Jeremy Lopez: “Dari Bangsa-bangsa Di Bumi, Allah Sedang Menyatukan Kelima Jawatan untuk Menjadi Satu Suara” (Jun 10, 09)


Selama 20 tahun terakhir, kita telah melihat bagaimana Tuhan memulihkan jawatan rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar, namun kita belum melihat kuasa dimensi apostolic dilepaskan atau suara profetik yang dapat menahan turunnya hujan. Setiap orang dari kelima jawatan ini telah merentangkan sayap mereka untuk menemukan tempat mereka sebenarnya di gereja lokal dan gereja pada umumnya.

Seperti yang telah kita lihat beberapa tahun terakhir ini, telah timbul “perhatian” pada setiap jawatan. Mereka mencoba menghadirkan definisi jawatan mereka melalui karakter, posisi, dan tingkat otoritas mereka di dalam gereja lokal. Namun Tuhan kini mulai menghadirkan rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar bagi bangsa-bangsa untuk bergabung bersama dan menjadi satu suara. Kesatuan adalah seruan Bapa bagi para pemimpin-pemimpinNya.

Secara Simbolis Tangan Mewakili Kelima Jawatan

Kelima jawatan ibarat jari-jemari yang terulur atas identitas dan validasi. Sulit bagi kita hidup di dunia dimana identitas kita diambil dari kita sejak lahi dan kita dijar hidup menurut “cara dunia” dan bukan “cara Kerajaan.” Seperti jari-jari tangan, mereka harus belajar untuk saling mengimbangi satu dengan yang lain dan bekerja bersama untuk menuntaskan tugas Kerajaan.

Dalam menghadapi “tangan,” kita harus memahami bahasa Allah dan inerpretasi FirmanNya. Contohnya, terhadap kata “kematian,” Kristus menunjuknya pada Luk. 8:40-52 sebagai tidur. Kita harus mengerti bahwa bahasaNya bukanlah bahasa kita. “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN” (Yes. 55:8).

Untuk mengerti tangan, kita harus melihat secara profetik pada tangan yang muncul pada jaman Daniel, yang menulis di dinding istana (Dan. 5:1-5), dan mengerti bahwa Tuhan masih menggunakan tanganNya untuk menulis di dinding hati kita.

Secara simbolis tangan mewakili kelima jawatan: Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, dan Pengajar.

1. Rasul ialah ibu jari, karena hanya jari inilah yang dapat menyentuh jari-jari lainnya, karenanya rasul berfungsi untuk membangun dan membawa keteraturan kepada jawatan yang lain.

2. Nabi ialah jari telunjuk, karena ia mengarahkan, menunjuk, dan menuntun Gereja kemana ia sebaiknya pergi.

3. Penginjil ialah jari tengah, karena ia lebih menonjol dibanding jawatan yang lain dan menjangkau untuk menyelamatkan mereka yang terhilang.

4. Gembala ialah jari manis, karena secara simbolis ia dinikahkan dengan Gereja.

5. Pengajar ialah kelingking, karena ia menyeimbangkan sisa jari lainnya dengan pengajaran Gereja.

Tangan Datang untuk Pemulihan, Otoritas, dan Kesatuan Roh yang Lengkap Kembali

Saat kita mempelajari Mat. 12:13, kita melihat seorang pria dengan tangannya yang lemah datang kepada Kristus untuk disembuhkan pada hari Sabat. “Tangan” ini lemah dan tak dapat terjulur sempurna untuk meraih destiny-nya. Demikian juga rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar yang menjadi lemah karena mereka mencoba bekerja sendiri tanpa perhatian dan dukungan dari “jari-jari” yang lain. Alkitab berkata, “Satu orang dapat mengejar 1000 orang, dan dua orang dapat membuat lari 10,000 orang” dan juga berkata, “Neraca serong adalah kekejian bagi Tuhan.”

Saat salah satu dari kelima jawatan mencoba untuk “bekerja” sendiri, hal ini akan mengakibatkan neraca serong saat itu juga. Tidakkah anda tahu bahwa ibu jari dan kelingking anda memberi keseimbangan bagi tangan anda? Tanpa fungsi dari jari yang lain, tangan anda takkan seimbang! Inilah waktu agar kelumpuhan, radang dan kelemahan enyah dari tangan. Maka kelima jawatan akan mulai memiliki pengertian dan penghargaan antara satu dengan yang lainnya.

Perhatikan, pada Mat. 12:13 dikatakan pria itu disembukan pada hari Sabat. Dalam memahami hari-hari Tuhan, kita harus tahu bahwa Alkitab berkata, “Di hadapan Tuhan satu hari sama  seperti 1000 tahun dan 1000 tahun sama seperti satu hari.” Saat ini telah lebih 6,000 tahun (atau hari ke-6) dari jaman Adam hingga kini, dan kita sedang memasuki hari Tuhan yang ke-7 (hari Sabat). Puji Tuhan! Allah sedang memulihkan kelima jawatan di hariNya yang ketujuh!

Allah Mendorong Kelima Jawatan untuk Menerima Pewahyuan DiriNya yang Lebih Besar Lagi

Secara simbolis, kita melihat tangan Allah (Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Pengajar) turun dengan daya dan kuasa penuh di Hari Sabat Allah, yang kini kita masuki menurut waktu Allah.

Pada Yoh. 20:27, Yesus berkata pada Tomas untuk “Taruhlah jarimu disini dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Secara simbolis, Kristus kini memanggil rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajarNya untuk memasuki “bagian dalam” Allah untuk memahami hal-hal yang mendalam tentang Bapa. Perkara-perkara Allah yang tidak terpahami, yang menunjukkan misteri dan rahasiaNya, sedang memanggil bagian terdalam dari diri manusia.

Sebagai bagian dari lima jawatan, kita harus mengijinkan Allah MahaKudus untuk mengajar dan melatih kita bagaimana membangkitkan Gereja dengan kasih dan anugerah. Rasul akan mulai bekerja sama dengan nabi. Pengajar akan mulai bekerja sama dengan penginjil, dan gembala akan mulai bekerja sama dengan rasul. Inilah rancangan Allah bagi tanganNya, agar kita dapat saling bekerja dengan seia sekata. Seperti Allah yang menulis di atas pasir ketika seorang wanita tertangkap dalam perzinahan, tanganNya terus menulis hingga hari ini, menyingkapkan misteri dan rahasia Allah bagi gereja dan membawa kasih karunia bagi mereka yang telah terjatuh.

Aku Melihat Awan Sebesar Telapak Tangan

1 Raj. 18:44 berkata, “Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: “Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut.”” Tangan yang kita sebut dengan kelima jawatan ini timbul dari laut (jemaat) dan bergerak dalam kuasa, tanda ajaib dan mujizat, namun yang lebih penting lagi, dengan kasih dan integritas. Apakah anda melihatnya? Dapatkah anda melihat rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar bangkit di masa-masa sekarang dengan integritas, bermutu, pengurapan, dan, yang paling penting, buah-buah dalam melayani Kerajaan Allah?

Apa yang terjadi saat anda mengepalkan tangan? Tangan anda menjadi satu untuk berperang! Haleluya! Mzm. 144:1 berkata, “Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang.”

Allah kini melatih rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajarNya untuk berperang di masa kini. Nabi akan menubuatkan perkataan Allah dan rasul akan melahirkan mujizat yang akan menjungkirbalikkan dunia. Gembala akan memberi kita hati seorang Gembala dan penginjil akan menunjukkan kita bahwa “Begitu besar KASIH Allah akan dunia ini.”

Gereja, lihatlah! Tangan Bapa kini terlihat lagi di surga dan sedang menulis di lembaran hati kita!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s