Chuck Pierce: Hari 14: Jangan TAKUT: Lihatlah Janji Anda Dari Perspektif Allah! (Feb 14, 2010)


Ketika bangsa Israel memutuskan untuk bergerak oleh penglihatan mereka dan bukan oleh iman, Allah mengijinkan pemimpin mereka untuk pergi dan melihat Tanah Perjanjian yabg Ia janjikan untuk Ia berikan bagi keturunan Abraham. Mereka melihat kelimpahan, kekayaan, pembangunan, namun mereka juga melihat peperangan. Visi peperangan dalam bentuk para raksasa membuat satu generasi menolak janji Allah dan menunda manifestasi berkat yg Allah janjikan bagi mereka.

Di musim ini JANGAN BIARKAN KETAKUTAN memenangkan peperangan anda! Ketakutan adalah roh yang melekat pada emosi kita dan menutupi proses berpikir kita. Ketakutan membuat kita mundur kembali dalam kemiskinan dan gaya hidup yang biasa. Mereka melihat panen yang berlimpah yg ditawarkan namun mereka menolak masa kelimpahan mereka. Suatu hasil panen buah anggur jauh lebih besar dibanding keseluruhan kebun anggur. JANGAN MENOLAK HASIL PANEN dan MENINGKATLAH.

Kesaksian para pemimpin yang dikuasai oleh ketakutan menghasilkan ketidakpercayaan bagi bangsa Israel. Mereka diyakinkan bahwa para raksasa jauh lebih kuat dibanding mereka. Mereka melihat dari perspektif mereka ketimbang dari mata Ia yang memberi tanah tersebut untuk mereka kuasai. Mereka mengungkapkan suatu rasa takut dalam hati mereka. Mereka sebenarnya yakin bahwa Allah mampu, namun mereka tidak yakin apakah mereka layak menerima mujizatNya dan karenanya menolak identitas baru mereka dan ingin diperbudak kembali. Mereka menggenapi ucapan mereka sendiri (Bil. 14:2), bahwa mereka akan mati di padang gurun. Mereka mengumpat janji yang Allah tawarkan dan karenanya mereka dikutuk dalam proses itu. Mereka merindukan musim mereka yang lalu dan menolak musim baru di depan. Hal ini menetapkan arah kehancuran mereka. Barulah 40 tahun kemudian pintu dibukakan kembali bagi mereka (Bil. 14:29)! Mereka menolak kembalinya mereka ke “Taman” yang telah Allah sediakan bagi mereka.

Berperanglah bagi janji Allah! Ia memiliki Taman Pemulihan dan Kelimpahan anda. Jangan takut untuk meninggalkan musim lalu di belakang anda. Cabut setiap akar pengabaian di dalam anda dan kuatkan iman anda untuk melawan musuh yang tampak jauh lebih kuat dibanding anda. 

Yosua dan Kaleb merespon dengan roh yang berbeda. Mintalah pada Allah untuk membuang rasa kesal dari roh anda berdasarkan persepsi yang salah akan peperangan di depan demi berkat anda.

Baca Bil. 14; Ul. 1, 2; Kej. 3. Renungkan 2 Kor. 10.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s