C. Pierce: Buatlah Lagu Anda Menjadi Lagu BagiNya! (Jan 15, 2010)


Saya menyukai generasi masa depan. Saya suka berkomunikasi dengan mereka dan mendengar apa yang mereka kaatkan. Hannah Pierce, cucu pertama saya, bekerja di Departemen Media dan Suara. Inilah yang dituliskanya: 

Kakek Chuck terkasih: Saat saya memikirkan apa yang akan saya tulis dalam ketaatan saya, saya terus teringat akan kata “pemulihan.” Beberapa bulan lalu, Aaron meminta saya untuk menulis lagu bagi acara 13 Going on 30. Setiap kali saya duduk untuk mengarang lagu tersebut, saya mendapati diri saya kehabisan ide. Akhirnya, setelah bergulat dengan diri saya sendiri selama beberapa minggu, saya menulis sesuatu sebelum pertemuan. 

Saya merasa bahwa lagu yg saya tulis bagus, namun saya tidak yakin karena saya merasa lagu ini tidak pas dengan apa yg saya alami dalam kehidupan rohani saya. Saya bersandar pada penulisan lagu saya sendiri dan mencoba mencocokkan lagu tersebut ke dalam tema, dan bukannya bertanya kepada Allah apa yang Ia ingin untuk saya tulis. Saya menyanyikan lagu tersebut dan itu buruk sekali. Saya menjadi sangat putus asa karenanya. Lalu ketika Aaron datang untuk meminta saya menyanyikan lagu di acara itu, saya segera bertanya pada Allah apa yg harus saya lakukan.

Selama beberapa hari berikutnya, saya terus menyenandungkan lagu yg belum pernah saya tulis dan saya tidak menyikainya. Lalu Aaron berkata pada saya bahwa tema acara itu ialah pemulihan dan saya segera mengetahui apa yg harus saya lakukan. Namun, saya terus mencoba menulis lagu yg lain. Saya mencoba lagu tempo cepat dan lambat, namun tidak ada satupun yg tampak cocok.  

Akhirnya saya berkata, “Baik, Tuhan!” Saya merasa bahwa saya seharusnya mengubah lagu itu menjadi seperti apa yang Tuhan inginkan. Saya menemui Chad Foxworth dan memintanya menolong saya membuat lagu itu dengan musik yang baru! Saya menulis ulang beberapa lirik dengan apa yang Tuhan katakan pada hidup saya. Ketika lagu itu selesai, saya merasa lega karena Tuhan mencoba menunjukkan pada saya bahwa, “ketika saya mencoba bersandar pada diri saya di masa lalu dan melakukan apa yang ingin saya lakukan atau apa yang saya pikir akan orang lain sukai, Ia sesunguhnya hendak memulihkan iman saya di dalamNya dan ketergantungan saya padaNya atas apa yang saya inginkan dan butuhkan.”  

Tema pemulihan adalah sesuatu yg Tuhan ajarkan kepada saya setiap hari. Sejak saya mengarang lagu itu, Tuhan telah mengingatkan saya akan janji-janjiNya bagi saya beberapa tahun lalu yang telah saya lupakan. Ia juga telah menghadirkan beberapa hal di masa lalu saya untuk menerangi dan menunjukkan pada saya bagaimana saya telah dipulihkan dari ikatan masa lalu yang dulu menahan saya. Melalui pemulihan, saya merasa bahwa Tuhan sedang membangun iman di dalam saya bagi hari-hari ke depan & menolong saya untuk melihat semua hal yang telah dilakukanNya bagi saya. Saya sungguh bersyukur atas hal-hal yg telah saya miliki & hal-hal yg tidak saya miliki lagi. Dan saya memiliki iman yang akan terus Ia kerjakan untuk menolong saya bergerak maju.

Hafalkan Rom. 11:11.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s