Denny Cline: “Bangkitnya Para Elisa – Apa yang Anda Miliki yang Menjadi Kebutuhan Generasi Yang Akan Datang?” (Jun 2, 2009)


Ingatkah anda akan kisah Elia dan nabi-nabi Baal? Sungguh suatu pertemuan dan konfrontasi kerajaan yang dahsyat. Jelas ini adalah prestasi terbesar Elia dan dianggap sebagai titik puncak pelayanannya. Namun, saat Yohanes Pembaptis tiba sebagai pembuka jalan bagi pelayanan Yesus, dikatakan ia dipenuhi dengan Roh Elia. Apa maksudnya? Yaitu hati bapa-bapa yang berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak yang berbalik pada bapa-bapanya. Hal ini dipandang sebagai inti dari lepasnya pelayanan Yesus Kristus yang mengajar dan menyatakan Kerajaan Surga di bumi.

Usai kemenangan besarnya di Gn. Karmel, Elia mengalami serangan iblis, yang membuatnya lari ketakutan dan putus asa di dalam suatu gua dengan ancaman mati. Ia merasa sendirian dan putus harapan. Namun Tuhan membuka hatinya untuk melihat bahwa pengaruhnya yang terpenting belumlah tiba. Elia lalu pergi membuka empat sekolah nabi, dan khususnya, menjadi mentor seorang muda bernama Elisa. Saya yakin inilah kisah yang mewakili hal penting bagi Gereja – Tubuh Kristus saat ini. Yesus kini menuntun banyak putra dan putri pada kemuliaan seperti yang terdapat dalam Ibr. 2:10, dan Ia melakukannya dengan bekerjasama dengan kaum bapa dan ibu dalam iman yang telah mengalami kemuliaan Allah di generasi masa kini.

Pelayanan Elia dan Pelayanan Elisa

Lebih dari apa yang telah diselesaikan oleh Elia dalam pelayanannya tercurah bagi generasi selanjutnya, dan hal ini telah dicatat oleh sejarah. Demikian juga hal yang sama yang diselesaikan oleh kaum bapa dan ibu di Gereja masa kini akan terjadi dengan mencurahkannya pada generasi selanjutnya – dengan menolong mereka memasuki panggilan mereka dengan hikmat, dukungan, dan hubungan yang penuh kasih.

Di masa dan saat sekarang, kondisi “ketiadaan kaum bapa” yang banyak terjadi telah menjadi kritis bagi Gereja untuk tidak mencerminkan budaya modern masa kini demi hal ini. Maka, inilah beberapa hal yang harus kita pertanyakan:

• Apakah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menolong agar para pemimpin-pemimpin muda muncul dan berhasil?

• Apakah Tubuh Kristus tanggap akan banyaknya pemimpin-pemimpin muda yang telah memasuki panggilan mereka dengan banyak hal besar yang ditawarkan bagi masa kini – tidak hanya bagi masa depan?

• Apakah kita siap untuk menginvestasikan uang dan waktu kita dimana hati kita berada saat ini?

• Apakah kita menyadari apa yang sebenarnya diwakili oleh double portion?

Meski Elia dan Elisa melakukan tanda-tanda ajaib dan mujizat, Elisa lebih berhasil. Lebih jauh lagi, Yehu, anak rohani Elisa, berhasil mengalahkan Izebel – sesuatu yang tak dapat dilakukan sendiri oleh Elia. Saat Elisa muncul, banyak nabi lain yang juga muncul memenuhi panggilan mereka – tidak seperti Elia, yang merasa hanya sendirian (meski faktanya ia tidak sendirian), menunjukkan pada kita kurang terjalinnya hubungan antara Elia dan rekan  sebayanya.

Ini tidak semata-mata karena Elisa menerima jubah Elia dan mulai bergerak dengan kuasa dan pengaruh di bangsanya. Elisa adalah anak rohani Elia yang paling terkenal, dan kita tahu bahwa saat Elia terangkat, Elisa dan banyak nabi lainnya yang menerima mentoring di Gilgal, Betel, Yericho, dan Yordan nampak saling mengenal satu dengan lainnya. Elisa jelas dihormati dan dikenal sebagai seorang pemimpin pada generasinya – bergerak dengan cepat memasuki pelayanan yang membawa kuasa ganda Elisa yang ajaib.

Saya hendak menyamakan pelayanan Elia – Elisa seperti pelayanan Yohanes Pembaptis – Yesus. Dan bukankah pelayanan Yesus yang sebenarnya kita inginkan? Akan selalu ada kebutuhan bagi para pendahulu pelayanan untuk memanggil jemaat naik ke tingkat selanjutnya. Namun, meski kita mengasihi, bersyukur dan menghormati pelayanan orang-orang kudus di masa lalu, kita harus meraih pelayanan Yesus di dalam TubuhNya – di dalam kegenapan karakter dan kuasa penebusan masa kini. Seluruh bumi kini mengerang dan menanti pelayanan jenis ini dalam putra putri Allah.

Kita dapat berbicara segalanya pada generasi berikutnya dan mengatakan akan menjadi apa mereka kelak sampai kita kelelahan, namun hingga kita mendedikasikan diri kita bagi mereka dan menjadi penyebab apa yang mereka hadapi di saat ini (bukan di masa depan), mereka akan terus tertahan– atau seperti yang banyak kita perbuat, melakukannya sendiri. Adalah suatu perjalanan yang lama dan kesepian tanpa adanya kaum bapa dan ibu di Gereja yang benar-benar mengasihi dan berkomitmen untuk menolong anda muncul memenuhi panggilan anda. Saya percaya ini jelas merupakan suatu prioritas masa kini yang mendesak.

Katakan Pada Anak-anak Muda Bahwa “Elia Telah Tiba”

Saya mengalami suatu lawatan ilahi di Jerman saat berada di konferensi Elijahlist Ministries pertama bersama Steve Shultz tahun 2005. Saya dan isteri saya, Ann, sedang bersantai di sela-sela sesi pada Sabtu siang. Ia membaca dan saya mendengar musik penyembahan di kamar kami. Tiba-tiba saya bangkit berdiri, merasa terbangun, dan berkata, “Mengapa engkau membangunkanku?” Jawaban Ann, “Aku tidak membangunkanmu.” Lalu tiba-tiba saya menerima penglihatan dan melihat seorang pria menghampiri saya dan berkata, “Katakan pada anak-anak muda, ‘Elia telah tiba!'” Perkataan ini memenuhi roh saya, membangkitkan sesuatu dalam saya.

Saya tidak tahu apa maksudnya dan bertanya pada Stacey Campbell sore itu. Ia berkata, “Ya, Alkitab berkata bahwa ia sudah tiba, dan ia akan tiba.” Selama beberapa tahun ini saya melihat bagaimana para pria dan wanita muda dengan sungguh-sungguh mencari dan meminta mentoring – hubungan jenis bapa dan ibu dalam Tubuh Kristus. Mereka menginginkan apa yang dimiliki oleh Elisa – hubungan dengan mereka yang telah memiliki pengalaman dalam panggilan mereka yang bersedia menolong mengangkat mereka memenuhi panggilan mereka. Mereka menghormati dan menginginkan pengalaman seperti milik bapa dan ibu rohani.

Mereka pun ingin melakukan melampaui apa yang telah kita lalui – namun enggan tanpa adanya jaring pengaman. Inilah kualitas hati yang luar biasa dari para pemimpin muda ini – tidak hanya karena karunia dahsyat yang mereka miliki. Satu pesan terparah yang pernah saya temui adalah, “Kami Menyia-nyiakan Warisan Anak-anak Kami!” Betapa tidak alkitabiah dan tragisnya. Orangtua ada untuk membangun dasar bagi anak mereka – bukan menghindari mereka.

Kamu Telah Menerimanya Dengan Cuma-cuma, Karena Itu Berikanlah Pula Dengan Cuma-cuma

Doa saya bagi tahun ini dan tahun-tahun mendatang adalah: Kiranya para bapa dan ibu rohani akan mengenali pemimpin-pemimpin muda yang muncul di Tubuh Kristus dan menjangkau mereka seperti yang dilakukan Elia kepada Elisa.

Elia berkomitmen untuk menolong membangkitkan Elisa menuju panggilannya, dan Elisa tetap melekat kepada Elia selama ia dapat – mengabdi, bertumbuh, dan melayani bersama Elia – dan kemudian menerima porsi ganda. Inilah waktu bagi generasi selanjutnya untuk bangkit dan mulai memasuki tanah pusaka mereka. Jika kita melakukannya dengan benar, maka kemungkinan mereka akan melakukan hal yang sama bagi generasi berikutnya. Sayang, Elisa tidak melakukannya. Hasil dari pengurapannya masuk bersamanya dalam kubur, bukannya diimpartasikan ke generasi selanjutnya. Setiap generasi memiliki panggilan dan pengurapannya sendiri – namun generasi selanjutnya membutuhkan apa yang dimiliki oleh generasi sebelumnya.

Apa yang anda miliki yang menjadi kebutuhan generasi selanjutnya? Apakah hikmat dalam berbisnis, jubah profetik, karunia penyembahan atau pengertian yang mendalam akan Kerajaan, dll? Apapun itu, berikanlah dan pastikan hal itu akan berlipatganda sampai kita menerima kegenapan Yesus di dalam TubuhNya.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s