C. Pierce: Hari 12: Saya Melihat Sebuah Periuk yang Mendidih (Jul 7, 2010)


Seperti yang saya katakan minggu lalu, “Saya melihat sebuah periuk yang mendidih!” Apakah artinya bagi kita? Jika saya melihat sesuatu di alam roh, langkah pertama saya adalah membuka Firman Tuhan untuk mendapat interpretasi yang obyektif.

Dalam Yer. 1:13, Allah menunjukkan kepada Yeremia sebuah periuk yang mendidih dari sebelah utara. Yeh. 24:3 menunjukkan periuk yang mendidik sebagai suatu tanda peperangan. Ketika periuk yang mendidih ini berakhir, aka nada daerah-daerah yang berakhir dengan kehancuran. Ayat ini mengungkapkan bahwa musuh akan datang dari utara. Uap yang timbul mewakili kuasa kegelapan di atmosfir. Uap air yang tebal ini akan melanda seluruh daratan.

Saya melihat peperangan di cakrawala. Banyak pertentangan hadir di tengah kita, dan banyak peperangan kini sedang disatukan. Seseorang bertanya apakah saya menganggap hal ini akan terjadi. Jawab saya, “Kita memiliki begitu banyak perpecahan yang berusaha berkuasa sehingga kita harus melihat bahwa semua elemen bagi terjadinya konflik yang besar telah tumbuh di antara kita.” Ada pertentangan-pertentangan agamawi yang berperang melawan kegerakan Roh Allah selanjutnya. Ada doktrin-doktrin iblis yang bersaing dalam pikiran dan waktu pria dan wanita Allah. Para pemimpin sedang diuji kesetiannya terhadap Allah dan cara-caraNya dalam bertindak. Ada negara yang mewakili negara-negara lain yang saling bersaing demi informasi yang akan menghasilkan kendali. Mamon mempengaruhi banyak orang untuk melawan kehendak Allah.

Isu lain tentang periuk adalah keegoisan banyak orang. Peperangan lahir dari keegoisan (Yak. 1). Pada masa Hana, Kerajaan Allah membutuhkan seorang wakil yang baru. Eli dan anak-anaknya telah mencemari bangsa Israel di dalam menuntun mereka kepada Allah. Praktik normal di Silo adalah sang imam menerima apapun bagian yang ditarik garpu dari dalam periuk yang mendidih. Anak-anak Eli bersikeras untuk mengambil apapun yang mereka inginkan. Mereka memilih bagian-bagian terbaik bagi diri mereka sendiri. Mereka memilih daging yang dipanggang dan bukan yang dibakar. Mereka menolak  membakar lemak di atas mezbah. Allah pun menarik hadiratNya. Allah melihat kepada pemberian kita, apapun itu. Hana mengerang untuk dapat melahirkan seorang pemimpin baru bagi suatu musim yang baru. Allah ingin agar hadiratNya memenuhi atmosfir dan kemuliaanNya menutupi bumi.

Yeremia melihat periuk yang mendidih ini. Periuk ini adalah suatu belanga besar dan ada di atas api. Angin berhembus untuk menjaga api tetap menyala dan belanga tetap mendidih. Dalam 1 Sam. 2:14, kata ini diterjemahkan sebagai “belanga”, dan kata “kuali” digunakan pada 2 Taw. 35:13. Dalam Ay. Job 41:20, uap dari lubang hidung Lewiatan mengepul seperti uap dari dalam “belangan” yang mendidih. Hal ini membuat saya melihat Teluk mulai mendidih dan Lewiatan menciptakan peperangan yang bergejolak atas isu-isu yang kini dilepaskan di bumi.

Bersiaplah – periuk sedang mendidih! Bangsa ini mulai memanas. Perhatikan sekitar bulan November karena periuk akan mendidih kembali. Ya, ktia dapat berdoa… namun dalam doa kita, kita harus memperkatakan abhwa api pertentangan akan dipadamkan. Mamon menghembuskan angin kekacauan. Fokus! Fokus! Kita dapat meraih momentum di saat-saat yang memanas ini. Perhatikan Rusia! Perhatikan pengaruhnya di Suriah dan Iran. Perhatikan saat Rusia berusaha untuk bersekutu dengan Inggris Raya. Perhatikan konsep peperangan dalam “masa peperangan.”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s