Chuck Pierce: Hari 2 – Waktu Penentuan Allah: Memasuki Siklus Berkat-berkatNya! (Jun 17, 2010)


Saat kuasa anugerah memasuki waktu, banyak situasi akan diatur ulang. Saat Allah mengakhiri satu musim dan memulai musim yang lain, atau saat Ia membawa kita melalui transisi, Ia harus mengakhiri atau mematikan beberapa situasi yang lama. Inilah sebabnya mengapa suku Isakhar dapat mengerti waktu. Mereka mengetahui bagaimana struktur-struktur tertentu harus berakhir, agar musim yang baru yang Allah tetapkan dapat dimulai.

Isakhar ialah anak ke-9 dari Yakub dan anak ke-5 dari Lea. Suku Isakhar secara strategis ditempatkan bersama Yehuda dan Zebulon (Bil. 2:5; 10:14–15). Zebulon, anak ke-10 dari Yakub dan anak ke-6 dari Lea, berarti “berdiam, tempat tinggal.” Zebulon adalah suku perang, pengiriman, dan perdagangan. Yehuda adalah anak ke-4 dari Yakub dan Lea. Arti namanya, “Kiranya Ia [Allah] dimuliakan.” Yehuda secara profetik selalu ditetapkan untuk pergi terlebih dahulu sebagai suku peperangan yang akan menaklukkan.

Kini anda dapat melihat mengapa ayat terkenal dari 1 Taw. 12:32, Dari bani Isakhar orang-orang yang mempunyai pengertian tentang saat-saat yang baik, sehingga mereka mengetahui apa yg harus diperbuat orang Israel: 200 orang kepala dengan segala saudara sesukunya yang di bawah perintah mereka,” penting peranannya di dalam pewaktuan. Suku-suku sedang berada di konflik dan transisi yang luar biasa. Pemerintahan sedang berubah. Mereka bergerak dari pemerintahan kerajaan Saul menuju pemerintahan kerajaan Daud. Daud termasuk suku Yehuda. Isakhar dapat memberi wawasan yang lebih bagaimana membuat perubahan ini. Suku Isakhar memiliki beberapa karakteristik yang jelas dalam DNA mereka.

Satu hal yang ingin saya bahas adalah Kelimpahan! Ketika Ruben pada musim menuai gandum pergi berjalan-jalan, didapatinyalah di padang buah dudaim, lalu dibawanya kepada Lea, ibunya. Kata Rahel kepada Lea: “Berilah aku beberapa buah dudaim yang didapat oleh anakmu itu.” Jawab Lea kepadanya: “Apakah belum cukup bagimu mengambil suamiku? Sekarang pula mau mengambil lagi buah dudaim anakku?” Kata Rahel: “Kalau begitu biarlah ia tidur dengan engkau pada malam ini sebagai ganti buah dudaim anakmu itu.” Ketika Yakub pada waktu petang datang dari padang, pergilah Lea mendapatkannya, sambil berkata: “Engkau harus singgah kepadaku malam ini, sebab memang engkau telah kusewa dengan buah dudaim anakku.” Sebab itu tidurlah Yakub dengan Lea pada malam itu. Lalu Allah mendengarkan permohonan Lea. Lea mengandung dan melahirkan anak laki-laki yang kelima bagi Yakub. Lalu kata Lea: “Allah telah memberi upahku, karena aku telah memberi budakku perempuan kepada suamiku.” Maka ia menamai anak itu Isakhar [yang dipinjamkan].’” (Kej. 30:14–18)

Orang-orang suku Isakhar akan menjadi hamba bagi banyak orang, bekerja demi upah, dan memiliki hidup yg nyaman. Dengan mengerti waktu, maka anda akan mengalami kelimpahan!

Waktu Penentuan Allah: Memasuki Siklus Berkat-berkatNya!

Banyak orang Kristen tidak mengetahui bahwa Allah memiliki kalendarNya sendiri. Jadwal Allah dengan jelas diungkapkan dalam Alkitab! Kalender ini diikuti oleh orang Yahudi di Perj. Lama, oleh Yesus, oleh para rasul di Perj. Baru, dan gereja mula-mula selama ratusan tahun. Pada Masa Kegelapan, Gereja beralih dari kalender Allah dan mengambil kalender pagan Romawi. Hasilnya, kita kehilangan banyak berkat surgawi yang Allah ingin curahkan bagi kita tepat pada waktuNya.

Kabar Baiknya adalah: Allah sedang memulihkan waktu-waktu yang telah ditentukanNya!

Waktu-waktu yang telah Allah tetapkan bukanlah beban agamawi. Sebagai seorang percaya di dalam Yesus, anda bebas untuk merayakannya atau tidak (Jangan terlalu legalistik!). Namun ketika kita memilih untuk menyelaraskan hidup kita dengan waktu-waktu yg telah Allah tetapkan, kita memasuki siklus berkatNya! Waktu-waktu Allah terbentuk di sekitar hari raya penuaian. Begitu kita mengerti waktu-waktu ini, kita akan beranjak dari peningkatan kepada peningkatan.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s