Chuck Pierce: Apakah Anda Berkekurangan? (Nov 20, 2009)


Seluruh tujuan covenant adalah hubungan. Dari hubungan, berkat-berkat akan diteruskan. Abraham meneruskan berkat-berkatnya dari Tuhan kepada Ishak. Ishak kemudian meneruskan berkat-berkatNya kepada anaknya, dll. Salah satu bagian favorit saya adalah Kej. 49, berkisah saat Yakub mengucapkan berkat atas anak-anaknya. Kehidupan seorang ayah atau ibu berarti menjadi alat untuk meneruskan apa yang telah diterima dan mempercayakannya pada anak-anak mereka. Dukacita turun atas suatu keturunan jika berkat-berkat ini tidak dikelola dengan baik. 

Ada suatu kuasa yang besar di dalam berkat. Ada suatu kuasa yang lebih saat seorang anak menerima berkat dan memakainya sebagai destinynya. Para kepala keluarga dan isteri mereka mendedikasikan hidup mereka sepenuhnya untuk melayani Allah. Seluruh hidup mereka didedikasikan bagi kehendak Ia yang telah memanggil mereka. Berkat-berkat kita akan selalu diuji. Semakin kita setia dalam pengujian, maka semakin banyak Tuhan mempercayakan berkat dan tanggung jawab kepada kita. Dalam Luk. 16:10, Yesus menyampaikan prinsip ini kepada kita dengan cara berikut: “Ia yang setia dalam perkara-perkara yang sangat kecil, akan setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dan tidak jujur dalam perkara-perkara yang sangat kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar (AMP).”  

Begitu seorang anak menolak berkat-berkat ini, mereka berhenti atau mencemarkan garis keturunan bagi generasi ketiga atau keempat, hingga penolakan akan berkat didamaikan melalui pertobatan. Inilah caranya kekurangan memasuki suatu garis keturunan. Musuh menemukan cara untuk membuat keretakan ini dalam siklus berkat, dan membuat banyak peperangan dan luka di dalam hidup individu dan semua keluarga. Ingatlah hal ini saat kita memasuki minggu di depan.  

Jika anda berkekurangan, mintalah Tuhan untuk menolong anda memeriksa hidup anda untuk melihat jika ada satu area dimana anda tidak setia pada hubungan anda, tugas anda, dan yg lebih penting lagi, kepadaNya. Perbaiki hal itu dan jadilah setia di dalam segala sesuatu yg dikerjakan oleh tangan anda. Dengan cara ini, Ia akan dapat memberi anda lebih dan lebih lagi. Takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat. Kita harus menikmati namun menjalani hidup dengan serius. Setiap kita memiliki peranan penting untuk melihat rencana penebusan Tuhan terjadi di bumi. 

Baca Mzm. 23. Baca Kej. 28, Kej. 49. Renungkan Luk. 16, Mat. 24.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s