Sandie Freed: “Mengembangkan Penglihatan Supranatural Bagi Musim Sekarang dan Hari-hari Mendatang” (Sep 23, 2009)


Pagi ini saya terbangun dgn mendengar suara Tuhan berbicara pada saya tentang penglihatan rohani kita. Ia berkata dgn terus terang bahwa kita takkan dapat melihat dengan jelas di musim ini kecuali kita mengijinkanNya memberi kuasa penglihatanNya kepada kita. Sebenarnya, Tuhan berbicara pada saya perihal penglihatan Roh Kudus dan bagaimana kita menempatkan diri secara tepat untuk setiap hari menghabiskan waktu denganNya untuk menguatkan penglihatan kita. Saya teringat dengan perkataan Tuhan yang saya terima bagi Tubuh Kristus pada bulan Desember 2005 yang akan terus berlanjut hingga tahun 2010. Dari tahun 2006-2010, Tuhan menginginkan agar kita “melihat” seperti caraNya melihat masa depan kita.

Allah kembali dari masa depan! Ia melihat destiny anda & RohNya ingin memberi kita kuasa utk memenuhi destiny ilahi kita. Kita harus tetap stabil &bertekad utk tidak mendua hati di musim ini. Saya yakin anda seperti halnya saya, berpikir bagaimana caranya mengembangkan penglihatan supranatural. Saya terus mendesak dan menerima beberapa pewahyuan berkaitan dengan hal ini.

Menghabiskan waktu bersama Roh Kudus serupa dgn meminum vit. A bagi penglihatan kita. Menurut pakar kesehatan, vit. A dibutuhkan utk beberapa fungsi tubuh, khususnya penglihatan. Menariknya, vit. A sangat efektif bagi “kegelapan malam.” Maka, saat kita menghadapi musim kegelapan spiritual & kita sukar “melihat,” kita membutuhkan dosis harian Roh Kudus, bukan?

Sang Pemangsa

Kita sedang berperang dgn pemangsa & Tuhan tidak ingin pemangsa ini menyelinap disekitar kita & mencuri masa depan kita. Kita juga berada di tempat pengirikan, dimana Allah memisahkan namun juga ingin memberkati kita. Kita harus ingat utk tidak menahan pemberian kita saat ini sebab hal ini akan mempengaruhi penuaian di musim depan kita. Meski awal menulis artikel ini saya tidak bermaksud membahas pemberian, tapi sebenarnya hal ini tidak dapat dipisahkan dari pemangsa yang mencuri jika kita tidak mempercayai Tuhan dengan keuangan dan pemberian kita terhadap apa yang dimintaNya dari kita.

Alkitab menyingkapkan sang pemangsa dalam Maleakhi 3:10-11 (AMP):

“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan (keseluruhan perpuluhan dari pendapatanmu) itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu sang pemangsa (serangga & wabah penyakit), supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.”

 

Banyak dari kita sadar akan dasar alkitabiah dlm hal perpuluhan & menabur pemberian kepada Allah. Tanpa ingin menjadi terlalu berpatokan pada hukum, saya yakin kita harus ingat untuk “tidak melupakan” Tuhan & rumahNya di tengah masa kesusahan ekonomi saat ini. Roh mamon dan Antikristus kini bangkit di musim ini dan berusaha utk membuat kita meragukan kemampuan Tuhan untuk dapat secara ajaib memindahkan gunung-gunung yang ada di hadapan kita.

Kita berperang melawan gunung-gunung keraguan&ketidakpercayaan akan ekonomi, perbekalan & kemampuan Tuhan untuk mengeluarkan kita dari padang gurun. Satu-satunya harapan bagi masa depan kita adalah dgn sepenuhnya mempercayai Tuhan. Meski kita mungkin tidak mampu “melihat” kemana Tuhan menuntun, kita harus ingat di dalam hati kita bahwa Ia mampu membuat jalan saat seakan tiada jalan. Kita harus sadar bahwa Ia yang menciptakan alam semesta adalah Ia yang sepenuhnya memegang kendali. Allah akan selalu menghargai musim menabur kita bagi tujuanNya. Meski demikian, musuh memutarbalikkan kebenaran dan berdusta tentang perbekalan kita – khususnya di masa-masa ketidakpastian seperti saat ini.

Sang pemangsa dikaitkan dengan “belalang pelahap” dan “ulat” sebagai dua ancaman utama dari panen. Namun, Tuhan berkata dalam Yoel 2:21-26 (AMP):

Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab TUHAN telah melakukan perkara yang besar! Jangan takut, hai binatang-binatang buas di padang, sebab tanah gembalaan di padang gurun menghijau, pohon menghasilkan buahnya, pohon ara dan pohon anggur memberi (penuh) kekayaannya. Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikanNya kepadamu hujan pada awal musim menurut keadilan dan kebenaranNya, & diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu. Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dgn gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak. Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap & belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu. Maka kamu akan makan banyak-banyak & menjadi kenyang, & kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yg telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.   

Yang terkasih, saat anda menabur demi tujuan Allah, anda membutuhkan penglihatan rohani untuk melihat rancangan Tuhan dalam menyediakan segala sesuatu bagi kita – bahkan di saat-saat sukar. Kita diperintahkan utk mengendalikan ketaatan kita kepada Allah. Ketakutan dikaitkan dengan masa lalu kita dan dapat menghalangi masa depan kita. Tuhan memiliki rancangan untuk melipatgandakan tuaian kita – meski kita tidak dapat “melihatnya” secara natural! Inilah sebabnya mengapa kita harus melihat dengan penglihatan Roh Kudus.

Sekali lagi, saya tidak semata-mata berfokus pada menabur & menuai pada arikel ini. Saya hanya ingin agar anda memperkuat penglihatan rohani anda agar anda dapat diberkati demi masa depan anda. Pemberian saat ini akan melepaskan keinginan-keinginan Tuhan bagi masa depan anda. Dan kita tidak dapat mengabaikan kenyataan bahwa pemangsa dikaitkan dgn perpuluhan dan pemberian kepada Allah karena segala sesuatu adalah milikNya. Karenanya, kita pun menaburkan diri kita ke dalam tujuan Kerajaan Allah. Setiap kita mengalami masa-masa kegelapan dimana kita tidak mengerti rencana & tujuan Tuhan. Namun, karena Tuhan tidak ingin kita terperangkap oleh setiap rencana setan, kita membutuhkan mata Roh Kudus.

Bagaimana Memperkuat Penglihatan Rohani

“Kunci” lainnya yg kita butuhkan adalah Kunci Daud. Daud memiliki kemampuan untuk melihat sisi lain dari pintu yg tertutup. Dgn kata lain, karunia & pengertian profetiknya memberinya kekuatan untuk melihat masa depan meski pintu-pintu tertutup utknya. Karena itu, kemampuan untuk melihat secara supranatural adalah kunci untuk membuka pintu-pintu yg tertutup!

Di sisi lain, kita butuh kemampuan membedakan yg dipertajam agar kita dapat menentukan pintu-pintu mana yg perlu dibuka. Kita dapat memerintahkan gunung utk bergerak, namun jika Tuhan tidak menghendakinya, hal ini takkan terjadi. Kita harus mengerti waktu & musim kita. Sebagian kita menanti Tuhan di dalam doa untuk instruksi-instruksi tertentu kita yg selanjutnya. Menanti berarti menunggu dgn iman dan pengharapan yg tinggi. Jika anda telah melihat kemenangan anda & saat itu bukanlah waktunya, percayailah Tuhan dan nantikan dengan damai sejahtera sambil mengharapkan terobosan. Seperti yg tertulis tentang Kunci Daud dalam Why. 3:7 & Yes. 22:22.

Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yg Kudus, Yg Benar, yg memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. – Wahyu 3:7

Perhatikan bahwa Kristuslah yg memiliki Kunci Daud, Kunci dimana bila ia membuka, tak ada yg dapat menutup & juga menutup pintu yg tak dapat dibuka seorangpun. Tuhan ingin memberi kunci yg dimiliki Daud bagi kita. Tuhan ingin kita melihat dengan pengertian rohani apa yg dijanjikanNya melewati sebuah pintu yg tampak tertutup. Dgn menggunakan kunci iman & kemampuan rohani kita utk melihat dgn penglihatan Roh Kudus, kita dapat membuka pintu bagi masa depan & kemudian, dgn iman, mengunci pintu bagi sang pemangsa. Kita harus bangkit di dalam iman dan memperkatakan bahwa pemangsa tidak dapat memasuki masa depan kita!

Yes. 22:22 merujuk pada “kunci rumah Daud” yg ditaruh ke atas bahu Kristus. (“Bahu” disini mewakili pemerintahan & otoritas ilahi). Kunci rumah Daud adalah simbol dari kunci yg Kristus miliki. Daud memiliki istananya sendiri dan juga benteng di Sion. Mengapa Kristus memberi kunci yang besar kuasanya bagi Daud? Karena Daud adl pribadi yg mengejar hati Tuhan! Karena gairah Daud adl sujud menyembah Tuhan, Ia memberinya karunia, perkenanan &pengertian ilahi.

Saat Daud melihat Goliat, ia melihat kemenangan, bukan kekalahan. Bagaimana ia dapat melakukan ini sementara orang lain ketakutan? Hal ini karena Daud melihat melampaui pintu yg tertutup. Ia banyak bersama domba-dombanya & memilih menghabiskan waktunya dgn kecapi utk memuji & menyembah Tuhan. Daud mengenal Tuhan & karenanya ia dapat melihat Tuhan. Menghabiskan waktu bersama Tuhan akan memberi kekuatan bagi penglihatan ilahi anda!

Nuh hidup bergaul dgn Allah (Kej. 6:9). Bergaul dgn Tuhan tidak berarti menghabiskan berjam-jam waktu di dalam doa utk tampak saleh dan legalistik. Bukan! Bergaul dgn Tuhan berarti kita mengikutsertakan Tuhan di dalam hidup dan keputusan kita sehari-hari. Menghabiskan waktu bersamaNya berarti Ia selalu berada di pikiran kita dan kita sepenuhnya menyerahkan hidup kita padaNya. Saat kita bergaul dgnNya, penglihatan ilahi kita dipertajam dan kita diberi kuasa utk melihat dengan mata RohNya, sehingga kita tidak takut terhadap situasi yang kita hadapi.

Melampaui Legalisme dan Pola Pikir Agamawi

Untuk dapat sepenuhnya melihat penglihatan ilahi, kita harus bergerak melampaui pola pikir agamawi yg menghubungkan kita dgn masa lalu. Legalisme akan selalu berusaha memiliki posisi yg tetap dalam hidup kita saat kita takut akan masa depan kita. Kita mudah tergoda untuk kembali ke suatu rumus atau pola lama saat kita menghadapi tantangan.

Ada sekelompok prajurit Gideon yg tampil, dan karenanya ada pengujian di air. Saya yakin anda hafal kisah ini, namun mari kita lihat metode pengujian Tuhan:

…dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum.” Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke mulutnya, ada tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya berlutut minum air. Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: “Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu…” – Hak. 7:5-7

Saya selalu memikirkan metode penyaringan Tuhan ini. Setelah belajar & bertanya pada Tuhan akan hal ini, saya melihat bahwa mereka yg tidak lulus adl mereka yg berlutut & menatap ke air. Mereka langsung berfokus pada apa yg ada di depan mata mereka, sama dgn kita yg hanya berfokus pada situasi langsung & saat ini tanpa berfokus pada masa depan kita. Kita harus tetap berada di posisi yang tepat dan mempertajam penglihatan ilahi kita demi masa depan kita.

Mereka yg menghirup air dgn melengkungkan tangan adl mereka yg mampu melihat musuh dari kejauhan. Tangan yg melengkung adalah simbol dari mampu berpegang pada Firman Tuhan, Air yg Hidup. Pasukan Gideon yg terpilih tidak hanya memikirkan perbekalan pribadi mereka, namun juga awas dan berwaspada bagi orang lain. Penglihatan mereka lebih luas; mereka melihat kepada kemungkinan-kemungkinan yang berkaitan dengan masa depan mereka. Ini adalah contoh yang tepat dari orang yang diberi kuasa tingkat penglihatan ilahi yang baru dan selalu siap memberi bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Saya juga teringat akan Daud yg menggunakan kunci Allah utk membuka pintu tertentu. Pintu yg ia buka adl pintu yg menghalangi keintiman dengan Tuhan karena legalisme. Ingatkah anda kisah saat Daud melanggar hukum yg berkaitan dgn memakan roti kudus? Hukum menyatakan bahwa hanya para imam yg dapat memakan “roti kudus.” Namun karena keintimannya dgn Tuhan, Daud tahun bahwa ia telah dikuduskan dan dapat memakannya. Daud mengerti bahwa hukum dibuat untuk manusia; namun manusia tidak dibuat untuk hukum! Ini adalah kegunaan lain dari kunci. Kita tidak terikat pada satu sistem legalistik yang lama. Maka dari itu, gunakanlah kunci iman kita untuk melewati tempat-tempat sempit yang berusaha menghalangi masa depan kita!

Wanita yang Mengalami Pendarahan 12 Tahun

Saya ingatkan pada anda bahwa saya berusaha menuntun anda untuk mempertajam penglihatan ilahi kita. Ingat kisah wanita yg mengalami pendarahan? Alasan ia berusaha mendesak utk dapat menjamah jubah Tesus adalah karena rasa putus asa akan penyakitnya & karena ia tahu bahwa secara supranatural ia dapat melihat kemenangannya. Terkadang Tuhan akan mengijinkan keputusasaan memberi kesempatan bagi kita untuk terus mendesak dibanding sebelumnya. Jika ini situasi anda saat ini, inilah kesempatan yg tepat utk mempertajam penglihatan ilahi anda.

Saya yakin kemenangan terbesar kita menanti di depan kita. Inilah musim dimana kita dapat terus  mendesak mendapati Allah setiap hari, mendengar suaraNya, dan melihat dgn mata Roh Kudus. Setiap hari layak mendapat suatu permulaan yang segar bersama Allah. Tidakkah anda sepakat? Kuatkanlah hatimu. Allah selalu setia – tak peduli apapun keadaan yang terjadi di alam nyata.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

2 Responses to Sandie Freed: “Mengembangkan Penglihatan Supranatural Bagi Musim Sekarang dan Hari-hari Mendatang” (Sep 23, 2009)

  1. tin says:

    Thx 4 sharing. Bakal sering2 visit ni. Gbu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s