Victoria Boyson: Ia Akan Menjagai Anda & Destiny Anda (Jan 11, 2010)


Ketika Tuhan mulai menggenapi destiny kita, musuh akan mencoba dan menghancurkan di dalam masa pertumbuhannya. “Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yg hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya” (Why. 12:4).

Banyak kesamaan antara melahirkan seorang anak di alam nyata dan melahirkan destiny kita di alam roh. Ada masa pembuahan, penantian, sakit melahirkan dan juga masa kelahiran. Di dalam roh, saat kita melahirkan janji-janji Allah bagi hidup kita, destiny kita berada dalam keadaan yang paling rentan. Inilah saat dimana musuh akan mencoba meraih akses untuk menghancurkannya.

Di saat destiny kita dilahirkan, inilah keadaannya yang paling tidak berdaya. Kita tidak dapat melakukan apapun bagi diri kita, dan jika kita dibiarkan sendiri, kita pasti akan kalah. Seperti seorang anak yang baru lahir yang memerlukan perawatan untuk menjadikan mereka sehat dan bahagia, kita terlebih lagi membutuhkan Allah. Lalu, mengapa Allah mengijinkan rancanganNya bagi kita diuji di masa yang rentan seperti ini? Hal ini karena di tahap inilah Ialah yang terkuat; di saat kita paling membutuhkan diriNya.

Kita sangat membutuhkan bantuanNya. Kita tidak tahu apa yg kita lakukan, dan justru hal itulah yang disukaiNya. Di tahap inilah dan melalui metode inilah Tuhan berusaha memasukkan satu metode tunggal kepada kita, yaitu untuk mempercayai dan bergantung padaNya. Ialah yang bertanggung jawab, dan di dalam setiap ujian, kita bertambah kuat dan semakin kuat di dalamNya, dan kita lebih lagi dan lagi mendekat padaNya. Kita tahu bahwa kebutuhan kita banyak. Kini kita melihat betapa rapuhnya kita dan betapa kita butuh untuk taat kepadaNya.

Anak Bayi

Tidak terkecuali Bayi Kristus. Ya, Ia sangat istimewa, namun bayi yang mungil ini tidak dapat menyelamatkan dunia di tahap ini, namun inilah destinyNya. Ia tidak dapat mengganti popokNya sendiri, namun tiga orang majus, para gembala, & sekelompok malaikat menghormatiNya sebagai Penyelamat umat manusia. Herodes takut akanNya dan menyadari tidak ada masa yg lebih baik untuk membunuhNya selain saat Ia masih bayi. Herodes membunuh ratusan atau barangkali ribuan bayi sementara ia mencoba membunuh Yesus. Namun dengan segala kehebohan usahanya untuk membunuh Yesus dan mencoba menggagalkan kegenapan janji…ia gagal. Namun Herodes tidak dapat membunuhNya karena Allah menyelamatkanNya terus menerus.

Satu kebenaran ialah – bahwa saat Allah mulai menggenapi suatu janji, musuh akan mencoba untuk membinasakan di masa kehamilannya. Saat destiny anda dilahirkan, neraka tampak akan melawannya. Destiny anda, bahkan di masa kehamilannya, adalah target utama musuh. Ia ingin membinasakannya saat ia masih kecil dan tampak tak berdaya…kita harus waspada. Sehingga saat serangan datang, kita akan mengetahuinya dan hal ini tidak akan menjadi akhir dari destiny kita.

Kita tidak boleh takut akan serangan ini, karena ini jelas merupakan bagian dari proses kelahiran. Anda mungkin tidak tampak mengancam musuh saat ini, anda mungkin tampak seperti suatu kegagalan. Namun demikian, setan, seperti Herodes, takut akan masa depan anda.

Perlindungan Allah

Saya sungguh yakin bahwa penglihatan tentang naga yg menanti perempuan yg akan melahirkan dalam Why. 12:4 ialah gambaran profetik dari Kristus, namun dalam Alkitab sering terdapat lebih dari satu arti dalam satu ayat. Saya yakin ayat ini juga mrp suatu gambaran dari taktik musuh melawan masa depan kita di dalam Kristus. Kita tahu bahwa ia tidak bermain jujur, bahwa ia akan menyerang di saat terlemah kita. Ia tidak bermain jujur dgn Yesus, begitu juga dengan kita.

“Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dgn namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau …” (Yes. 43:1-2). Saat kita melewati air penganiayaan, kita akan dapat melihat Allah dgn lebih jelas lagi dan mengalami kedahsyatan kuasaNya untuk melindungi kita. Kita tidak boleh takut dalam keadaan-keadaan seperti ini, tapi biarlah kita menguatkan kepercayaan kita di dalamNya.

Ketika Ia lahir, kekalahan Kristus tampak tak terelakkan. Ia adalah Juruselamat, namun Ia hanya seorang bayi yang tak berdaya…benarkah? Janganlah lupakan Allah atas destiny. Allah semesta alam sedang memperhatikan anda. Apapun yg anda alami, anda akan melihat cahaya fajar dari destiny anda dan anda tidak perlu menguatirkan apapun lagi karena Allah menyertai anda.

Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi. – Kej. 28:15

Meski badai menghadang, anda tahu bahwa anda berada dalam dekapan lembut Bapa Surgawi, & saat anda bertahan dari setiap peperangan, Ia akan memakainya untuk menguatkan anda. Melalui setiap ujian, anda mendapat pemahaman. Melalui setiap ujian, entah anda berhasil atau gagal, anda akan menjadi lebih peka akan kasih karunia dan anugerah Allah. Adalah kehendak Allah agar anda memiliki lebih banyak lagi karakter AnakNya melalui setiap ujian yang anda alami.

Destiny Kita

Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. – Why. 12:2

Destiny wanita ini adalah untuk melahirkan seorang anak. Ia sangat kesakitan, namun keluhannya adalah bagian dari rencana. Segala sesuatu ada tujuannya! Seberapa sering kita ingin agar penderitaan kita berakhir. Hal ini menyakitkan dan kita tidak memahaminya. Namun ini adalah bagian dari rencana Allah bagi kita dan kita harus mempercayaiNya. Pencobaan-pencobaan kita menghasilkan suatu kuasa di dalam kita yang tidak dapat diraih dengan cara apapun.

Jangan putus asa, sahabat, Ia akan mengangkat anda melalui setiap lembah dan menaiki setiap puncak gunung. Jangan habiskan energi atau emosi anda dgn mencoba untuk buru-buru membuang kesakitan anda. Bekerjalah bersamanya untuk menghasilkan tujuan dan kuasa Allah.

Ketika Tuhan Membangun Rumah

Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada. – Mzm. 33:9

Allah bergerak di dalam hari-hari yang kita jalani; Ia berfirman dan memisahkan terang dari gelap. Setiap pagi saat kita bangun dan matahari bersinar, kita mengalami kesetiaan Allah terhadap rancangan yg telah difirmankanNya ke dalam hidup kita. Tidak menjadi masalah jika kita berbuat salah; karena Allah itu setia untuk membela apa yang telah ditetapkanNya.

“TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa; tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun” (Mzm. 33:10-11). Saat Tuhan menetapkan anda di suatu tempat, anda akan berdiri teguh. Ia menjagai anda!

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. – Mzm. 127:1

Hanya Tuhan yg dapat menjaga anda. Apa yg telah Ia tetapkan, Ia akan setia untuk menjaganya. Destiny anda ada di dalam tangan Tuhan dan Ia takkan gagal melaksanakannya bagi anda! Satu-satunya destiny yang berharga adalah destiny yang telah Tuhan rancangkan bagi anda. Satu-satunya rumah yang berharga bagi anda adalah rumah yang telah Tuhan bangun bagi anda.

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. – Mzm. 33:22

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s