Kathi Pelton: “Ada Pribadi Keempat Di Dalam Api” (May 30, 2009)


Pernahkah anda merasa seperti berada di dalam perapian yang menyala-nyala hari-hari ini? Ketahuilah bahwa anda tidak sendiri, karena ada Pribadi Keempat di dalam perapian anda!

“Sesudah itu Nebukadnezar memerintahkan dalam marahnya dan geramnya untuk membawa Sadrakh, Mesakh dan Abednego menghadap. Setelah orang-orang itu dibawa menghadap raja, berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: “Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu? Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?” Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: “Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa. Kepada beberapa orang yang sangat kuat dari tentaranya dititahkannya untuk mengikat Sadrakh, Mesakh dan Abednego dan mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala itu. Lalu diikatlah ketiga orang itu, dengan jubah, celana, topi dan pakaian-pakaian mereka yang lain, dan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Karena titah raja itu keras, dipanaskanlah perapian itu dengan luar biasa, sehingga nyala api itu membakar mati orang-orang yang mengangkat Sadrakh, Mesakh dan Abednego itu ke atas. Tetapi ketiga orang itu, yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego, jatuh ke dalam perapian yang menyala-nyala itu dengan terikat. Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: “Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?” Jawab mereka kepada raja: “Benar, ya raja!” Katanya: “Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!” Lalu Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang bernyala-nyala itu; berkatalah ia: “Sadrakh, Mesakh dan Abednego, hamba-hamba Allah yang maha tinggi, keluarlah dan datanglah ke mari!” Lalu keluarlah Sadrakh, Mesakh dan Abednego dari api itu. Dan para wakil raja, para penguasa, para bupati dan para menteri raja datang berkumpul; mereka melihat, bahwa tubuh orang-orang ini tidak mempan oleh api itu, bahwa rambut di kepala mereka tidak hangus, jubah mereka tidak berubah apa-apa, bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka.”—Daniel 3:13-27

Alihkan Mata Anda Dari Nyala Api

Dapatkah anda melihat Pribadi Keempat di dalam perapian anda atau anda hanya dapat melihat nyala api? Mata jasmani kita akan berfokus pada nyala api (keadaan) di sekitar kita, namun jika anda melihat dengan mata rohani, anda akan melihat bahwa Yesus ada di sana menyertai anda. Meski Tuhan tidak menghindarkan kita dari nyala api, api ini tidak memiliki kuasa atas kita.

Inilah waktu bagi anda untuk menatap Pembebas anda. Meski musuh diijinkan untuk menaikkan panas dalam hidup anda, Allah sepenuhnya berniat untuk membebaskan anda dan menunjukkan kepada banyak orang bahwa Ia tidak akan pernah meninggalkan anda.

Kesaksian dari Perapian

Tuhan tidak hanya membangun tingkat iman dan kepercayaan yang lebih tinggi bagi umatNya, namun Ia juga menunjukkan kasih setia dan kuasaNya bagi semua orang yang memperhatikan umatNya. Saya sering menerima ratusan surat setiap bulan dari setiap orang di dunia yang menceritakan kepada saya bahwa mereka sering menerima mujizat di tengah masalah mereka. Ketahuilah, Allah sungguh hadir di tengah-tengah kita!

Kesaksian yang muncul di musim ini yang dialami oleh Tubuh Kristus akan mengubah hidup banyak orang. Mereka akan membawa si Boros kembali pulang ke rumah, mereka akan membawa yang terhilang bagi Kristus, dan mereka akan membawa pengharapan bagi yang tiada harapan – dan akan memperbarui iman bagi yang tidak percaya. Iman yang dibangun atas umat Tuhan akan membuka jalan bagi mujizat yang tidak pernah dilihat sebelumnya oleh generasi kita. Inilah musim para pemenang! Kesaksian dalam mengatasi masalah akan terdengar di seluruh dunia. Kita akan mendengar bagaimana Tuhan hadir di tengah pencobaan berat yang dihadapi banyak orang kini. Ingat apa yang terjadi dengan Raja Nebukadnezar setealah Sadrakh, Mesakh dan Abednego keluar dari perapian? Teruslah membaca…

“Berkatalah Nebukadnezar: “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka. Sebab itu aku mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa, suku bangsa atau bahasa mana pun ia, yang mengucapkan penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego, akan dipenggal-penggal dan rumahnya akan dirobohkan menjadi timbunan puing, karena tidak ada allah lain yang dapat melepaskan secara demikian itu.” —Daniel 3:28-29

Orang yang tidak beriman dan bahkan raja pun datang menyembah kepada Allah! Takut akan Allah menjadi lebih besar dan nyata ketimbang takut akan nyala api. Sungguh tak ada tuhan yang dapat membebaskan kita selain Tuhan kita yang dapat melakukan segala hal.

Para Malaikat Sedang Berperang Bagi Anda

Suatu hari saat saya sedang menikmati hadirat Allah, saya mendapat pengalaman yang intim dan luar biasa. Saya dibawa ke suatu tempat yang indah dan damai (padang rumput yang hijau dan air yang tenang). Lalu Allah mulai mengajar saya dengan sangat lemah lembut. Ia meyakinkan dan menenangkan saya dengan cara yang hanya bisa dilakukan olehNya. Ia memeluk saya seperti seorang ibu memeluk anaknya. Saya tak pernah mengalami ini sebelumnya dan saya dipulihkan.

Sementara Allah melayani saya, saya sadar akan aktivitas kemalaikatan yang mengitari saya. Di satu titik sementara Ia memegang saya, saya melihat malaikat dengan sayap seperti terbuat dari helai metal, yang berbentuk perisai. Mereka menghadang panah-panah yang tertuju pada saya. Malaikat lain membuat suara yang benar-benar keras seperti guntur, yang membuat musuh lari. Yang lain membawa air, minyak urapan dan wangi-wangian yang tercurah atas saya saat Allah melayani saya. Semua malaikat ini mengelilingi saya sehingga saya tak bisa melihat musuh sama sekali. Yang saya lihat hanyalah Yesus dan para malaikat. Inilah pengalaman yang luar biasa.

Saat tersadar, saya tanggap bahwa hal ini tidak hanya milik saya sendiri; sebab Allah memiliki malaikat-malaikatNya yang berperang bagi umatNya yang menghadapi peperangan hebat di saat ini. Iapun memiliki malaikat yang melayani kita di saat ini. Kita kini dilepaskan dan dipulihkan di saat yang sama. Saat Allah menjadi sangat intim dengan saya di tengah peperangan hebat, saya tidak harus terlibat dalam peperangan, saya hanya perlu hidup intim denganNya.

“TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” – Kel. 14:14

Inilah senjata peperangan kita…KEINTIMAN! Tuhan akan berperang bagi kita saat kita tinggal di dalam tenang dan damai sejahteraNya. Maka, ijinkan Allah membawa anda ke padang rumput yang hijau dan air yang tenang dan perhatikanlah Ia memenangkan peperangan anda.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Teaching in Holy Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s