Prophetic Words for 2009 By R. Loren Sandford (Jan 13, 2009, www.charismamag.com)


………………………………………..……………….

Kekuatan Amerika dalam berhadapan dengan negara-negara lain akan berkurang di hari-hari mendatang. Perekonomian dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi negara-negara lain yang jauh lebih kuat di dunia akan membuat AS semakin sulit untuk berperan sebagai polisi dunia seperti dahulu. AS akan didesak untuk berada di posisi yang lebih rendah hati dan mulai bekerjasama dengan negara-negara lain untuk menuntaskan apa yang perlu dituntaskan. Suatu perubahan sikap dan karakter bangsa dibutuhkan dan diharapkan dari AS. Sikap yang lebih rendah hati ini dapat bertindak bagi penginjilan AS di negara-negara baru untuk menembus ke budaya-budaya yang sebelumnya tertutup.

Penghakiman akan turun bagi bangsa-bangsa yang mendukung Islam radikal dan hukum syariahnya. Pertama, Tuhan memberitahu saya beberapa waktu lalu bahwa Islam akan runtuh karena sikap ketiadaan kasihnya, tidak memiliki konsep nyata akan kasih Bapa. Penghakiman terhadap Islam akan turun sebagian dalam bentuk berkurangnya kekayaan. Hal ini akan terungkap saat suatu revolusi terjadi di bidang transportasi yang akan merubah kita keluar dari budaya dan ekonomi yang didominasi oleh minyak. Bentuk energi lain akan menggantikan minyak yang sebelumnya berguna sebagai bahan bakar utama. [Tren ini] telah dimulai dan akan memuncak di tahun 2009 dan tahun-tahun mendatang. Suatu perekonomian baru akan dilahirkan – dan saya sungguh bergairah karenanya. Inilah bagian besar dari angin perubahan yang akan kita saksikan.

9 tahun lalu saya telah bernubuat bahwa gereja-gereja maha besar akan berakhir kosong di AS, itulah suatu perubahan besar yang terjadi bahwa Tuhan akan mengambil domba-dombaNya dari para gembala yang tidak membawa mereka kepada hal-hal Roh dan Firman Tuhan dan bahwa Ia akan memberikan domba-domba ini kepada para gembala yang bersedia melakukannya.

[Pada artikel bulan Januari di majalah Charisma, editor eksekutif Lee Grady] menulis artikel pembukaan berjudul “Penghancuran Kudus.” Ia melaporkan bahwa 3 gereja besar telah runtuh. Ini hanyalah contoh dari tren yang akan semakin meluas….Penghakiman telah dimulai dari rumah Tuhan. Tuhan memanggil kita untuk naik ke tingkat baru untuk mencari dan menjadi serupa denganNya. Kita dipanggil naik lebih tinggi ke dalam hak lahir kita yang sesungguhnya.

“Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan — dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga” (Ef. 2:4-6).

Sungguh hak istimewa yang luar biasa – dan tidakkah sekarang waktu bagi kita untuk meraihnya?

Tahun 1999 adalah tahun dimana Tuhan berbicara kepada saya perihal kegerakan Tuhan di milennium baru, yaitu “musim 10.” Saat itu saya tidak tahu apa arti frase ini. Karenanya, Tuhan mengingatkan saya untuk membaca 10 bab di setiap kitab Perjanjian baru yang memiliki 10 bab.

Tiap bab dari ke-10 bab ini berisi suatu tema atau pernyataan yang kuat akan beberapa segi umat Tuhan yang diutus untuk menuai jiwa-jiwa, atau orang-orang yang dikumpulkan dari latar belakang yang berbeda. Kini kita memasuki musim 10. Kini…Tuhan menegaskan pada saya kondisi milennium baru bagi orang-orang percaya seperti anda dan saya. Saat dekade pertama bergerak, hal-hal ini akan mulai berakar dan bertumbuh di seluruh dunia. Telah terjadi ledakan penginjilan dan kesembuhan profetik. Bahkan negara-negara tertutup telah dimasuki oleh Injil.

Melihat semua ini, inilah beberapa prinsip yang harus dijalani di hari-hari mendatang – panggilan profetik dari Surga.

Tahun-tahun terakhir ini telah menjadi waktu bagi pembersihan, perbaikan fondasi dan pembelajaran. Tuhan dengan lembut memasuki area-area dosa dan disfungsi yang terjadi dalam hidup kita dan mengajar kita cara menghadapi mereka melalui bala pelayanNya yang mengajar perubahan dan keseluruhan dari pusat diri kita. Kita telah melihat perubahan besar yang terjadi dalam hidup kita. Setiap hati harus datang untuk bertobat. Kepahitan yang berkepanjangan harus berakhir. Pernikahan harus dipulihkan. Yang lemah harus bertambah kuat.

Banyak dari kita yang sebenarnya menyadari tujuan dari semua kesembuhan di atas, dan mereka yang mampu mengubah diri dari budaya yang berorientasi pada diri sendiri [sedang dipersiapkan] untuk menjangkau keluar dan hidup di luar dari diri sendiri demi kepentingan Kerajaan Allah.

Di masa-masa sekarang, kita telah sangat diberkati namun tidak bertanggung jawab karenanya. Kita diundang untuk duduk dekat dengan Bapa dan menerima semuanya dengan rendah hati. Sekaranglah waktunya bagi penyingkapan kasih Bapa. Sekaranglah musim bagi kita untuk penyegaran, kesembuhan, penyesuaian, dan kembali berfokus pada hidup kita.

Kini kita berada di suatu tempat terjadinya perubahan di dalam musim-musim. Jika kita diberkati namun tidak bertanggung jawab atasnya di tahun-tahun yang lalu, maka kini kita diberkati untuk bertanggung jawab atasnya. Kita telah lulus. Dewasalah! Sekaranglah saat untuk mulai mendatangi destiny yang telah disiapkan, dijanjikan dan dinubuatkan atas kita.

Destiny dan janji, Lapis Pertama: Karena proses pertumbuhan yang telah kita jalani, Tuhan akan melepaskan perkenanan atas kita yang belum pernah kita lihat sebelumnya jika kita mau mengenali karunia-karunia yang telah diberikan kepada kita dan berjalan bersama karunia itu.

Ia mengasihi kita karena itulah inti dari anugerah, tapi dipercaya untuk menggunakan kuasa yang sesungguhnya adalah hal lain. Saat anak-anak saya masih bayi, saya memeluk dan mencintai mereka, tapi tidak berarti saya memberi mereka senjata di hari Natal atau akses atas kartu kredit.

Untuk dipercayai atas kuasa yang sesungguhnya menuntut suatu tingkat karakter Yesus yang lebih lagi dalam diri kita. Inilah sebabnya penghakiman mulai turun dan dosa para pemimpin kini terungkap. Tanpa karakter Yesus, tak terelakkan lagi, kita akan sewenang-wenang. Bagi banyak dari kita yang telah berada di dalam pelatihan di tahun-tahun terakhir ini, proses pembentukan karakter telah menjadi fokus hidup kita. Kita hidup di musim persiapan yang diperpanjang.

Sekaranglah waktu untuk mulai bergerak atas buah-buah dari tahun-tahun persiapan kita. Jika kita bersedia, Tuhan akan berkuasa mendatangkan bagi kita banyak orang yang membutuhkan air kehidupan atas kehadiran, rahmat, dan kasih Allah. Mereka akan mendengar perbuatan-perbuatan yang Tuhan lakukan di antara umatNya dan mereka akan mengikuti kita untuk meraih semuanya.

Destiny dan janji, Lapis Dua: Kita telah berada di musim penggenapan profetik dan peluncuran profetik. Apa yang telah Tuhan janjikan akan turun atas kita dan kita akan bergerak dari musim urapan kesegaran dari Allah menuju suatu urapan kuasa yang telah dijanjikanNya.

Dalam Mat. 10 and Luk. 10, Yesus memberikan otoritas kepada murid-muridNya, lalu ke-12 murid, dan ke-70 murid, dan Ia mengutus mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan yang sakit. Banyak mujizat terjadi. Mujizat-mujizat ini dinyatakan kepada dunia, “Kami tidak bermain-main. Ini lebih dari sekedar dalil teologis atau sekumpulan gagasan. Tuhan itu nyata!”

Destiny dan janji, Lapis Tiga: Kita telah memasuki suatu musim peningkatan di dalam profetik itu sendiri, ketika kebanyakan hal yang kita lakukan melalui tindakan dan perkataan kita akan membawa arti dan dampak profetik. Perkataan profetik berguna untuk mencabut dan merobohkan, membangun dan menanam hal-hal yang berasal dari Tuhan (Yer. 1:10). Kita telah dipanggil untuk menjadi gereja yang kehadirannya akan merubuhkan hal-hal yang bukan berasal dari Tuhan dan membangkitkan hal-hal yang berasal dari Tuhan.

Inilah waktu bagi kita yang memiliki urapan profetik untuk membawa hal-hal di atas bagi dunia, marketplace, dan sekitar kita. Ketika orang-orang mendengar perkataan profetik bahwa Allah mengetahui nama, alamat, dan nomor telepon mereka melalui seseorang yang memiliki kasih, maka mereka akan memberi respon. Inilah waktu untuk mengatasi ketakutan kita dan mulai melintasi batas untuk mendekati mereka. Budaya sekitar kita telah siap untuk menerima hal ini.

Destiny dan janji, Lapis Empat: Untuk menikmati hadirat Tuhan secara spontan tanpa maksud lain. Penyembahan akan menuju ke tempat yang belum pernah dituju sebelumnya. Allah akan membawa kita ke dalam penyembahan yang lebih dalam dan lebih dramatis lagi. Yang sudah terjadi, selama penyembahan, orang-orang mengalami jamahan ilahi & disembuhkan secara fisik tanpa intervensi manusia. Saya berharap manifestasi hadirat Tuhan akan lebih banyak terjadi lagi.

Sekaranglah saat seperti yang dikatakan Yesus di dalam Yoh. 4:23-24: “‘Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.'”

Kita akan memerlukan saat-saat seperti ini di sumur penyembahan di tahun-tahun mendatang agar kita tidak haus oleh intensitas hal-hal yang akan Allah berikan kepada kita. Saat-saat di tempat tinggi atau meminum sumur hadiratNya akan menjaga kita tetap sederhana dan murni. Kita harus tetap melekat pada Sumber kita. Saat-saat penyembahan yang murni dan mendalam akan menjaga kita tetap segar dan menerima kuasa di tahun-tahun mendatang yang menggairahkan.

Akhirnya, satu-satunya hal yang bisa menahan musim ini menjadi masa terbaik & gerakan Tuhan yang terhebat dalam hidup kita adalah rasa takut. Ingat, “Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban” (2 Tim. 1:7).

Mat. 6 mengatasi rasa takut kita. Kita memiliki Bapa yang peduli & memelihara kita. Karenanya, kita bebas melangkah di dalam kuasa kerajaan Allah. Menurut anda, mengapa ketika Yesus mengutus ke-12 murid untuk menyembuhkan yang sakit, mengusir roh jahat & membangkitkan orang mati, Ia berkata kepada mereka, “Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya” (Mat. 10:9-10). Tuhanlah yang akan menyediakan. Jangan takut.

Percayalah padaNya di hari-hari yang akan datang. Hari-hari itu dapat menjadi hari-hari terbaik dan paling menggairahkan dalam hidup kita. Kita dilahirkan demi saat seperti saat ini.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s