Sandy Warner: Perkataan Bagi Tahun 2011 dan Seterusnya: “Aku Menghadapkan WajahKu Kepadamu” (Oct 26, 2010)


Hi Loved Ones,

Saya tak pernah merasa begitu bersukacita dan dipenuhi dengan pengharapan saat saya menuliskan Word for 2011 and Beyond ini! Setelah dua tahun membajak di ladang yang keras secara korporat, bahtera Allah akhirnya bergerak kembali, dan kali ini dengan sukacita.

Terobosan pribadi saya, dan akhirnya secara korporat, dimulai saat saya mengirim ayat Alkitab ini kepada seseorang yang telah menyakiti saya. Ayat ini dikirim dengan semua kasih dan doa yang saya akumulasikan bertahun-tahun dan saya sungguh-sungguh memaknai setiap katanya:

Bil. 6:24-26: TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

Sesuatu runtuh saat saya menghadiahi berkat ini, dan berkat ini akhirnya menjadi milik saya! Sejak sat itu saya bertemu Yesus dua kali, dan Ia memberikan saya perkataan ini bagi anda.

Pada 9 Agustus 2010 malam, saat akan pergi tidur, suami terkasih saya, Wayne, berdoa bagi saya seperti yang biasa ia lakukan, dan khususnya meminta agar saya dapat bertemu Allah. Ia kembali mendoakan hal yang sama di pagi haru agar Yesus menjumpai saya bersama pewahyuanNya! Dari sisi saya, saat saya akan pergi tidur dan juga di tengah malam, saya terbiasa berbahasa roh dan lalu saya menyambut Roh Kudus dan Tuhan Yesus untuk membagi isi hatiNya kepada saya.

Tangan Yesus

Saya melihat sepasang sayap malaikat dan mendengar seorang malaikat berbicara sebelum saya melihat Yesus. Dan saya secara nyata merasakan sepasang tangan dan saya tahu bahwa itu adalah tangan Yesus. Saya SANGAT bersukacita! Saya segera berseru memanggil Yesus, memintaNya untuk menemui saya dan saya melihatNya! Ia amat tinggi, menjulang di angkasa, dan tanganNya terulur kepada saya. TanganNya terbuka dan dekat dengan saya.

Sepasang tangan yang terbuka berarti perkenanan, karunia untuk mengimpartasi dan kuasa. Inilah ayat yang telah Ia janjikan kepada saya selama bertahun-tahun!

Hab. 3:4 (IBIS): Kaudatang dengan cahaya cemerlang, dari tangan-Mu keluar sinar gemilang, di situlah kuasa-Mu Kausembunyikan.

Jubah Yesus

JubahNya memanjang dari langit menuju saya. Jubah yang indah – berwarma biru satin yang bergelombang dan melambai. Biru adalah warna pewahyuan. Namun, saat saya mendoakan hal ini, menurut konteks pesanNya,  Allah mengingatkan saya bahwa para iman utama (yang berdoa bagi umat Allah) mengenakan jubah berwarna biru, dan Yesus (Imam Agung kita) telah berdoa bagi kita. Bagi mereka yang bersedia berdoa bagi orang lain, mereka dilahirkan dengan kuasa Allah. Ia memberikan ayat ini kepada kita bagi tahun 2010:

Mzm.110:3-4 NKJV: Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.  TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.”

Wajah Yesus

Meski saya benar-benar memegang tanganNya, melihat tanganNya yang terulur dan jubah biruNya yang bersinar, saya ingin melihat wajahNya. Saya terus memanggil dan memanggilNya dan mendekat kepadaNya dengan penuh kerinduan untuk melihatNya. Setiap kali saya berseru, Ia semakin mendekati saya. Hal ini tentunya mendorong saya untuk terus memanggil saat Ia bertambah dekat setiap kali saya memanggilNya!

Ini adalah suatu perkataan korporat bagi kita, bahwa saat kita mendekat kepadaNya melalui kerinduan dan doa kita, Ia akan semakin mendekati kita. Saya telah mendengar bahwa adalah rencanaNya untuk menarik kita ke dalam keintiman. Kita melakukan bagian kita dengan mencari wajahNya.

Mat. 7:7-12 NKJV: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Saya bisa memandang wajahNya semakin dekat dan semakin dekat hingga saya melihat rambut coklatNya, kulit berwarna zaitun, kedalaman mataNya, dan wajahNya. Saya ingin melihat lurus ke mata biru lautNya yang penuh kasih, bertemu muka dengan muka, dan lenyap di dalam kasihNya. Namun, bukannya mendekat – tetapi Ia langsung menghampiri saya!

Pesan Yesus

Di titik itu saya mendengarNya berkata, Katakan kepada mereka bahwa AKU memperbarui perjanjian-perjanjian dan covenant-covenant yang lama.”

Saya segera mengerti mengapa Ia mengatakan hal ini dan apa maksudNya. Roh Kudus berduka cita atas hati-hati yang mengeras, yang bukannya berdoa, sebaliknya, berbalik melawan dan mengeluh akan hamba-hamba Tuhan dan kegagalan mereka. Dan Ia berduka atas pola pikir-pola pikir yang tidak percaya.

Yesus sebagai Imam Agung kita telah merintih di dalam doa syafaatNya atas hal ini. Ia kini mengarahkan wajahNya kepada kita dan kini membicarakan berkat yang sama bagi setiap kita, meski kita semua telah gagal!

Bil. 6:24-26: TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia.

Saat saya memandang wajah Yesus, Ia berkata: “Katakan kepada mereka bahwa AKU memperbarui perjanjian-perjanjian dan covenant-covenant yang lama.”

Perkataan untuk Direnungkan: Berhubungan Dengan Allah

Di bawah ini adalah perkataan untuk direnungkan dari janjiNya yang terakhir kepada saya pada tanggal 28 September 2005 yang telah Ia perbaharui:

“Engkau yang telah lama menderita, Aku terus mengingat permintaan doamu seumur hidupmu yang engkau serahkan kepadaKu dalam tulisan, dalam tangisan, dalam pengakuan, dalam surat, tertanam sebagai peringatan di dalam tanganKu. Tak pernah Aku melupakan mereka, hai engkau yang berharga bagiKu. AKU mengingat semua perjanjian dan covenant yang dulu dan akan menjadikan semuanya baik adanya. Aku telah mengampuni dosa-dosamu dan melepaskan semua diskualifikasi. Melalui air matamu yang hancur oleh pertobatan dan pengakuan dosa, engkau telah dikaruniakan suatu permulaan baru dan halaman hidupmu telah terhapus bersih oleh kuasa pengampunanKu.

Hanya satu hal yang tersisa: Permintaan seumur hidupmu. Engkau yang Kukasihi, Aku mengukir namamu dan permintaan seumur hidupmu di telapak tanganKu. Bagaimana mungkin Aku menghapus? Aku mengasihimu dengan kasihKu yang kekal. Engkaulah milikKu. Kini, ingatlah doa-doamu di dalam kenangan yang dahulu seperti Aku pun selalu mengingatmu.”

Yer. 31:3-4: … Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun, hai anak dara Israel! Engkau akan menghiasi dirimu kembali dengan rebana dan akan tampil dalam tari-tarian orang yang bersukaria.

Saya Kembali Melihat Yesus

Jika ini semua belum cukup, saya bertemu Yesus kembali! Ingat bagaimana saya begitu ingin melihat wajahNya kembali? Oh, Dia indah sekali! WajahNya memancarkan SUKACITA sejati.

Pada tanggal 4 Okt 4, 2010, saya melihat wajah Yesus bercahaya! Ia sungguh mulia dan sedang memeluk seseorang. I berjarak sekitar 20 kaki, dan tampak sedang melayani seseorang. Saya melihat bagian punggung dan bahu orang yang Yesus peluk. Ia menghadap saya dan wajahNya sangat bahagia dan penuh SUKACITA. Itu adalah salam dan penyambutan penuh sukacita!

Tuhan Yesus, terimakasih untuk memori akan wajah indahMu yang begitu nyata bagiku. Oh, Engkau sungguh indah dan penuh kasih! WOW.

Konfirmasi Sukacita

Baik saya dan Wayne telah berdoa kepada Tuhan untuk mengembalikan sukacita dan kasih kami, karena kami telah melewati begitu banyak penderitaan fisik dan emosi. Saya menerima beberapa konfirmasi di hari yang sama. Tuhan memberitahu Bob Jones bahwa janji-janji pada tahun 2008 ditunda dan akan mulai digenapi di tahun 2011. Maka saya mengambil buku rhema 2008 saya, “Treasures in the Snow,” dan membukanya secara acak. Mata saya tertuju pada rhema:

MENDENGAR 4/19/08: “Keluarga setiap orang.”

PENGLIHATAN: Saya melihat sebuah kereta dorong. Ada orang di dalamnya dan mereka sedang melintasi sungai Yordan.

MENDENGAR: “Aku akan mengangkatmu. Dan engkau akan tertawa dengan sukacita untuk melihat dari sisi lain sungai. Melintasi setiap tahapan hidup. Ini adalah suatu janji bagi mereka yang terlalu lemah untuk melintasi, mereka akan diangkat melalui doa syafaat.”

Lalu saat saya merenungkan hal ini, mata saya tertuju pada botol minyak pengurapan dan tiba-tiba teringat namanya! Chuck Pierce mengirim hadiah bagi mereka yang menghadiri konferensi Head of the Year 5771. Saya melihat botol ini, dan tertulis namanya adalah SUKACITA.” Chuck berkata bahwa botol ini mewakili Yes. 61:3 dan Mzm. 45:8:

Yes. 61:3: Untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka “pohon tarbantin kebenaran”, “tanaman TUHAN” untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

Mzm. 45:7-8: Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allahmu, telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu. Segala pakaianmu berbau mur, gaharu dan cendana; dari istana gading permainan kecapi menyukakan engkau.

Perkataan untuk Direnungkan: Wajah Saya Memancarkan Sukacita

4 Oktober 2010:

“Telah lama engkau berdoa dan menanti untuk melihat wajahKu! Oh engkau yang terkasih, Aku mengenal setiap engkau dan terus menyertaimu hingga saat ini. Engkau telah setia terhadap apa yang Aku berikan kepadamu dan inilah saatnya untuk memasuki sukacitaKu! Aku mengarahkan wajahKu kepadamu dengan sukacitaKu yang memancar. Aku membuka tanganKu dengan perkenanan, semua hal yang baik dan impartasi sentuhanKu. Aku akan membuatmu mengalami sukacita yang berkelimpahan di dalam hadiratKu.

Inilah waktunya untuk melintas menuju janji-janjimu. Banyak yang telah melintasi berbagai tahapan, seperti engkau yang telah menanti-nantikanKu dan mengijinkan mati bagi diri sendiri bertakhta atas hidupmu. Aku terus berdoa bagimu, hai yang Kukasihi! AKU menarikmu dan memanggil hatimu untuk mendekat dengan hatiKu. Aku ingin agar kasihKu dan sukacitaKu atasmu membawamu kembali hidup. Saat engkau melihatKu, hatimu akan bersorak-sorai dan sukacitaKu takkan pernah meninggalkanmu.

“Inilah waktunya untuk membawa mereka yang terhilang dan tak terselamatkan untuk kembali pulang! Penuhi hatimu dengan pengharapan dan serahkan beban-bebanmu kepadaKu! Kirimlah doa bagi para para malaikat dan para penuai ke dalam rumahKu. Sukacita yang besar terdengar di Surga untuk setiap jiwa yang bertobat. Telah lama Aku menantikan penuaian ini! Penuaian ini telah dimulai!

Mat. 25:21: Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Luk. 15:6-7: Dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.  Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

Yoh. 16:22-24: Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Kis. 2:28: Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Mzm. 4:6: Banyak orang berkata: “Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita?” Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya TUHAN!

Mzm. 21:6: Ya, Engkau membuat dia menjadi berkat untuk seterusnya; Engkau memenuhi dia dengan sukacita di hadapan-Mu.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

One Response to Sandy Warner: Perkataan Bagi Tahun 2011 dan Seterusnya: “Aku Menghadapkan WajahKu Kepadamu” (Oct 26, 2010)

  1. siska punia says:

    thaks banget buat artikelnya yang dimut di blognya sangat memberkati sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s