Victoria Boyson: Kemenangan Di Saat Kegelapan (Apr 10, 2010)


Tetapi inilah saat kamu, saat dimana kuasa kegelapan berkuasa. – Luk. 22:53

Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. – Yoh. 1:5

Akhir-akhir ini, saya menonton berita-berita yang terjadi selalu lebih aneh dibanding berita sebelumnya, ibarat menonton film akhir jaman. Saya merasa kewalahan, dan tampaknya mudah bagi kegelapan untuk menguasai terang. Setiap prinsip moral ditantang dan dijatuhkan; ini tampak gila, tapi nyata. Saya bertanya pada diri saya, “Kapan semua ini akan berakhir? Siapa atau apa yg akan menyudahi ini semua? Akankah kita menyadari bahaya kegelapan memasuki dunia?”

Hal-hal terjadi begitu cepatnya dan kita tampak tak memiliki kuasa untuk mempengaruhi situasi. Dan, tentu saja, hal-hal kini terjadi bagi bangsa kita dan dunia untuk menggerakkan kita dengan cepat menuju penganiayaan akhir jaman. Namun, hal-hal ini harus terjadi untuk menyelesaikan tujuan akhir Allah bagi dunia ini.

Allah memiliki suatu rencana bagi kita di dunia ini, tetapi rencanaNya mungkin tak selalu tampak seperti apa yang kita bayangkan atau harapkan. Namun inilah rencana yang harus sepenuhnya kita percaya dan pegang.

Anda tahu, Bapa kita melihat hal-hal berbeda dibanding cara kita melihatnya – Ia melihat gambaran yang jauh lebih besar. Ia menginginkan lebih bagi kita ketimbang ekonomi atau keamanan yang terjamin. Ia tidak sekedar menginginkan kita aman – Ia ingin agar roh kita aman untuk selamanya dari neraka. Ia ingin MempelaiNya berjalan di dalam KUASA dan OTORITAS! Ia ingin kemenangan bagi kita. saya tidak berkata, “Kenyamanan,” saya berkata, “Kemenangan!” Dan kemenangan ini bukanlah kemenangan duniawi, namun sesuatu yang jauh lebih besar lagi.

Seperti Kristus, Kerajaan kita tidaklah berasal dari dunia ini. Kita tidak digerakkan oleh apa yang kita lihat di alam nyata, namun kita tetap menatap pada kemenangan surgawi kita! Kita harus menetapkan hati kita pada tujuan-tujuan Roh dan tidak terikat pada kenyamanan dunia ini; mereka hanya sementara. Hanya KerajaanNya yang abadi dan harus selalu menjadi fokus kita.

Allah Tidak Pernah Berkata Bahwa Kita Takkan Pernah Mengalami Cobaan-cobaan

Allah kita tidak berbohong saat Ia berkata, bahwa seperti burung pipit, semua kebutuhan kita akan Ia penuhi. Ia berkata, “Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai” (Luk. 12:22). Hal-hal ini bukanlah masalah besar bagiNya. Terlalu mengkhawatirkan hal-hal yang sementara akan membuat kita tetap terikat dan rentan terhadap musuh. Satu-satunya kebebasan yang sejati adalah untuk “tidak mengasihi nyawa kita sampai ke dalam maut” (Why. 12:11), dan untuk “mati” bagi dunia ini, untuk melepaskan kekhawatiran dan ketakutan dan memegang kuat-kuat Bapa Surgawi kita dengan seluruh kekuatan kita. Carilah dahulu diriNya dan perhatikan bagaimana Ia memenuhi semua kebutuhan anda menurut kehendakNya (Mat. 6:33).

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa kita takkan pernah mengalami pencobaan; Ia justru berkata bahwa Ia akan menyertai kita di tengah pencobaan-pencobaan yang kita alami. Ia berjanji bahwa Ia takkan pernah meninggalkan aatu membiarkan kita (Ibr. 13:5). Ia akan berperang demi kita sampai Ia melihat kehendakNya yang sempurna dan indah terjadi dalam hidup kita. Kita mungkin saja ingin menyerah, namun Ia takkan pernah menyerah, dan Iapun takkan pernah mengijinkan kita untuk menyerah.

Melewati api dan banjir Ia beserta dengan kita – Ia menyediakan dan menenangkan kita dengan damai sejahteraNya. Walau musuh mengamuk, kita tahu bahwa Allah kitalah yang berkuasa! Malah, semakin keras musuh menyerang kita, semakin dalam akar kita tertanam ke dalam Kristus dan ke dalam kuasaNya.

Di suatu musim, Neraka bisa saja tampak menyerang kita. Tapi semuanya ini untuk menggenapi rencana akhir Kristus. Karena Kristus tahu bahwa Ia harus bertahan satu jam sebelum kegelapan turun, maka kemenangan akhir menjadi milikNya. Saat kegelapan akan menghasilkan kemuliaan Surga di bumi dan kemenangan akhir Surga. “Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.” (Yoh. 17:1).

Saat ditangkap, Kristus berkata kepada mereka yang menangkapNya, “Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.” (Luke 22:53). Ia tahu bahwa saat itu adalah milik mereka. Tapi hanya untuk sesaat – karena kemenangan akhir adalah milik Kristus. Musuh memang memiliki saatnya, namun bahkan di saat itu, kehendak dan rencana Allah tetap akan tergenapi.

Allah kita berkuasa dan kehendakNya pasti akan terjadi! Meski musuh menyerang dan tampak kegelapan yang menang, namun tidak kenyataannya! Untuk satu musim dan sesaat kerajaan kegelapan mungkin tampak menang, namun ketika anda melihat apa yang Allah dapat lakukan, bahkan di tengah saat-saat tergelap, anda akan terkagum-kagum karenaNya.

Terang Kita

Penyembahan kita tak terelakkan kuasanya. Saat kita mengenyahkan kekhawatiran dan ketakutan kita dan menaruh kebutuhan kita di bawah kakiNya dan menari di dalam penyerahan total dan sepenuhnya di hadapanNya, musuh kita dibungkamkan. Ketika jawaban untuk setiap masalah yang dilemparkan musuh kepada kita adalah, “Yesus ialah Allah! Allah berkuasa!” – ia murka.

Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, & kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. – Yes. 60:2-3

Saat kegelapan berkuasa, dunia akan menjadi putus asa, kecuali KITA! Kita akan tetap teguh, sepenuhnya “tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah” (Kol. 3:3). Kita menyembah Allah saat musuh mengharapkan kita untuk jatuh ke dalam keputusasaan, perasaan tertuduh dan kebencian untuk melawanNya. Karena kita hidup di dalam terang, kita memiliki pengharapan dan kemenangan pada akhirnya. Saat terangNya bercahaya melalui kita, kegelapan akan menjadikannya semakin terang dan semakin terang.  

Harapkan Allah untuk bertindak! Harapkan Dia untuk menantang kegelapan! Harapkan Ia untuk memakai anda untuk mengubah dunia! Kita tidak terikat oleh rasa takut, namun Ia memberi kita kasih, damai sejahtera dan pikiran yang tenang (2 Tim. 1:7). Bahkan di tengah kegelapan, kita memiliki kemenangan. Kegelapan hanya terjadi sesaat, hanya itu – sesaat saja. Sebaliknya, kita sebagai orang-orang Percata diberikan keadilan yang abadi.

Sahabat terkasih, peganglah tanganNya dan genggamlah. Ia memiliki sesuatu bagi anda. Anda memiliki Imam Agung, Yesus, yang telah mengalahkan musuh anda. Namun anda harus tahu bahwa posisi anda di dalam peperangan adalah tersembunyi bersamaNya di dalam Allah. Meski anda melihat musuh mengepung anda, anda takkan gentar. Karena anda tahu dengan pasti bahwa anda telah mengalahkannya saat anda berdiri bersama Kristus!

Tetapi Anak-anakku, kalian milik Allah. Kalian sudah mengalahkan nabi-nabi palsu, sebab Roh yg ada padamu lebih berkuasa daripada roh yg ada pada orang-orang milik dunia ini. –1 Yoh. 4:4.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Poetry. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s