C. Pierce: Hari 7: “Mintalah Nyanyian Penuaian” (Oct 12, 2009)


Hari ini kita harus mengijinkan nyanyian Deklarasi Profetik & Syafaat bangkit di dalam hati kita. Disini kita akan melihat cawan & kecapi di Surga. Kecapi berbicara tentang penyembahan dan cawan berbicara tentang bersyafaat. Doa syafaat kita seperti kemenyan yang naik ke Surga yang dikumpulkan malaikat ke dalam cawan. Ketika cawan ini penuh, akan diisi dengan api dari mezbah, dan dilemparkan ke bumi dalam bentuk suara, guruh, halilintar, dan gempa bumi (Why. 8:3-5). Suara ini seperti goncangan yang terjadi di Gunung Sinai.

Saya menyukai doa korporat! Saat kita setia untuk bersama-sama melepaskan kemenyan melalui doa syafaat kita, Tuhanpun setia untuk turun tangan di dalam situasi & kehidupan mereka yg kita doakan! Jangan lupa: kita mendapati gabungan & campuran penyembahan (kecapi) & doa syafaat (cawan) di dalam kitab Mazmur dan Wahyu. Inilah pola penyembahan korporat kita dalam Tubuh Kristus! Penggabungan ini melepaskan kuasa dari pelayanan profetik! Lalu kita diberi keberanian untuk bernubuat atas gereja-gereja, kota-kota, bangsa-bangsa, dan pemerintahan-pemerintahan.

Hal ini menghasilkan Nyanyian Penuaian yg kita dapati telah dinubuatkan dalam Amos 9 & dikutip kembali oleh gereja mula-mula dalam Kis. 15. Bagian ini merujuk pada “sisa-sisa bangsa Edom” & sisa bangsa-bangsa yg dipanggil oleh Tuhan. Mintalah Nyanyian Penuaian dari Tuhan. Perhatikan ketika Yakobus mengutip ini, ia mengembangkan sisa-sisa ini menjadi “semua orang.” Menurut sejarah, Daud berkuasa atas Edom & mereka membayar upeti padanya. Yesus, Anak Daud, akan memerintah atas segala bangsa & Gereja akan menuai suatu penuaian besar-besaran dari setiap suku, kaum, bahasa, & bangsa! (Why. 7:9). Mzm. 126 menyanyikan tuaian yg muncul setelah masa menabur air mata. Gereja, kita harus sepenuhnya menyanyi tuaian dgn menyembah dan menginjili mereka sebagai berkas-berkas yang dituai oleh para penuai!

Nyanyikan Nyanyian Kemenangan & Pembebasan. Nyanyian ini adalah hasil dari kemenangan Tuhan dan umatNya atas musuh-musuh mereka. Kitab Keluaran dengan jelas menunjukkan kebenaran ini ketika umat Tuhan yg telah ditebus dan dibebaskan dari Mesir oleh kuasa Yehovah. Nyanyian mereka memiliki dimensi sejarah dan profetik. Faktanya, 40 tahun kemudian ketika para pengintai bertemu Rahab di Yerikho, ia memberitahu mereka bahwa bangsanya takut akan umat Tuhan ketika mereka mendengar kisah pembebasan bangsa Israel. Nyanyian profetik menaruh rasa takut di hati para musuh kita! Dalam kitab Wahyu, penyembahan dan doa syafaat mengalahkan struktur agamawi yang murtad dan struktur politik kejahatan.

Bernyanyilah! Tidak masalah bagaimana anda menyuarakannya…anda cukup MENYANYI!

Renungkan Why. 5:8-9, Why. 7:9, & Why. 8:3-5. Baca Kel. 15, Yos. 2, & Mzm. 126. Bandingkan Kis. 15:16-17, kutipan Yakobus, & Amos 9:11-12.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s