Doug Addison: Berjaga-jagalah Terhadap Gangguan (Apr 27, 2011)


Bulan Januari lalu saya melepaskan perkataan profetik bagi tahun 2011 dan tertulis bahwa sepanjang tahun 20011 ini akan menjadi tahun yang strategis dimana:

Kita akan mulai masuk ke dalam suatu kejelasan yang lebih lagi terkait destiny kita saat Allah mengubah tugas-tugs kita. Sama halnya dengan tahun 2010, kita akan melihat suatu peningkatan dan dorongan besar di bulan Maret 2011 di awal musim semi. Selama bulan April masa penantian kita akan berubah menjadi suatu masa tindakan. Kehidupan yang baru akan muncul di bulan Juni, dan pada bulan September 2011 hal-hal yang banyak orang nantikan akan menjadi lebih berwujud.

Sekaranglah saatnya untuk bertindak. Salah satu ayat tuntunan saya adalah Mat. 7:7, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Ketahuilah bahwa meminta, mencari, dan ketoklah adalah langkah-langkah proaktif, maka pintu akan terbuka “bagi anda.” Sekaranglah saatnya untuk mengambil inisiatif dan memperhatikan dan melihat kesempatan-kesempatan baru yang akan mulai terbuka.

Waspadalah Terhadap Segala Macam Gangguan

Saat anda mulai mengambil tindakan, waspadalah terhadap gangguan dalam hal komunikasi dan teknologi. Musuh akan berusaha untuk membuat gangguan dan miskomunikasi dengan banyak orang saat ini. Alasan dari ini semua adalah agar Allah melepaskan hubungan-hubungan ilahi yang bersifat strategis bagi tahun-tahun mendatang.

Jika anda mengalami gangguan dan kerusakan teknologi, jangan mengartikan hal ini sebagai kendala. Kita harus menerobos saat ini juga. Sebagai hasil dari semua kemunduran ini, anda harus meminta Allah untuk mengganti kembali segala sesuatu yang telah dicuri dan dirusak oleh musuh. Inilah saatnya untuk mengubah gangguan menjadi berkat.

Hubungan-hubungan Ilahi Dimulai Saat Ini

Banyak orang dipanggil demi sesuatu yang baru saat ini juga. Ini sebabnya semua hal sedang melambat dalam situasi yang anda hadapi saat ini. Sesuatu yang baru belum sepenuhnya tiba. Mulai bulan April hingga Juni, berhati-hatilah dalam mengambil keputusan yang akan membuka kesempatan-kesempatan baru dan jangan ulangi kembali hal-hal yang lama.

Tentu saja anda harus mendoakan hal ini, namun jika anda diberi pilihan untuk melakukan sesuatu yang baru versus sesuatu yang selama ini telah biasa anda jalani, cobalah untuk merentangkan kapasitas diri anda ke dalam sesuatu yang baru. Dari sini, akan muncul hubungan-hubungan yang baru yang anda butuhkan demi kemajuan anda di masa depan.

Kuasa “Perlintasan Ilahi”

Paskah, yang baru saja kita rayakan, adalah perayaan Ibrani yang mengingatkan kita akan kebesaran Allah saat Ia memberikan perintah kepada bangsa Israel di Mesir yang membuat roh kematian untuk “melintasi” rumah-rumah mereka (Kel. 11–12). Aspek rohani dari “Paskah” masih berlaku hingga hari ini.

Saat hal-hal buruk terjadi dan tampak penghakiman atau tragedi dalam berbagai bentuk – entah ekonomi, rohani, lingkungan, atau apa pun juga – Allah kemungkinan besar akan kerap membiarkan umatNya mengetahui bagaimana cara menghindarinya atau paling tidak menanggung kerugian seminimal mungkin. Dalam beberapa kasus, Allah bahkan akan menunjukkan kepada umatNya bagaimana caranya berhasil selama terjadi penurunan (Kej. 41). Kuncinya adalah dengan mendengarkan suara Allah saat Ia berbicara kepada kita dan mengikuti perintah-perintah yang Ia berikan.

Mimpi Saya Akan Suatu Badai yang Buruk

Awal tahun ini saya mendapat mimpi akan badai yang buruk (bahkan mungkin yang terburuk) melandai pantai barat AS. Di mimpi itu tampaknya AS akan mengalami kerugian parah dan bahkan kematian. Semua orang menjadi panik dan berlari kesana-kemari. Tetapi iman bangkit dan saya merasakan pengurapan dari Allah untuk berdiri tegak dan memperhatikan badai tsb. Saya melihat api yang menyala-nyala di tengah badai dan, saat badai itu mendekati rumah saya, badai itu hanya melewati saja dan dengan segera cuaca menjadi cerah disertai dengan adanya pelangi. Saya kagum karena tak adanya kerusakan sama sekali terhadap properti saya maupun orang-orang yang saya kasihi.

Saya terbangun dari mimpi ini dan menyadari bahwa kita harus berdiri tegak di tengah badai yang menghampiri kita, baik secara pribadi maupun sebagai suatu bangsai. Allah akan memberi kita perintah-perintah akan apa yang harus kita lakukan dan kapan melakukannya. Kuncinya adalah dengan tetap tinggal di dalam damai sejahtera dan jangan takut. Kita harus mengerti bahwa prinsip kehancuran yang melintasi masih berlaku bagi kita di saat ini.

Dengan segala tragedi dan hal-hal yang tak pasti yang terjadi di dunia saat ini, kita harus meminta kemuliaan Allah untuk dilepaskan dalam dalam tingkat yang lebih besar lagi. Mintalah Allah untuk membuat hal-hal yang buruk melewati anda, dan berdoalah agar Allah menyingkapkan strategi-stratagi Surgawi. Inilah saat yang tepat untuk menjalani hidup anda!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s