Chuck Pierce: Suatu Tiupan Sedang Turun! (May 25, 2010)


Doa dan waktu pembacaan Alkitab Rabu yang lalu sungguh menyegarkan dan berkuasa! Dari jam 6 pagi hingga siang, kami membaca Alkitab dan “menabur” surga dengan berbagai hikmat Allah. Janice Swinney maju ke depan dan berkata, “Saya melihat suatu bagian unik di dalam kerikil. Saat mengambilnya, saya mendengar Allah berkata, ‘Bagi mereka yang mendengar panggilan pertemuanKu di tempat ini, Aku akan menyediakan benih bagi saat menabur mereka.'” Di siang hari, banyak orang (± 300) berkumpul dan kami melepaskan berkat-berkat yang terkait dengan Pentakosta. Bahkan saat angin mulai bertiup semakin kuat, kami memperkatakan bahwa suatu angin Roh yang baru sedang bergerak di bumi saat ini.

Kemudian Allah berbicara dan John Dickson mulai bernyanyi:

We have come out to this land with joy in our hearts.
We will dance, dance, dance on this new land.
We have come out to dance.
See the trees! See them clap their hands today.
Now we’ll join with the trees and clap our hands.
There’s a wind that’s blowing.
We don’t know where it’s coming from or where this wind is going!
There’s a wind that’s blowing.
Let it blow. Let it blow.
The wind is like the Spirit of God,
We know not where it’s going.
Let it blow. Let it blow.

Menabur Awan-awan Peperangan

Saya mendengar Allah berkata bahwa kita sedang menyerakkan benih-benih pujian ke dalam surga. Bahasa-bahasa lidah mulai bermunculan dan saya pun mulai bernubuat:
“SUATU TIUPAN sedang turun! Saat tiupan ini turun, benih-benih yang telah disimpan akan ditiup ke seluruh bumi. Benih-benih ini akan menghasilkan buah yg spesial, buah kesembuhan. Engkau akan membagikan buah ini bagi mereka yang kesepian, yang ada di pusat-pusat kota, dan yang tidak tersembuhkan. Mereka akan memakan buah ini, maka kesembuhan dan kebangkitan akan menyebar ke seluruh tubuh mereka.

“Awan-awan peperangan jauh tinggi di atasmu. Karena angin sedang bertiup, bangsa-bangsa yang mengira takkan pernah mengalami peperangan kini akan merasakan bahwa perang muncul di tengah mereka. Aku menaruh konflik-konflik peperangan di bumi bagi masa depan. Jangan gentar akan konflik-konflik duniawi. Bangkitlah umatKu, dengan kemenangan dan kuasa menaklukkan di dalam hatimu, karena perang sedang ditempatkan di Eropa Timur kembali, dan di Timur Tengah. Perang sedang ditempatkan di Asia. Taiwan kini ditempatkan untuk menang di dalam konflik mereka.

“Engkau harus bangkit dengan pujian dan menabur awan-awan peperangan. Puji-pujian mengubah atmosfir peperanganmu. Di atas peperangan yang sedang engkau hadapi dan yang akan menghampiri hidupmu, bangkitlah dan taburlah awan-awan peperangan itu dengan pujian, maka pujian akan membuatKu turun di tengah-tengah peperanganmu.”

Kini Aku Meratakan Dirimu

“Kesimpangsiuran yang engkau alami dan bagaimana engkau tersesat di dalamnya kini berubah. Suatu jalan keluar kini dihembuskan di depanmu. Engkau akan keluar dari tempat ini segera. Karena di dalamnya, engkau tidak mendapati apa yang Kusediakan bagimu. Kini engkau akan keluar dari situ dan masuk ke kesimpangsiuran orang lain dan engkau akan membawa mereka keluar. Engkau akan berkata, ‘Aku telah menaklukkan struktur yang simpang siur! Tuhan, utuslah aku ke kesimpangsiuran orang lain dan aku akan membawa mereka keluar.’

“Engkau telah bergerak maju-mundur, namun kini, di tengah-tengah keadaanmu itu, Aku leveling you out. Bukannya bergerak maju-mundur dan duduk saja, engkau akan berdiri di tengah titik tumpuKu. Engkau akan melompat ke tempat yg belum pernah engkau tuju sebelumnya. Engkau bergerak maju-mundur karena struktur internalmu berada di pusat visimu. Namun kini Aku memaksamu keluar. Aku memaksamu keluar dari dasar emosimu yang naik turun!

“Aku menunjukkan rumah dan daerah kepadamu. Aku menunjukkan orang padamu dan membuatmu berdiri tegak. Keluarlah. Keluarlah. Keluarlah, karena engkau akan keluar seperti sebuah sungai yang akan membanjiri jalan-jalan yang telah mongering. Keluarlah dan biarkan sungai menaik dan arahkan sungai menuju jalan-jalan di kota-kota yang sunyi.”

Manna Akan Mulai Bertiup

Brian Kooiman, Anne Tate, Linda Heidler, Jack Smith, Jimmy Tidwell, dan Deborah Degar maju ke depan untuk bernubuat:

“Hari ini anginKu sedang bergerak. AnginKu sedang bergerak. Lihat kembali! Lihat kembali! Lihatlah negara-negara yang ada di Afrika Utara, karena anginKu akan berhembus! AnginKu akan berhembus! Hal itu akan menjadi suatu hari dimana umatKu melihat bahwa angin dapat muncul dari Surga yang memiliki suara yang dapat menyerang, merobohkan setiap halangan, dan menggoyangkan tanah. Bahkan saat pasir-pasir di padang gurun bertiup, itulah hari dimana mannaKu, atau persediaan yang engkau butuhkan, akan mulai berhembus.

“Lihatlah pencurahan manna, karena manna akan turun sekali lagi. Kebutuhanmu akan terpenuhi! Persediaanmu takkan jatuh seperti di musim lalu! Jangan lihat apa yang ada di tanah (seperti pada jaman Musa), namun manna akan mulai berhembus di sekitar atmosfirmu. Angkat wajahmu! Angkat wajahmu! PerkataanKu dan persediaanKu akan menjadi nyata bagimu hari ini.

“Di musim ini Aku akan melakukan hal yg baru dan saat Aku melakukan hal yg baru, Aku akan menyelaraskanmu dengan hal yang baru itu. Cara lama untuk menjadi misionaris, cara lama untuk diutus, akan Kuhancurkan kuasanya hari ini. Semua itu telah berlalu. Aku akan mengutusmu keluar dgn urapan baru dan dengan cara baru. Engkau akan memiliki perhentian hari Sabat.

“Akan ada suatu suara pada angin. Seperti saat Allah muncul di hari yang sejuk untuk menemui Adam dan Hawa, suaraKu akan hadir di tengah angin mencari mereka yang telah bersembunyi, yang malu oleh karena dosa mereka. SuaraKu akan mencari mereka dan berkata, ‘Anakku laki-laki, anakku perempuan, dimanakah engkau? Dimanakah engkau?'”

Tuhan, kami lepaskan anginMu dan suaraMu untuk masuk ke tengah-tengah angin.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s