C. Pierce: H. 23: FirmanNya Memisahkan & KITA MELIHAT! (Feb 23, 10)


Kita berada di musim dimana kita harus membelah agar dapat melihat dan berlipatganda. Apa maksud saya? Dinding yg terbangun, selubung yg terpasang dan tirai yang diturunkan menahan kita agar tidak melihat. Dinding terbentuk di dalam hubungan. Tirai dipasang untuk menghalangi kita melihat janji dan berkat yg menanti kita. Selubung dan tabir asap diturunkan oleh musuh agar kita hanya melihat setengah dari yang seharusnya kita lihat. Karenanya, pertanyaan: “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang BARU – belumkah KAMU mengetahuinya?” dapat saja mendapat jawaban kita, TIDAK! Aku tidak melihat apapun. Kita mungkin berkata, “Semuanya tampak sama seperti yang lalu.” Bahkan mungkin, segala sesuatu bahkan tampak sedikit lebih kabur dibanding sebelumyna.

Apa yg memisahkan? FirmanNya memisahkan Roh dan Jiwa! Ibr. 4:12: Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun…sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Ini satu dari 10 ayat utama saya. Mengapa? Pernyataan ini memberi arti kuasa, energi dan tujuan Firman Allah. Firman MEMISAHKAN! Firman bekerja untuk memisahkan hasrat, hambatan dan luka duniawi kita. Firman membersihkan jendela akal budi kita, tempat bertemunya roh dan jiwa kita. Firman memberi kita Terang untuk melihat melalui kepribadian kita sendiri dan melihat hal-hal TERBAIK yang Allah sediakan bagi kita. Firman mengijinkan kita melihat melalui Keabadian. Firman menghasilkan iman.

Firman membagi Dikotomi antara diri sendiri dan ROH. Iman bekerja di garis pemisah ini. Kita harus memilih Kepercayaan di atas Ketidakpercayaan (Mzm. 37:3, Ams. 3:5). Kita harus membiarkan sistem Keyakinan kita dipisahkan. Setiap hari kita harus membuat pilihan antara Percaya dan Tidak Percaya (Ibr. 3:12). Kita harus memilih antara Kesetiaan dan Pengkhianatan (Luk. 22). Daging kita akan bersandar pada pilihan kedua, namun hidupNya dapat membuat kita setia untuk memilih pilihan pertama dan posisi yang telah ditempatkanNya bagi kita. FirmanNya ialah buku perjanjian kita dan memisahkan kita antara Ketaatan dan Ketidaksetiaan (2 Sam. 11).  Firmannya menyingkap Ketergantungan atau Kebebasan kita (1 Kor. 12). FirmanNya membuat kita Yakin dan memisahkan kegelisahan kita (Yoh. 5:14). FirmanNya menetapkan standar bagi Ketaatan kita dan membuat Ketidaktaatan kita diketahui oleh akal budi kita (Yoh. 3:4; 2:5). FirmanNya memisahkan Fragmentasi kita (1 Tes. 5:23) dan menjadikan kita SEMPURNA. FirmanNya menciptakan kesaksian kita agar kita Menyaksikan atau tetap Diam dan MenolakNya (Yoh. 5:11; Ibr. 12:1). FirmanNya adalah Kasih yang membuat hati kita menurunkan kebencian (2 Tes. 3:5; Gal 5:6; 1 Yoh. 2:9) dan memikirkan orang lain jauh lebih dahulu dibanding diri kita.

FirmanNya menghasilkan IMAN. Iman bekerja berdasarkan KASIH kita. Tanpa KASIH kita, bagiNya dan bagi orang lain, iman dan visi kita akan menjadi sia-sia. LIHATLAH!

Baca dan Renungkan referensi ayat-ayat di atas.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s