Reeni Mederos: “Wahai, Wanita Profetik!” Panggilan Allah Bagi Prajurit Wanita Ilahi! (April 30, 2009)


Tuhan berkata, “MataKu tertuju padamu, hai engkau, putri Allah Mahatinggi. Engkau tak terlupakan dan engkau pasti akan mencapai destiny-mu di hari-hari terakhir kegerakan RohKu ini. Engkau belum berseru dan engkau belum mengandung seperti seorang wanita yang akan melahirkan hal-hal baru yang akan Kulakukan di muka bumi.”

Ia berkata, “Tunggu! Apa yang engkau kandung tidaklah sia-sia dan benih air matamu akan menuai tuaian sukacita! Banyak anak-anak akan engkau lahirkan dan banyak jiwa akan datang kepadaKu oleh karena dirimu. Dengarlah, hai Wanita Profetik, engkau yang mencintai hatiKu, engkau yang telah mencurahkan hidupmu, yang melibatkan jiwamu untuk bersyafaat dan melahirkan perkara-perkara ajaib di tempat tersembunyi – saat ini Surga menghampirimu!”

Para Wanita Profetik Kini Ditarik Masuk HadiratNya

Seperti benih Maria baru yang akan muncul, Allah telah menanamkan benih ilahiNya di dalam hati setiap wanita di seluruh dunia yang mendengar suaraNya – mereka yang sedang dilatih, yang menjadi ibu di alam nyata dan alam roh, yang dipelihara, yang berperang laksana Pejuang Mempelai Wanita, yang telah setia di masa penganiayaan dan masa-masa sukar. Para wanita ini sedang menyediakan tempat dan menyiapkan jalan bagi Allah demi gerakan ilahi Roh untuk menyelesaikan kehendakNya di bumi seperti di surga.

Suatu putaran angin hadirat Allah sedang “menarik masuk” para wanita profetik ke dalam awan kemuliaan Allah dan menerima lawatan ilahi, impartasi ilahi, kesembuhan ilahi, tuntunan ilahi, strategi ilahi, hikmat ilahi, dan perkenanan ilahi saat mereka menyadari bahwa putaran angin ini bukanlah badai musuh, melainkan angin Roh Allah yang berkecepatan sangat tinggi.

Para wanita Allah dari segala usia, ras, dan budaya kini muncul dari tempat tersembunyi yang tidak dikenal menuju garis depan perkenanan. Mereka ibarat generasi Ester dan Debora dengan sisi ilahi yang mempesona dan menenangkan jiwa. Hikmat wanita yang lebih tua ibarat sumur air yang mengalir dalam yang tak pernah mengering dan telah dipersiapkan oleh Allah – untuk siap diminum. Sementara wanita yang lebih muda akan memancarkan kehidupan dan semangat yang menyingkapkan indahnya kemuliaan Allah bersama sukacita Allah yang menular.

Bahkan gadis-gadis kecil dan bayi-bayi perempuan memiliki keindahan hidup yang baru yang menunjukkan wajah Allah dan Surga. Saat anda memandang mata mereka, anda melihat Surga di sana. Karena kesucian dan kemurnian yang mereka miliki benar-benar adalah karakter Allah kita yang diwujudkan pada anak-anak kecil ini yang memanggil namaNya.

Para wanita Allah adalah pribadi yang hangat, ramah dan penuh belas kasihan, dibentuk dengan insting seorang pejuang seperti singa betina yang mengasuh anak-anaknya, memelihara dan melindungi kemuliaan Allah sementara mereka membangun Kerajaan Allah. Mereka adalah pengasuh alami yang memberi makan dan melindungi, mendukung dan memberi semangat, melatih dan membangun. Inilah sifat-sifat yang Allah gunakan dengan cara ilahi untuk tampil di garis depan. Allah membawa mereka naik ke tingkat rohani yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Bagi yang terluka, mereka membawa pemulihan. Bagi yang tunawisma, mereka memberi keramahan dan perlindungan. Bagi yang kecanduan, mereka membawa kemerdekaan hidup. Bagi yang tertolak, mereka menuangkan penerimaan Allah dan kasih untuk membawa pemulihan bagi kehancuran, trauma, dan tragedi. Mereka berperang demi saudara mereka laki-laki dan perempuan, Gereja, mereka yang terhilang – menopang pria dan wanita yang ada di peperangan rohani untuk membebaskan mereka yang terbelenggu di semua bangsa di dunia. Mereka dilingkupi dengan perkenanan ilahi, kebenaran, dan tongkat otoritas untuk menjatuhkan kekuatan musuh dengan senjata peperangan yang disebut “kasih Allah.” Mereka dilahirkan demi hubungan ilahi. Mereka dilahirkan untuk menunjukkan keindahan Allah.

Utusan-utusan Sang Mahatinggi

Budaya takkan mendikte wanita-wanita perkasa Allah ini, namun mereka akan dituntun oleh Roh Allah sebagai utusan-utusan Sang Mahatinggi untuk melakukan suatu tugas istimewa dengan cara mereka yang istimewa. Mereka adalah tentara yang hebat, namun juga adalah individu-individu yang sangat dikasihi Allah, satu demi satu. Mereka membuka jalan bagi generasi berikutnya yang akan belajar untuk berdiri sebagai “pintu masuk Surga menuju bumi.” 

Mereka diurapi untuk mengajar dan melatih, berkhotbah dan bernubuat, terlibat dalam alam roh, bergerak dengan cara ilahi, melihat apa yang akan terjadi di masa depan – sementara mereka memperlengkapi suatu generasi yang akan berjalan intim dengan Allah dengan ketaatan penuh, dan mereka tidak takut terlibat dalam peperangan rohani sebagai rekan sekerja Allah. Mereka adalah tentara, kekasih Allah, pemelihara hati manusia, dan wanita penjaga Allah yang sewaktu-waktu siap bergerak berdasarkan perintah Allah

Karena memiliki sensitivitas tinggi, mereka secara alamiah diberi karunia untuk merasakan detak jantung Allah dengan cara yang sangat unik dan spesial. Mereka menguasai teknik bersosialisasi, mampu mengkomunikasikan hati dan pikiran Allah dengan jelas dan pasti. Mereka cerdas, berani, ramah, hangat dan berani seperti singa dalam mengejar Allah dengan segenap hati mereka – dikuasai oleh Roh Allah dengan pengurapan dan karuniaNya. Mereka adalah wanita kebajikan.

Amsal 31:25-26 berkata, “Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.”

Ia mampu, kuat, perkasa dan diperlengkapi dengan kebajikan Kristus. Wanita yang cantik di hadapan Allah ini adalah para wanita perkasa dan pemberani yang mendengar suara Allah memanggil mereka dengan jelas. Mereka tidak takut untuk berdiri tegak, tidak takut berperang, tidak takut untuk memberi pendapat bagi saudara mereka laki-laki dan perempuan dengan kerendahan hati yang sejati saat mereka menyerahkan diri mereka sebagai hamba dan pelayan Allah. Allah menyebabkan suatu keyakinan diri ilahi yang baru muncul untuk menyiapkan mereka di hari-hari ke depan untuk memberi wawasan, tinjauan dan strategi apostolik yang ada di belakang layar – sebagai harta tersembunyi Allah yang akan dimunculkan.

Mereka Akan Bersinar dengan Terang yang Luar Biasa

Mereka adalah pionir atas dimensi yang lebih baru dan lebih tinggi dari Allah yang belum pernah diakses sebelumnya. Mereka aman dalam kasihNya seperti pertama kali mereka dipanggil sebagai penyembah intim Allah dengan kasih karunia ilahi, hidup dalam pengampunan dan memperluas anugerah bagi ketidakadilan yang terjadi di semua generasi. Seperti Stefanus yang dipenuhi dengan iman dan kuasa Roh Kudus, tentara wanita Allah yang dahsyat ini juga akan melakukan mujizat dan perkara ajaib di dunia. Karena mereka begitu disembunyikan di dalam kasih Allah, kemuliaan Allah akan memancar dari wajah mereka dengan terang yang luar biasa.

Tuhan berkata, “Wajahnya seperti wajah seorang malaikat. Ia akan tetap menatap Surga dan melihat kemuliaan Allah dan menjadi kesaksian yang hidup bagi banyak orang. Ia akan duduk di surga dan banyak orang akan menatapnya dan melihat perkenanan dan kesenangan Allah ada di bahunya, yaitu mereka yang berkenan bagiKu dan diurapi dan ditetapkan di saat seperti ini.”

Mereka adalah pemimpin dan kaum ibu, pengusaha dan politikus; mereka adalah isteri dan hamba Tuhan, nabi dan pelihat, guru dan perawat, saudara perempuan dan nenek, ibu rumah tangga dan anak-anak Allah yang telah dimahkotai oleh Raja segala raja atas penyembahan dan pujian mereka saat Ia bergerak untuk memulihkan hati dan hidup banyak orang dengan kasih yang abadi.

Bernubuatlah, hai puteri Sion, Bernubuatlah!

Tuhan berkata, “Datanglah padaKu, puteriKu yang termanis, dan Aku akan memulihkan hatimu yang terluka. Aku akan memulihkan mimpiku yang hancur. Karena tanah yang sebelumnya tandus bagimu telah menjadi tanah perjanjian yang penuh dengan susu dan madu. Duduklah denganKu di surga agar Aku dapat memakaimu sebagai ‘pintu masuk Surga menuju bumi’ – melepaskan tanda-tanda ajaib dan mujizat yang hanya bisa dilepaskan saat engkau tersembunyi dan berdiam dalam kasihKu.”

Allah sedang memanggil, membujuk, menghormati, dan memulihkan banyak wanita dari lembah yang penuh tulang-tulang. Seperti Yehezkiel yang bernubuat pada tulang-tulang mati di Yeh. 37:1-14, Tuhan berkata kepada para wanita pofetikNya, “Bernubuatlah, hai puteri Sion, bernubuatlah! Nubuatkanlah Firman Allah di tempat-tempat yang tandus dan selamatkanlah reruntuhan-reruntuhan kuno di masa lalu.

Tuhan Menari dan Bernyanyi Atas Anak-anakNya Perempuan

Tuhan berkata, “Banyak hal telah Kusediakan! Bukalah matamu dan bersiaplah untuk menerima perkenananKu atasmu dengan cara yang baru. Rentangkan tanganmu dan bersiaplah untuk bermimpi kembali. Aku berjanji akan menghapus air mata keputusasaanmu dan membaharui mimpimu yang hancur. Bukankah Aku adalah Allah kebangkitan yang dapat menghembuskan kehidupan baru bagi hal-hal yang telah mati? Apakah hal ini terlalu sukar bagiKu? Tentu saja tidak! Mimpi-mimpimu tidaklah mati, hanya tertidur. Hai puteri-puteri Sion, majulah!”

Tuhan benar-benar menari dan bernyanyi atas anak-anakNya perempuan di musim ini. Ia menyiapkan hidangan bagi mereka di hadapan lawan mereka. Yesus sendirilah Pribadi yang melayani mereka dengan melimpahkan kehormatan, penghargaan, martabat, dan kasih yang sempurna atas mereka dengan mahkota mereka sendiri. Seperti perayaan pernikahan kerajaan, Tuhan mengadakan dan merayakan wanita-wanitaNya yang berharga di pandangan mataNya.

“Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu, karena waktu untuk bersuka telah tiba. Waktu perayaan telah tiba! Bergiranglah, puteri-puteri Sang Mahatinggi, bergiranglah! Menari, menyanyi, dan bertepuk tanganlah! Biarkan nyanyian Allah dilepaskan dari kedalaman hatimu dan engkau akan melahirkan kehidupan dengan sukacita! Aku bersuka karenamu!” kata Tuhan.

Inilah Hari Sukacita yang Baru

Hasil dari kegerakan Allah di bumi adalah dengan lepasnya puteri-puteri Sion dalam skala besar, Tuhan memulihkan mereka yang mandul dan akan banyak rahim mandul yang terbuka yang akan menjadi tanda bahwa Tuhan sedang membuka rahim alami dan rohani dari banyak puteri-puteriNya. Kelimpahan dan multiplikasi akan tercurah dalam skala rohani yang akan menjadi tanda-tanda ajaib dan mujizat di bumi.

Musuh takkan lagi menutup rahim para wanita Allah, atau membunuh kelahiran bayi mereka sebab mereka diletakkan di tempat tersembunyi Sang Mahatinggi dengan perlindungan di bawah sayap malaikatNya. Allah telah menunjuk para malaikatNya untuk melindungi apa yang sedang Ia lahirkan. Seperti Musa yang disembunyikan dan diselamatkan demi tujuan ilahi untuk membebaskan bangsa Israel, suatu generasi pembebas juga akan dilahirkan dan dibangkitkan demi kemuliaan Allah sebagai hasil dari kesakitan para wanita terpilih yang mengandung ini.

Inilah hari sukacita yang baru bagi para wanita pilihan Allah. Inilah hari untuk bersorak! Inilah hari yang baru untuk melahirkan kegerakan Roh yang takkan gagal karena gerakan ini adalah gerakan Roh yang berkuasa di hari-hari terakhir generasi Ester dan Debora.

Tuhan berkata, “Percayalah pada, puteri-puteriKu. Percayalah pada hal-hal yang mustahil dan engkau akan menerimanya saat engkau bergerak memasuki dunia roh yang baru. Saat ini Aku telah memilihmu dan engkau akan menjadi para Ester dan Debora di negeri orang-orang hidup, membangkitkan orang mati, membebaskan yang terikat, menyelamatkan yang terhilang dan mengembalikan harapan bagi yang putus asa.

“Aku telah memilihmu sebagai biji mataKu dan Aku mengasihimu dengan kasih yang kekal yang takkan pernah padam! Karena cintaKu kuat seperti maut dan gigih terhadapmu. Engkau telah mempesona hatiKu. Aku menghargaimu dan Aku bersukacita karenamu!”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s