Robert Ricciardelli: “Doa Mendasar Di Hadapan Krisis Atau Berkat” (Aug 9, 2009)


Hidup oleh karena Roh Tuhan adalah sesuatu yang harus kita semua capai dalam hidup sehari-hari. Bagaimana kita melakukan hal ini jelas adalah tantangan. Yesus menghidupi kehidupan doa, dan saat Ia membutuhkan waktu doa, Ia akan menyuruh orang banyak perdi dan juga, sumber potensial, agar Ia dapat bersekutu dengan BapaNya. Sebagai hasilnya, Ia tidak akan melangkah, berbicara, atau melakukan apapun yang tidak diminta BapaNya untuk Ia lakukan.

Saat saya berpikir tentang doa & seberapa sering kita datang kepada Bapa saat krisis terjadi, saya bersyukur bahwa Bapa terkasih kita selalu mendengar seruan kita. Saya juga diingatkan bahwa doa adalah cara bagi kita utk berhubungan denganNya, dgn sifatNya, dan sbg sarana agar damai sejahtera dan sukacitaNya mengalir di dalam kita. RohNya tidak pernah meninggalkan kita, namun kita harus berpartisipasi dan terlibat denganNya agar kehadiranNya ternyata dalam hidup kita melalui kuasa. Hal ini paling sering terjadi melalui doa dan menghabiskan waktu denganNya.

Berdoa, Berbicara, Mendengarkan

Saya juga ingin membuat perbedaan antara berdoa dan berbicara atau mendengarkan Tuhan. Doa adalah waktu yg difokuskan, berbicara & mendengarkan Bapa seharusnya adalah suatu aktivitas yang berkelanjutan atau aktivitas tak terbatas. Ketika kita sedang berbicara dgn seseorang, sebaiknya kita bertanya pada Tuhan, “Bapa, apa yang Engkau ingin aku dengarkan?” dan “Bapa, respon apa yang Engkau inginkan dariku?” Saat kita secara sadar melakukan ini, Tuhan akan melakukan hal-hal luar biasa, dan anda akan melihat bahwa anda kini memberi Allah kemuliaan di lebih banyak lagi percakapan dan melepaskan kasihNya yang berkelimpahan bagi orang lain.

Ketika doa menjadi dasar & kita mengijinkan kehendakNya menggantikan kehendak kita, aktivitas harian kita akan berbeda. Saya mulai melihat seperti apa yang dilihatNya, saya mendengar suaraNya dgn lebih jelas, dan saya mulai meresponi kesuksesan dan tantangan bagi kemuliaan Tuhan, Bapa kita. Saya juga menyadari bahwa waktu doa bagi saya ialah menghilangkan segala sesuatu agar saya dapat mendengarNya. Saya membuat permohonan saya di hadapanNya, namun yang lebih penting lagi, adalah saya mendengar kehendakNya untuk menjadi kenyataan bagi saya dan bagi orang lain menurut kehendak dan rancanganNya.

Kutipan tentang Doa

Di bawah ini ialah beberapa kutipan yg akan mendorong anda untuk mengejar doa dgn cara-cara yg meningkat dan lihatlah bagaimana Bapa melakukan hal-hal yg hanya bisa dilakukan olehNya.

“Doa adalah latihan untuk mendatangkan kasih karunia Tuhan.” – Oswald Chambers

“Apa yang dilakukan oleh seseorang kala berlutut di hadapan Tuhan, itulah ia yang sebenarnya, dan tiada lagi yang lain.” – Robert Murray M’Cheyne

“Malaikat menjemput Petrus keluar dari penjaran, namun sebenarnya doalah yang menjemput malaikat.” – Thomas Watson

“Doa bukan monolog, tetapi dialog; suara Tuhan bukanlah bagian terpenting. Mendengarkan suara Tuhan adalah rahasia kepastian bahwa Ia akan mendengar suara saya.” – Andrew Murray

“Doa adalah penyerahan – penyerahan terhadap kehendak Tuhan dan bekerjasama dengan kehendakNya. Jika saya melemparkan kaitan perahu, tertambat dan menariknya, sayakah yang menarik tepian laut mendekat, atau saya sendiri yang mendekatkan diri? Doa bukanlah menarik Tuhan untuk menjawab kehendak saya, tapi menyelaraskan kehendak saya dengan kehendak Tuhan.” – Eli Stanley Jones

“Allah dapat mengetahui perasaan dari doa seseorang yang terdesak.”—Richard Sibbes

“Seringkali saya digerakkan untuk berlutut & berdoa di tengah keyakinan tak ada lagi tempat untuk saya tuju. Kebijakansanaan saya sendiri Nampak tak cukup bagi saya menjalani hari.” – Abraham Lincoln

“Anda dapat melakukan banyak hal selain berdoa, setelah anda selesai berdoa, namun anda tak dapat melakukan apapun sampai anda berdoa.”­ – John Bunyan, penulis The Pilgrim’s Progress

“Doa bukanlah menarik Tuhan untuk menjawab kehendak kita, namun menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Tuhan.” Kiranya kita semua berdoa seperti yang belum pernah kita lakukan sebelumnya di tengah-tengah krisis maupun berkat dan mulai menyiapkan meja bagi mujizat-mujizatNya untuk hadir di dalam hidup kita dan hidup orang lain, dalam nama Yesus.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Teaching in Holy Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s