Chuck Pierce: Saling Berhadapan Hingga Musuhmu Mundur (Nov 13, 2010)


Dear Focused Friends:

Di bawah ini adalah perkataan profetik yang kuat yang muncul pada Rabu malam selama waktu jaga “Breaking of the Hebraic Day” korporat kami.

Mzm. 110 berkata, “Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: ‘Duduklah di sebelah kananKu, sampai Kubuat musuh-musuhny menjadi tumpuan kakimu.’ Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!”

Tuhan berkata, “Ada kemenangan yang muncul melalui Roh Kudus. Jangan keluar dari tempatmu bersamaKu selama beberapa hari ke depan. Teruslah bersamaKu. Dari tempat kemenangan itu engkau akan memerintah. Karena Aku akan memberikan kepadamu tongkat kekuasaan untuk berkuasa atas musuh-musuhmu, dan mereka takkan memerintah atasmu. Aku menghadirkan KEKUASAAN bersama kehadiranKu.

“Saat musuh berkata padamu, ‘Allah tidak berkuasa,’ Aku berkata bahwa Aku duduk bersamamu di tempat Mahatinggi bersama Kristus Yesus sehinggaengkau dapat melihat dimana engkau berkuasa melaluiNya. Bukalah matamu dan naiklah lebih tinggi lagi. Engkau berada di tingkatan yang terlalu rendah. Aku membuka suatu gerbang pemberian semangat. Lihatlah di sekitarmu dan lihatlah siapa di antara mereka yang susah berdiri, dan berikan semangat bagi mereka! Saat salah satu anggota Tubuh menderita, seluruh Tubuh ikut menderita. Saat salah satu bersukacita, maka seluruh Tubuh bersukacita.”

Chris Hardy melepaskan suatu penglihatan: Saya melihat kabel-kabel baterai. Baterai seseorang sedang merosot, dan anda mendapat sentakan untuk pergi sedikit lebih jauh lagi. Ketika anda melihat kabel baterai itu terputus, mobil menyala dan cahaya muncul dan segala sesuatu mulai bergerak, dan ban mobil mulai berputar. Anda pergi semakin jauh dan sedikit lebih jauh lagi karena sentakan yang diterima adalah di dalam nama Tuhan. Ada seseorang yang tidak tahu bagaimana memulai hari esok. Anda cemas bagaimana anda akan mulai bergerak. Tuhan berkata, “Berdiamlah di dalamKu dan engkau akan mulai bergerak esok; engkau akan menuruni jalan yang Aku tetapkan untuk engkau jalani. Perhatikan bagaimana Aku memulai seluruh prosesmu esok, agar engkau mulai bergerak maju dengan suatu langkah yang berbeda dari apa yang telah engkau lakukan di hari ini.”

“Saling Berhadapan”

Lalu saya melihat kita bangkit dan bergerak maju, tapi jalan yang kita tuju dijaga oleh serigala. Dalam sekejap, saya mendengar Allah berkata, “Saling berhadapan. Saling berhadapan. Bagi serigala yang telah mengaum dan membuatmu mundur dari tempat dimana engkau telah berada di masa lalu. Namun Aku berkata, engkau harus saling berhadapan! Fokuslah kepada musuhmu. Dan saat engkau berfokus kepada musuhmu, katakan, ‘Mundur ke sarang darimana engkau berasal. Mundur! Mundur! Mundur!’ Teruslah bertahan dan perhatikan bagaimana suaramu berkuasa atas serigala dan atas hal-hal yang selama ini menghabisimu. Katakan, ‘Mundur, berbaring dan diamlah, karena Aku akan terus melangkah di dalam Allah.’

“Hal-hal yang mengecilkan semangat telah bersuara di sekitarmu. Dan mereka memiliki suara yang merdu yang berusaha untuk membuatmu terlelap dari jalan yang sedang engkau jalani. Inilah saat bagi kebangkitan. Suara-suara itu sedang berubah. Matamu terbuka. Engkau tak gentar untuk berkata, ‘Berlindung!’ Engkau tak takut untuk berkata, ‘Mundur!’ Engkau tak perlu sepenuhnya menghancurkan musuh; engkau cukup berkata pada hal-hal yang membinasakan dari rancangan musuh untuk mundur dari hadapanmu karena engkau akan naik ke tempat yang lebih tinggi untuk melihat. katakan, ‘MUSUH, Mundurlah!’

John Dickson menyanyi:

Arise, arise and put on new strength.
Arise, oh mighty warrior.
Arise, arise and put on new strength, and run to the battle line!
For I have given strength and power to those little stones in your hand.
Oh, the giants are falling, mighty warrior,
The giants are falling today.
For I have put a mighty message in your voice.
A sound is arising, a sound is coming.
A sound is arising in you. Let it break forth.
Let it pierce the night. Let it bring the dawn to bare.
Arise, oh mighty warrior.
Arise with your stone in your sling.
I have put a new song within you to sing.

“Terang Adalah Kesembuhan”

Amber Pierce bernubuat: “Terang adalah kesembuhan. Kegelapan adalah roh kelemahan yang menahanmu bergerak maju. Setiap kali engkau merasa tiba di suatu titik dimana engkau merasa akan naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi, roh kelemahan ini membawamu keluar. Namun terang membakar kelemahan habis daripadamu. Terang itu adalah kesembuhan yang akan membuatmu naik ke tingkat yang berikutnya. Biarkan terangmu muncul. Biarkan terangmu muncul! Biarkan kesembuhan muncul di pagi hari. Biarkan ia muncul bersama fajar pagi. Di siang hari Aku akan menerobos situasi dimana engkau berada. Dan engkau akan menerima damai sejahtera dan suatu arahan. Biarkan terang muncul dan kesembuhanmu muncul seperti terang pagi hari yang akan muncul di esok hari.”

Roh terus bergerak dan berkata, “Engkau tak boleh takut terhadap wajah serigala yang ada di depan pintu. Jangan biarkan rasa takut melumpuhkanmu. Saat engkau merasa takut dan menjadi lumpuh, terkadang seseorang harus datang dan mendapatkanmu. Apapun yang mengerumunimu yang mengira engkau telah mati, katakan kepada mereka bahwa engkau tidak mati! Katakan kepada burung nasar bahwa engkau tidak mati dan bahwa mereka harus berlalu! Katakan, ‘Burung nasar, aku bukanlah makananmu seperti dugaanmu!'”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s