JoAnn McFatter: “Berjalan Di Dalam Roh dengan Karakter dan Keunggulan” (Aug 6, 2009)


Mengetahui Roh Tuhan akan pertama-tama & terutama yang menentukan kemampuan kita untuk berjalan di dalam Roh. Menjadi terbiasa dengan merenungkan Firman Tuhan dan persekutuan akan memampukan kita untuk menjadi semakin lebih & lebih lagi menjadi satu denganNya ketika kita menjadi terbiasa dgn jalan-jalanNya, suaraNya & caraNya bergerak di dalam & melalui kita.

Semakin kita meraih pengertian bagaimana membangun manusia roh kita di dalamNya, kita akan semakin menyerupai RohNya dengan semakin seringnya kita merenungkanNya, menyembah, berbahasa roh, dan mempelajari Firman Tuhan. Menjadi semakin serupanya pikiran kita dengan pikiranNya hanya akan dapat terjadi saat kita membiasakan diri kita dengan siapa Dia sebenarnya dan bagaimana Ia menunjukkan diriNya kepada kita melalui isi Alkitab dan interaksiNya dengan umat manusia di sepanjang sejarah.

Saat mempelajari Roh Tuhan, akan kita temui bahwa ketika RohNya turun atas seseorang, mereka akan melakukan hal-hal yang tidak dapat mereka lakukan dengan kekuatan mereka sendiri. Malaikat berbicara kepada Zakharia dengan indahnya.

Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: ‘Bukan dgn keperkasaan&bkn dgn kekuatan, melainkan dgn RohKu,’ firman Tuhan semesta alam.” – Zak. 4:6

Dan, tidak menjadi masalah karunia apa yang mereka miliki, hal ini akan melampaui dari apa yang dapat mereka lakukan sendiri. Lihatlah berbagai jenis orang yang dipenuhi Roh Tuhan dan hasilnya, kita melihatNya tidak pernah pilih kasih, dari Gideon ke Yehezkiel ke Daud menuju Yesus. Daftar ini panjang, namun saya akan menyebutkan beberapa orang secara khusus.

Roh Tuhan

Dikatakan tentang Bezaleel bin Uri, seorang seniman yang membangun Kemah Pertemuan:

Dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga; untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan. – Kel. 31:3-5

Ayat berikut membicarakan setiap seniman yang dikaruniakan hikmat – suatu aspek tertentu dari Roh Tuhan yang terdapat dalam Yes. 11 yang memampukan mereka untuk melakukan melampaui kreativitas dan keahlian yang dapat mereka lakukan sendiri.

Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat & pengertian, roh nasihat & keperkasaan, roh pengenalan & takut akan TUHAN; ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dgn sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata org.– Yes.11:2-3

Alkitab berbicara tentang Roh Turun yang turun atas Musa juga diimpartasikan ke 70 orang pemimpinnya. Hal ini berbicara tentang kemampuan untuk memimpin, yang dengan jelas menunjukkan bahwa ke-70 orang ini belum pernah dipenuhi dengan Roh Tuhan sebelumnya.

‘Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi. Masih ada dua orang tinggal di tempat perkemahan; yang seorang bernama Eldad, yang lain bernama Medad. Ketika Roh itu hinggap pada mereka — mereka itu termasuk orang-orang yang dicatat, tetapi tidak turut pergi ke kemah — maka kepenuhanlah mereka seperti nabi di tempat perkemahan. – Bil. 11: 25-26

Ini merupakan suatu keadaan yang membuktikan bahwa Roh Tuhan tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Dua orang disebut tidak turut pergi ke kemah dengan apapun alasannya, namun Roh Tuhan tetap turun atas mereka dengan cara yang sama. Saya yakin bahwa hal ini membuktikan bahwa Roh Tuhan tidak saja melampaui batas-batas fisik yang kita tetapkan, namun juga menunjukkan bahwa apa yang dilepaskan “dalam awan” atau dalam kemah, dapat juga berarti dalam tempat kerja kita. Apa yang dilepaskan akan sama dengan apa yang dihasilkan oleh Roh.

Dengan jelas Roh yang turun atas mereka merupakan suatu impartasi khusus – kepemimpinan. Namun hal ini tidak menjadikan mereka sempurna di dalam motivasi mereka. Kedongkolan mereka, atas cara kerja Roh, dengan jelas ditunjukkan melalui reaksemi mereka terhadap dua orang yang menerima bagian yang sama meski mereka “tidak ada di pertemuan.” Itulah sebabnya penting untuk mengijinkan Allah membawa kita melalui proses mematikan diri sendiri dan dimampukan untuk menjadi sempurnya sepertiNya. Seseorang yang diurapi oleh Roh Tuhan tidak menjamin bahwa orang tersebut memiliki karakter yang dibutuhkan untuk membawa urapan. Kita harus melakukan bagian kita dengan berserah diri padaNya.

“Berjalan” Di Dalam Roh

Berjalan di dalam Roh lebih dari sekedar bergerak dengan tanda & kuasa ajaib, kepemimpinan, mujizat, karunia, nubuat, dll. Hal ini tidak terkait dgn “apa yang kita lakukan”, namun lebih kepada “siapa kita sebenarnya.” Pada akhirnya kita akan tiba pada suatu pengertian bahwa berjalan di dalam Roh berarti menyelaraskan hati kita dengan kemampuan yang kita miliki. Berjalan di dalam Roh adalah suatu hal yang tidak biasa di dalam Gereja, suatu seni yang hilang, tentunya. Yang saya sukai ialah bahwa saya yakin kini kita berada di suatu persimpangan di dalam pengenalan kita akan apa yang kita butuhkan untuk mengambil sikap di hadapan Tuhan untuk membawa apa yang hendak Ia curahkan atas diri kita.

Saya mendorong anda untuk mempelajari orang-orang yang di dalam Alkitab disebut dengan dipenuhi Roh. Hal ini berkaitan dengan pencurahan Roh yang akan segera tiba waktunya. Saya secara khusus menekankan pada Daniel.

“Yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim.” (Dan. 1:4).

Kita tahu bagaimana kisah ini berlanjut. Daniel dan ke-3 rekannya mendengar hal-hal yang dari Tuhan dan berani melangkah, yaitu berjalan di dalam Roh. Alkitab berkata bahwa Daniel mendapat perkenanan saat diuji oleh raja. Saya yakin bahwa perkenanan menyertai kita saat kita menaati suara Roh Tuhan.

Singkat cerita, “Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.” (Daniel 1:17).

Yang menjadi penekanan saya adalah frase “Allah memberikan” dari segala sesuatu yang mereka miliki. Bukan dengan keperkasaan & bukan dengan kekuatan, namun oleh karena Roh Tuhan merek diberkati. Sementara orang lain mengikuti pola pikir manusia, mereka mengikuti hikmat Roh dan Alkitab mencatat bahwa mereka 10x lebih baik dibanding yang lain (ay. 20). Tidak hanya itu, mereka menantang hukum fisika saat dilemparkan ke dalam tungku api. Mereka memiliki tubuh, jiwa & roh yang unggul, sehingga mereka bergerak di dalam apa yang ktia sebut dengan “supranatural.” Saya yakin ini adalah hasil alami dari berjalan di dalam Roh.

Sebagai hasilnya, Daniel memiliki hal-hal sebagai berikut. Ia adalah contoh tertinggi dari seseorang yang berjalan di dalam Roh dimana ia memiliki semuanya – tubuh, jiwa dan roh.

“Sebab dalam kerajaan tuanku ada seorang yg penuh dengan roh para dewa yg kudus! Dalam zaman ayah tuanku ada terdapat pada orang itu kecerahan, akal budi dan hikmat yg seperti hikmat para dewa. Ia telah diangkat oleh raja Nebukadnezar, ayah tuanku menjadi kepala orang-orang berilmu, para ahli jampi, para Kasdim dan para ahli nujum, karena pada orang itu terdapat roh yg luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yg tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yg dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!” – Dan. 5:11-12

Tak peduli apapun keadaan anda saat ini, memilih untuk berjalan di dalam Roh akan membawa peningkatan di alam nyata sementara anda turut ikut ambil bagian dalam kesenangan bergerak bersama Roh. Allah selalu menginginkan 2 dunia untuk saling mendukung satu dengan yang lain, & saya yakin Ia menciptakan kita agar kita dapat bekerja di kedua dunia ini. Inilah undangan dan tantangan yg ada di depan kita. Hal ini berlaku bagi kita semua, baik kita yang mengasuh anak di rumah, bekerja di lab, bersaksi di jalan, atau menciptakan karya seni yang akan dilihat dunia.

Pada akhirnya, orang banyak tidak akan terpesona oleh keperkasaan dan kekuatan, MELAINKAN oleh Roh Tuhan!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

One Response to JoAnn McFatter: “Berjalan Di Dalam Roh dengan Karakter dan Keunggulan” (Aug 6, 2009)

  1. Ageng says:

    Wah luar biasa Roh Tuhan.Aku minta pengajaran2 n kesaksiannya lg.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s