Doug Addison: “Ketetapan-Ketetapan yang Turun Dari Surga” (Jul 29, 2009)


April yang lalu, saya berbicara di telepon dengan Bob Jones yang mengatakan ia dibawa ke surga dan melihat “kitab-kitab yang berkaitan dengan destiny orang banyak sedang disusun ulang.” Tak lama, saya berbicara dengan Larry Randolph yang berkata bahwa ia melihat sidang Surgawi, dan terdapat hal-hal tentang masa depan kita yang masih belum ditetapkan.

Hal ini menjelaskan mengapa saat ini begitu banyak orang merasa “kecewa dan bimbang.” Dalam hidup saya, saya mengetahui arah yang Allah ingin saya tuju, namun langkah-langkah spesifik bagi musim yang baru ini belum dijelaskan. Saat ini kita berada di masa transisi dimana hal-hal yang biasa kita lakukan tidaklah seefektif dulu. Kini kita hidup di dalam suatu paradoks dimana hal-hal yang lama tidak bekerja dengan baik sementara hal-hal yang baru belum sepenuhnya terungkap.

Mengerti kehendak Tuhan bagi hidup kita terkadang jauh lebih mudah dibanding mengerti pewaktuanNya. Cara yang paling mudah dimana Allah menyingkapkan kehendakNya adalah melalui perintah tertulisnya. Di tahun 1988, Allah berbicara tentang hidup saya kepada saya melalui Yes. 61:1-2, dengan berkata pada saya bahwa destiny saya adalah untuk menyampaikan kabar baik dan melepaskan orang-orang dari kegelapan. Meski saya mulai mempersiapkan diri saya dengan segera, waktu aktual untuk memasuki pelayanan sepenuh waktu tidak terjadi hingga sepuluh tahun berikutnya.

Allah juga akan mengungkapkan destinyNya bagi kita melalui janji, mimpi, penglihatan, nubuatan dan pengalaman rohani. Banyak orang memiliki janji-janji ini namun menghadapi kesulitan dalam menghadapi pewaktuan dan detail-detail dari perkataan-perkataan profetik yang mereka terima. Jika anda menerima perkataan-perkataan ini yang telah diucapkan atas hidup anda belum terjadi, maka berdoalah dan mintalah Allah untuk menunjukkan pada anda janji-janji yang seharusnya menjadi fokus anda dan janji-janji mana yang tidak lagi valid berdasarkan situasi anda.

Nubuatan dapat bersifat subyektif dan hal ini menuntut kita untuk mendengarkan Tuhan dan meminta hikmat dari orang lain untuk menentukan langkah-langkah anda. Tuhan akan selalu menegaskan perkataan-perkataan petunjukNya melalui beberapa hal-hal yang berbeda agar anda tidak harus membuat satu keputusan besar berdasarkan satu perkataan profetik.

Suatu Ketetapan Dari Surga

Pada 29 Juni 2009 sementara berdoa, saya mengalami peristiwa “Surga Terbuka” yang luar biasa di rumah saya. Tiba-tiba saya seperti memiliki hubungan langsung dengan Tuhan, dan saya mengetahui isi hatiNya, hal-hal apa untuk didoakan dan bagaimana berdoa. Hal ini berlangsung sekitar 30 menit, lalu intensitasnya menurun. Selama itu, saya diingatkan akan banyak janji yang telah Tuhan buat bagi saya dan saya merasakan suatu kekuatan dan otoritas baru untuk berbicara dan memerintahkan agar janji-janji ini menjadi nyata.

Beberapa jam kemudian saya mengalami suatu lawatan yang tak terduga. Tiba-tiba selembar kertas muncul di udara, jatuh ke lantai dan menghilang. Terjadinya begitu cepat sehingga saya tak sempat meraihnya. Hal ini sangat nyata dan berwujud suatu perkamen dengan hiasan emas atau perunggu. Saya tak mampu melihat tulisan yang ada, karena dalam sekejap menghilang.

Allah berkata kepada saya bahwa kertas tersebut adalah suatu “ketetapan dari Surga” yang terkait dengan doa-doa yang telah saya naikkan. Ia berkata bahwa doa-doa saya telah didengar dan bahwa Ia telah mengeluarkan perintah-perintah untuk melaksanakan semuanya.

Mzm. 2:7-8, Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.”

Ketetapan-ketetapan dari Surga kini turun atas umat Tuhan yang mempertahankan milik pusaka mereka. Terjadi suatu keseimbangan antara kitab-kitab di Surga dan mereka yang telah dirampok oleh musuh kini akan menerima balasannya. Mereka yang telah merampok dan menekan orang-orang ini juga akan menerima balasannya. Dimana ada ketidakadilan, Allah menghadirkan keadilan. Musuh tidak ingin kita melihat hal ini agar situasi yang kita alami tampak berlawanan sama sekali. Kita harus terus maju untuk mendapati Tuhan dan mengklaim semua hal yang telah Tuhan tetapkan bagi kita saat ini juga.

Terus Mendesak Maju Dan Meraih Kembali Kerugian-kerugian Kita

Menariknya, pengalaman ini terjadi pada Perayaan Rasul Petrus dan Paulus untuk menghormati para Martir Gereja. Kemartiran ini adalah suatu ketidakadilan besar. Musuh telah menyerang dan merampok destiny umat Kristen. Baik di bidang keuangan, kesehatan, pernikahan, hubungan, pelayanan, bisnis dan emosi. Ini saatnya untuk berkata, “Cukup!”

Tahun Kemenangan yang dimulai 15 Sept 2008 kemarin, ialah hari kebangkrutan perusahaan terbesar dalam sejarah AS. Kini kita berada di bulan-bulan terakhir dari suatu pencurahan rohani dari Surga. Terjadi suatu goncangan di alam nyata yang menyimbolkan hal yang sama di alam roh. Mulai saat ini hingga Sept 2009, adalah waktu untuk terus mendesak maju dan meraih kembali kerugian-kerugian kita.

Kini kita berada di satu masa strategis seperti yang dialami oleh Daud dalam 1 Sam. 30. Daud memiliki suatu janji profetik untuk menjadi raja dan diurapi oleh Samuel, namun waktu baginya belum tiba. Raja Saul mencoba membunuhnya, musuh datang dan mencuri miliknya, keluarganya dan membakar kota mereka hingga runtuh. Daud sangat tertekan, namun ia menguatkan hatinya kepada Tuhan. Mereka menerima kembali segalanya, dan pada titik ini semua berubah, karena Daud beralih dari pelarian menuju suatu tempat pemerintahan dan penuh otoritas.

Hanya karena Tuhan menentukan bahwa Daud akan menjadi raja, tidak berarti hal ini akan terjadi secara otomatis. Daud harus bangkit dan berperang melawan semua rintangan. Banyak orang di masa kini tidak memahami hal ini dan hanya duduk menanti Tuhan melakukan semua hal bagi mereka. Inilah waktu untuk menguatkan hari kita kepada Tuhan dan tidak menjadi mundur. Inilah waktu untuk tidak lagi mempercayai kebohongan musuh, namun memegang teguh satu-satunya hal nyata dalam hidup kita, yaitu Firman dan kehendak Tuhan atas hidup kita. Inilah waktu untuk meraihnya! Ini sungguh suatu masa yang menarik untuk hidup!

Kami melihat ada suatu perubahan sekejap dalam pelayanan kami saat kami mendoakan hal-hal berikut ini setiap harinya:

• Allah menyingkap janji-janji apa bagi “masa kini” dan “kemudian” (pewaktuan).

• Menunjukkan kepada kita apa yang musuh tidak ingin kita lihat (ketajaman).

• Tuhan, ijinkan kami terlihat seperti caraMu melihat kami, bukan seperti apa yang diinginkan musuh terlihat dari kami (perkenanan).

• Memulihkan dan melepaskan apa yang telah tercuri dan menahan musuh (keadilan).

• Tunjukkan pada kami bagaimana caranya bertindak (hikmat).

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s