Chuck Pierce: Hari 5: Lihatlah Ketamakan, Ketidakpercayaan, dan Ketakutan Masa Lalu (Feb 5, 2010)


Saya menikmati semua artikel ketaatan ini. Banyak orang meraih pewahyuan terkait bagaimana melihat cara kerja kemiskinan dalam hidup mereka. Keith Pierce, saudara terkasih saya, dan seorang nabi yg luar biasa menulis pesan ini: “Saya melihat sepiring kue di hadapan sekelompok anak-anak, KEMISKINAN berkata, ‘Paling tidak segera ambil 3 kue dan ambil kue terakhir, jika tidak semuanya akan habis.’ PERSEDIAAN berkata: ‘Tidak masalah, paling tidak engkau masih dapat kue terakhir dan jangan kuatir, ibu akan membuat kue lagi untukmu karena ia mengasihimu dan ingin menyenangkanmu.’ Ketahuilah bahwa ALLAH seperti ibu. Selalu ada persediaan yang cukup untuk dimasak. Bahan-bahan bagi persediaan kita di masa depan takkan pernah habis. Allah memiliki banyak cara untuk menciptakan kelimpahan. Tersedia banyak kelimpahan untuk anda minta. IA akan menyediakan. Ketakutan membuat kita memegang erat-erat! Ketamakan membuat kita mengumpulkan sebanyak-banyaknya!” 

Sheryl Price, seorang pemimpin apostolik dalam Tubuh Kristus, menulis pada saya: “Dalam 2 Raj. 6, kita mendapati Elisa dan hambanya dikepung oleh pasukan tentara Aram. Penyerangan ini dilakukan sebab sang nabi telah diberikan pengetahuan ilahi akan rencana militer raja Aram. Elisa tampak tenang terhadap serangan yg akan datang ini, namun hambanya kuatir. Sepanjang ia melihat, terdapat begitu banyak pasukan tentara, dan mereka semua mengejarnya! Ketakutan dan ketidakpercayaan menguasai hatinya dan kecemasan kian bertambah setiap saat.

Di musim Ayin ini, Allah ingin membuka mata kita untuk melihat apa yang dilihatNya, bukan apa yg kita lihat saat ini! Pada permulaan waktu, rencanaNya bagi kita adalah untuk melihat melalui mata rohani kita yg ditambahkan dengan lensa iman. Allah melakukan hal ini agar penglihatan fisik kita dapat diarahkan oleh pandangan Surgawi ketimbang ketidakpercayaan dan jarak penglihatan kita yang pendek! Ia menciptakan Adam dan Hawa dengan kemampuanNya saat mereka mereka menatap dan melihat Allah setiap hari dalamn persekutuan mereka denganNya.

Adam mampu melihat berbagai jenis hewan dan menamai mereka. Jika ia melihat tugas ini hanya melalui mata jasmaninya, ia akan kelelahan karena banyaknya tugas yg ia terima. Ketika sang ular menipu Hawa, dan baik ia dan Adam berdosa, kedua mata jasmani kita terbuka. Dan di saat itu, kita kehilangan kemampuan untuk melihat dari sudut pandang surga. Namun Tuhan! Dikuduskan oleh darah dan kuasa pengampuananNya, jalan telah terbentuk bagi kita untuk meraih kembali penglihatan sejati kita. LIHATLAH KEMBALI!

Elisa mampu menghadapi masalahnya yang genting dengan iman yang besar karena ia melihat sesuatu yang tak bisa dilihat oleh bujangnya. Dikuasai oleh sudut pandang surga, ia yakin seutuhnya bahwa Allah ada di pihaknya, dan musuh takkan dapat melukainya. Bagaimanapun juga, ia MELIHAT bahwa jauh lebih banyak yang menyertainya ketimbang pasukan Aram yang mengepungnya. Elisa merasakan ketakutan dan ketidapercayaan bujangnya, dan ia berseru kepada Tuhan agar mata rohaninya terbuka. Tuhan menjawab, dan bujangnya pun melihat! Sudut pandang surga segera menguasainya dengan iman! Ayat ini berkata bahwa gunung itu penuh dengan kereta kuda dan malaikat api yang diutus melindungi hamba Tuhan.”

Apakah sepertinya Tuhan telah melupakan anda dan masalah serius yang anda hadapi saat ini? Apakah anda merasa dikepung oleh musuh yg anda kira tak ada jalan keluarnya? Tuhan berkata, LIHATLAH KEMBALI! Hari ini Ia membuka mata rohani anda untuk melihat apa yg Ia lihat. Ia menempatkan anda di titik surgawi yang menguntungkan. Ia memberi anda kuasa dengan iman untuk memenangkan setiap peperangan di hadapan anda, tanpa rasa takut. Tuhan, bukalah mata kami agar kami dapat MELIHAT! Jangan genggam masa depan anda, persediaan telah tersedia.

Baca:  2 Raj. 6. Hafalkan: Kej. 3:7. Renungkan: 1 Taw. 21:16, Luk. 24:31.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s