahlian bersosialiasi anda terasah, maka anda akan semakin sukses di dalam hidup. Bersedialah untuk meminjamkan kekuatan rohani anda bagi mereka yang sedang mengalami masa-masa sukar.

Belajarlah untuk mengasihi musuh-musuh anda: “Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Rom. 12:14-21)

APABILA KAMU MENJADI MARAH, JANGANLAH KAMU BERBUAT DOSA: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. Ef. 4:26-27

Semakin baik anda memperlakukan dan berhubungan dengan orang lain, semakin jauh mereka akan membawa anda ke dalam hidup. Orang-orang sukses melingkupi diri mereka dengan orang-orang yang memiliki keahlian, bakat dan talenta yang bervariasi. Kasihilah mereka.

Setiap Orang Dalam Hidup Anda Penting Bagi Kesuksesan Anda – Belajarlah Untuk Mendengarkan

Menjadi seorang pendengar yang baik adalah suatu seni! Semua orang menyukai pendengar yang baik. Apakah anda seorang pendengar yang baik? Apakah anda mendominasi percakapan, terus-menerus membicarakan diri anda? Apakah anda memotong atau menginterupsi saat orang berbicara? Banyak orang senang membicarakan diri mereka sendiri, maka biarkan mereka untuk didengarkan. Seorang pendengar yang baik memunculkan antusiasme dan mendorong kesuksesan dengan menginspirasi orang lain untuk meraih mimpi-mimpi mereka. Sejatinya, inilah hadiah untuk membuat orang lain merasa dikasihi, dianggap dan dihargai. Setiap orang dalam hidup anda penting bagi kesuksesan anda. Buatlah mereka merasa bahwa mereka berharga.

Bersediakah anda untuk mendengarkan saran, nasihat, atau kritik dari orang lain? Apakah anda tersinggung atau menolak saat orang lain menawarkan ide-ide atau masukan bagi pekerjaan anda? Apakah hal ini menimbulkan perasaan tidak aman yang membuat anda merasa terancam? Bagaimana anda menghadapi kritik yang membangun? Apakah anda mendengarnya melalui saringan negatif? Mereka yang ada di atas kita hadir untuk satu alasan. Mereka lebih memiliki hikmat dan pengalaman. Mereka lebih lama berada di perusahaan dan telah melihat banyak perubahan datang dan pergi. Berusahalah untuk menerima evaluasi, analisis atau penilaian mereka sebagai bonus positif dalam hidup anda. Anda dapat belajar banyak hal dari orang-orang yang telah memiliki banyak pengalaman.

Berterimakasihlah atas saran mereka. Biarkan mereka mengetahui bahwa anda menghargai waktu yang mereka sisihkan untuk berbicara dengan anda. Berubahlah, jika diperlukan, dengan sukacita. Berfokuslah pada sifat-sifat positif mereka. Berhentilah menyakiti atau meremehkan seseorang, khususnya saat mereka berusaha menolong anda agar berhasil. Bertekadlah untuk mempelajari sesuatu dari siapapun juga.

Adalah hal yang juga penting untuk tidak mendengarkan seseorang yang berbicara negatif tentang seorang teman atau rekan. Jangan larut dalam duka, serangan atau opini negatif orang lain. Jadilah seorang pemikir bebas dan tentukan opini positif anda tentang orang lain. Perlakukan setiap orang dengan martabat, harga diri dan hormat. Anda sebaiknya tidak membiarkan diri anda menjadi ‘tempat sampah’ bagi orang lain.

Kata-kata negatif menciptakan lingkungan yang merusak. Ingatlah hukum tabur-tuai. Anda akan menuai kata-kata yang anda tabur ke dalam hidup seseorang atau ke dalam suatu atmosfir. Kita selalu menuai lebih dari yang kita tabur karena faktor multiplikasi. Perkataan selalu hadir setelah bertahun-tahun diucapkan.

Orang-orang di sekitar anda adalah harta harun yang berharga; merekalah yang menjamin kebahagiaan anda di dalam hidup. Perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan, bersikaplah baik, pengertian, penuh kasih senantiasa.

Bagaimana Pulih dan Belajar Dari Kesalahan-kesalahan

Cara anda berpikir dan menangani kerusakan, kekalahan, kritik atau kerugian akan menentukan seberapa jauh hal ini membawa anda sukses menuju sasaran anda berikutnya. Jalan kesuksesan dibangun setiap saat. Berusahalah untuk meningkatkan keahlian-keahlian anda. Pilihlah satu dari sekian banyak keahlian anda untuk dikembangkan.

Kita dapat belajar banyak dari kesalahan kita selama kita tidak menguburnya atau mengasihani diri sendiri. Akuilah kesalahan sebagaimana adanya: suatu kesalahan. Jangan identifikasikan diri anda sebagai seseorang yang kalah hanya karena segala sesuatu tidak berjalan seperti yang anda rencanakan. Tolaklah tawar hati atau depresi masuk ke dalam pikiran anda. Jangan ijinkan kemunduran menyurutkan anda untuk mencapai tujuan-tujuan hidup anda; perluas wawasan anda.

Dengan hikmat Allah anda dapat memecahkan setiap situasi sukar. Berdoalah senantiasa dan renungkan Firman Allah. Pujilah Allah. Beristirahatlah yang cukup, relaks, berolahraga, menari, berlibur dan lihat kembali masalah anda dengan respons yang baru. Pengalaman yang anda dapatkan dari kesalahan anda akan mengubah kekalahan menjadi kemenangan yang berhasil. Pelajaran hidup yang berharga ini tak hanya akan menolong anda di masa depan, tetapi pengetahuan anda yang baru ini akan menolong orang lain untuk juga berhasil.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s