Chuck Pierce: Hari 3: Para Penolong Di Jalan Anda (Oct 30, 2009)


Tuhan kini memanggil para pelopor masa kiniNya untuk memimpin di musim yg baru ini. Ada suatu pengudusan ilahi yg terjadi pada Tubuh Kristus saat Ia mempersiapkan kita untuk berdiri teguh melawan kuasa yg menawan keluarga, gereja & kota kita. Jika kita hendak maju berperang, maka kita tidak ingin berjalan tanpa Tuhan yg menuntun kita. Ia Immanuel, Tuhan beserta kita!

Hidup saya dipenuhi dgn travel, biasanya 250,000 mil setiap tahunnya. Pesan saya adl kemuliaan Tuhan. Saya bersyukur para malaikat pergi mendahului saya dan menyertai travel saya. Bayangkan ketika malaikat muncul untuk mengumumkan bahwa kemuliaan Tuhan telah turun di Bumi. Malaikat kerap mendahului Kemuliaan Tuhan; mereka juga mengikuti efek Kemuliaan dari belakang. Kini kita memasuki suatu musim lawatan malaikat. Barangkali kita malah sering dilawat oleh lebih banyak lagi malaikat dibanding yang kita sadari.

Kemarin kita berbicara tentang Tangga Yakub. Peristiwa ini menciptakan suatu pintu gerbang di surga. Lawatan malaikat ialah suatu konsep penting untuk memahami bahwa saat pintu gerbang kemuliaan terbuka, maka ada suatu hubungan antara surga dan bumi. Saya hanya beberapa kali melihat malaikat, namun saya mengenali kehadiran mereka. Malaikat melayani baik Kristus dan manusia. Mereka naik turun. Allah, Yesus dan Roh Kudus adalah Pencipta surga dan bumi. Keunggulan Yesus terbukti saat penobatanNya. Saat kita menempatkan Tuhan di atas TahtaNya, para malaikat diutus untuk menuntun, mengarahkan dan bekerja bersama kita untuk menuntaskan tujuanNya di bumi. Ibr. 1:13 berkata, Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?” Mzm. 11:4-5 berkata, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. Meski kita dicobai di alam nyata, kita memiliki akses menuju Ruang Tahta untuk menemukan anugerah agar dapat bertahan. Dari tempat ini, kita memerintah bersamaNya. Meski tahta iblis dibangun di bumi, saat kita menyembah Tuhan yang kudus, hadiratNya dilepaskan untuk menghancurkan setiap struktur iblis yang melawan KerajaanNya.

Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yg kita punya, bukanlah imam besar yg tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibr. 4:14-16)  “Dengan penuh keberanian menghampiri” berarti tidak perlu memesan dan menghampiri dgn terus terang dan terbuka. Banyak dari kita tidak menghampiri Ruang Tahta dengan berani karena kita lupa bahwa kita menghampiri suatu tahta anugerah. Kita menganggap Ruang Tahta sebagai penghakiman. Namun saat kita menghampiriNya, kita meraih kasih karunia untuk semua yang telah kita lakukan di masa lalu. Kita menerima anugerah dan iman yang baru bagi situasi kita di masa sekarang. Kita juga meraih banyak iman yg mendorong kita meraih masa depan kita. Iman seharusnya setia dan bertumbuh. Iman seharusnya menetap dan berlanjut. Iman seharusnya menghasilkan pekerjaan di dalam kerajaan Tuhan.

Betapa sering kita menjadi cemas akan pemeliharaan dunia ini. Kita dapat jatuh ke dalam kegagalan, takut tersakiti, takut terabaikan dan takut akan masa depan. Kita dapat dgn mudahnya melupakan kemampuan Tuhan untuk memberkati. Tuhan mampu memberi kita iman untuk tiba di sana! Ia juga memiliki PERTOLONGAN DAN PARA PENOLONG di jalan kita! Yes. 13:3 berkata bahwa Yahweh memanggil “Orang-orang PerkasaNya” & memerintahkan mereka untuk berperang bagi “orang-orangNya yg dikuduskan.” Ialah Tuhan Semesta Alam! Hal ini dapat merujuk pada bintang-bintang. Ia menciptakan dan memberi mereka nama, urutan & semarak, di dalam keagungan dan pemeliharaan Yahweh (Yes. 34:4; 40:26, “memanggil nama mereka”;  45:12Yer. 33:22)! Para malaikat dianggap sebagai tentara Yahweh dan Ia sebagai pemimpin mereka – “Tuhan semesta alam” (Yes. 31:4; dll) – meski penunjukan ini memiliki referensi yang lebih luas lagi.

Tuhan semesta alam adalah Tuhan atas malaikat (1 Raj. 22:192 Taw. 18:18). Ia memerintah atas intelijen-intelijen surgawi yang Tuhan gunakan untuk menjalankan pemerintahanNya di dunia. Tugas malaikat sebagai pembawa pesan adalah memberi pewahyuan & strategi bagi kita agar kita dapat menjalani destiny & kemenangan kita di sepanjang jalan. Eksistensi & golongan malaikat sangatlah penting untuk dipahami. Makhluk-makhluk mulia ini sangat banyak, “Beribu-ribu!”  Kini Tuhan memanggil para pelopor masa kiniNya untuk memimpin di musim yang baru ini. Anda takkan dapat dikalahkan. Teruslah melangkah dengan Keberanian! 

Baca Zak. 1. Baca Daniel 10. Renungkan Mat. 28:2–5 dan Heb. 1:4.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s