Chuck Pierce: AKU Menggambar Suatu Target di Sekitar Rancangan Musuh! (May 1, 2009)


Dear Friends of Glory:

Di pertemuan kami pada Sabtu pagi, saya mendengar Allah berkata,
“Ada parit di sekitar emosimu. Musuh memiliki banyak, banyak makhluk yang menghadang emosimu untuk menerima apiKu. Aku akan membakar parit dengan apiKu. Aku akan menetapkan suatu perintah baru dalam perjalananmu. Engkau akan memiliki Api Perjalanan. Banyak urat yang mengejang dalam ototmu. Aku akan mengendurkan keteganganmu. AKU akan memanaskan minyak pengurapanKu di dalammu. Engkau mendengar satu perintah, namun Aku membuat perintah yang lain. Engkau mencoba bergerak maju kembali dengan benar. Inilah caramu berpikir. Waspadalah atas cara berpikirmu yang lama. Hal ini yang akhirnya akan menarikmu menjauh dari kemenanganKu. Karena hatimu berhaluan kanan, engkau dapat melewatkan hal-hal yang Aku tunjukkan padamu. Engkau harus menjadi kreatif untuk dapat mengalahkan musuh. Hari ini Aku melakukan sesuatu hal yang berbeda. Aku berusaha menyingkapkan musuh. Tetap fokus! Jika engkau tetap berhaluan kanan, engkau akan melewatkan jalan yang lurus dan sempit yang Aku sediakan bagimu di hari-hari ke depan. Inilah waktu bagiKu untuk menggambar suatu target dan menempatkan musuh sebagai pusatnya. Aku menggunakan orang-orang liberal dan tidak memiliki hati atas jalan moralKu untuk menyingkapkan padamu suatu rencana yang dikembangkan untuk mengubah hukum dan waktu. Jangan lupa, Aku dapat menggunakan orang-orang haluan kiri! Kekacauan dan cara kerja mereka tidak menakutiKu. Ingat, Akulah yang mengacaukan Babel. Ingat, Aku menanti hingga kedurjanaan orang Amori mucul dan menjadi genap – baru kemudian Aku membuka pintu bagi umatKu untuk menguasai tanah mereka. Aku memakai mereka yang berhaluan kiri bahkan di tengah kekacauan mereka, dan bahkan di tengah usaha mereka untuk menegakkan suatu perintah. Namun bagi umatKu, Aku akan membuat suatu jalur pembebasan. Kelompok musuh akan berusaha menakut-nakuti, namun Aku akan mengirim umat pemenangKu untuk menguasai mereka. Aku kini membakar perintah terakhirmu. Aku harus melelehkan caramu mengatur langkah-langkahmu dan pikiranmu. Aku harus melelehkannya dan menunjukkan padamu jalur yang baru. Ini akan menjadi jalur yang muncul di tengah kegelapan dan menyebabkanmu bersorak-sorai.”

Renungkan Mazmur 27:1-6:
TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? Ketika penjahat-penjahat menyerang aku untuk memakan dagingku, yakni semua lawanku dan musuhku, mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh. Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya. Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu. Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s