Catherine Brown: “Terbangunlah! Terbangunlah! Sekaranglah Saat Bagi PencurahanKu” (Mar 23, 2011)


Di dalam suatu penglihatan baru-baru ini, saya melihat Allah membangkitkan bangsa-bangsa, dan dari padaNya, air kehidupan yang senantiasa mengalir dicurahkan ke seluruh bumi, ke selatan, utara, timur dan barat. Bersama-sama dengan pencurahan yang dahsyat ini, saya menyaksikan 4 malaikat yang perkasa meniup sangkakala di 4 penjuru bumi. Saat melihat penglihatan ini, saya mendengar pernyataan sebagai berikut: Terbangunlah! Terbangunlah! Sekaranglah saat bagi pencurahanKu. Sekaranglah saat bagi lawatanKu di seluruh penjuru bumi.”

Allah sedang memanggil ke seluruh bumi dan mencurahkan pengurapan hadiratNya yang baru di seluruh dunia dari Surga, dimana semua orang, suku dan bangsa berada di masa sekarang. Pencurahan berbicara tentang Roh Kudus yang diberikan kepada Gereja sebagai Penolong, Pemberi Damai Sejahtera dan Pengajar (hanya untuk menyebutkan beberapa nama yang luar biasa dimana Allah memberkati anak-anakNya melalui RohNya).

Diurapi Dengan Tujuan – Penuaian Global

Yesus berjanji bahwa aliran-aliran air hidup akan mengalir di dalam hidup setiap orang Percaya, dan karena itulah pemberian Roh Kudus.

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. “Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. – Yoh. 7:37-39

Alkitab juga berkata bagi siapapun yang haus untuk datang dan minum air kehidupan yang ada di dalam Kristus dengan cuma-cuma.

Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran. – Yes. 55:1

Janji-janji Profetik Bagi Israel

Harus kita pahami bahwa visi juga memiliki arti kedua dalam destiny profetik bangsa Israel, yaitu menerima damai sejahtera dan kekayaan bangsa-bangsa seperti yang ditulis oleh nabi Yesaya:

Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas.

Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan. Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem. Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya. – Yes. 66:10-14

Visi Kedua – Israel dan Padang Gurun

Saya melihat padang gurun yang tandus dan indah, bersama tanaman kaktus yang hijau dan kuat. Tanaman ini tegak sendirian di tengah gurun, dan tiba-tiba dihancurkan oleh serangan ganas para teroris. Para penyerang bersenjatakan pedang dan golok dan menyabet kaktus tersebut, mengirisnya dalam-dalam hingga ke daging, namun tak peduli berapa kali kaktus ini dihancurkan, tak peduli berapa kali ia diserang dan dilukai, tanaman ini menolak untuk mati dan mulai menghasilkan kuncup-kuncup di setiap bagian yang terkena tebasan pedang.

Dimana kematian berusaha membinasakan sang kaktus, ia menolak untuk mati, sebaliknya ia mekar berseri dan berbuah di tengah padang gurun. Bahkan bagian-bagian di kaktus yang terkena tebasan dan terbuang mulai menghasilkan kuncup-kuncup yang indah.

Kaktus berbicara tentang Israel dan ia diserang oleh bangsa-bangsa anti-Israel di seluruh bumi. Walau demikian, kita melihat penggenapan profetik atas janji Allah yang mengasihi Israel dengan kasih yang tak berkesudahan. Nabi Yesaya memperkatakan bahwa padang gurun akan tumbuh, dan akan tumbuh berbagai pohon. Tak peduli apapun yang berusaha dilakukan musuh terhadap Israel, kita harus memahami bahwa ia akan bersinar dan menduduki tempat terakhirnya di dalam rencana dan rancangan Allah dan ia akan menghasilkan buah bagi kemuliaan Allah.

Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka. Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.

Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya, supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya. – Yes. 41:17-20

“Sebab Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan anak-anakmu. – Yes. 49:25b

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s