Chuck Pierce: Jangan Kembali pada Hal-hal LAMA…LAMPAUILAH ITU! (April 3, 2009)


Dear Friends:

 

Kami sungguh bergembira bahwa musim Paskah akan dimulai! Di awal mula gereja, Paskah adalah salah satu saat terpenting dalam satu tahun. Jika ada satu hari dan satu pelayanan dimana anda harus ikut ambil bagian, maka Paskah adalah saran saya. Saya menganggap Paskah sebagai Hari Raya (HR) terpenting dibanding yang lain. Saat Kaisar Constantine “melegalkan” Kekristenan, Paskah dinyatakan ilegal. Inilah HR Penebusan kita yang dikaitkan dengan perlintasan dan memasuki kuasa kebangkitan melalui DarahNya. Allah memberi kita HR ini untuk menolong kita merayakan bahwa kita telah ditebus dari tangan musuh dengan darah Anak Domba! Inilah waktu bersukacita untuk mengingat bahwa Yesus telah mati untuk membebaskan kita, agar kita dapat menerima setiap janji-janjiNya!

Paskah sangat penting bagi Yesus! Ia berkata kepada murid-muridNya bahwa Ia sangat ingin merayakan Paskah bersama mereka (Luk. 22:15).  Saya yakin bahwa Ia masih merindukan hal yang sama dengan kita pada HR ini. Rasul Paulus menulis, “Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. Karena itu marilah kita berpesta!” (I Kor. 5:7-8)

Paskah atau pesach adalah waktu melompat menuju KEBEBASAN! Paskah memperingati tulah terakhir di Mesir dimana anak sulung orang Mesir meninggal dan bangsa Israel dihindarkan. Paskah dikaitkan dengan kuasa darah yang teroleh pada pintu rumah (Kel. 12:11, 21, 27, 43, 48). Paskah juga disebut HR Roti Tak Beragi (Kel. 23:15; Ul. 16:16), sebab hanya roti tak beragi yang dimakan selama 7 hari masa Paskah (Kel. 12:15-20; 13:6-8; Ul. 16:3-8). Roti tak beragi melambangkan fakta bahwa bangsa Israel tidak sempat meragikan roti mereka sebelum kepergian mereka yang terburu-buru dari Mesir. Ketaatan Paskah ini terdapat dalam Yos. 5:10-12 (dataran Yerikho dekat Gilgal), 2 Taw. 30:1, 3, 13, 15 (pada masa pemerintahan Raja Hizkia); dan 2 Raj. 23:21-23 (Paskah Raja Yosia yang unik). Setiap kali kita memasuki suatu musim pembaharuan, kuasa Paskah menjadi kunci bagi kemenangan kita yang selanjutnya.

Yesus disalibkan pada saat Paskah. Ia dan murid-muridNya melakukan perjamuan Paskah di malam kematianNya. Selama perjamuan ini Yesus berkata, “Inilah tubuhKu,” dan “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darahKu” (Luk. 22:7, 19-20). Perjanjian Baru menyatakan Kristus sebagai korban Paskah: “Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yatu Kristus”. Kata ini berarti anak domba disembelih saat Paskah (Mrk. 14:12-14; 1 Kor. 5:7). Fungsi anggur (Luk. 22:17, 20), kuah berbumbu pahit (Yoh. 13:26), dan pujian penyembahan diperkenalkan. Paskah adalah suatu pembebasan agung oleh Mesias bagi seluruh umatNya dari hukuman kematian karena dosa, dan dari perbudakan dosa itu sendiri, sesuatu yang lebih buruk dibanding perbudakan Mesir (1 Kor. 5:7; Yoh. 1:29; 19:32-36; 1 Pet. 1:19; Gal. 4:4, 5).

Kami perkatakan bahwa anda menuntaskan musim ini dengan suatu level pembebasan yang baru. Kami sungguh mengasihi anda, dan kami bersukacita sebab kita melintas bersama-sama! Kiranya anda keluar dari setiap perbudakan dan memasuki “tanah anda yang penuh susu dan madu.” 

Inilah perkataan profetik yang akan menguatkan anda di saat seperti ini …

Aku merobek tirai! Aku merobek tirai! Aku merobek tirai dan menggoyangnya hingga lepas! Aku memegang erat tirai yang menutupimu dari melihat hal-hal yang harus engkau lihat di saat sekarang. Lihat, Aku menggoncang dan melepaskanmu dari pikiran, visi, dan emosi lama, agar Aku dapat memegang erat tirai yang bangkit dari manusia batinmu dan membebaskanmu agar engkau dapat memiliki visi yang jelas. AnakKu menghancurkan kuasa tirai musuh! Tirai ini menghentikan visimu. Aku siap merobeknya dan memberimu visi yang baru dan segar. Engkau tidak waspada akan banyak tirai yang melapisi nuranimu. Mereka terbentuk di dalam hatimu. Karenanya, Aku harus menggoncang dan mencabutnya. Aku harus menggoncang dan mencabutnya! Aku harus menggoncang dan mencabutnya hingga Aku dapat memindahkan hal-hal yang menahanmu untuk melihat. Aku harus membersihkan jendela visi hatimu. Ijinkan Aku mencabut dan menarik. Ijinkan Aku menggoncang hal-hal lama yang menahan tirai yang salah tetap pada tempatnya. Aku harus menerobos umatKu di saat sekarang. Maka Aku akan menggoncang dan mencabut hingga engkau hancur! Aku akan mencabut tirai pemberhalaan darimu. Aku akan mencabut tirai pembenaran diri-sendiri darimu. Aku akan mencabut tirai prasangka darimu dan menarik akar itu, karena akar itu akan berbalik menentangKu di hari-hari kedepan. Akar itu akan menjadi sutu bentuk dimana Aku tidak membentukmu menjadi seperti itu, maka Aku harus membuka hatimu! Ijinkan tirai yang berlapis ini muncul dan Kukeluarkan!

“Inilah takut akan manusia yang telah menjadi jerat bagimu! Engkau harus memindahkan rasa takut ini SEKARANG! Berubahlah sekarang dan engkau akan berhasil pada hari-hari ke depan, atau strategi untuk menangkap persediaanmu akan datang kembali. Aku mencabut, menarik, dan menetapkan jalan-jalanmu yang baru.

“Engkau terus berlari dari apa yang terus mengejarmu. Kini bukan saatnya berlari. Ini saat perhentian! Aku melihat musuh membuat lingkaran di sekitarmu. Jika engkau terus berlari, ia akan membuat jerat bagimu. Maka berhentilah sekarang dan katakan pada musuhmu, ‘Jalanmu kuhadang. Jalanmu kuhadang dalam nama Yesus. Kau tidak bisa bergerak maju dan menjeratku lagi.’ Musuh sedang mengenai satu area, namun sebenarnya ia mengincar area yang lain. Musuh akan membangun kubu berikutnya bagi karuniamu. Ia mengincar karuniamu. Ia tidak mengejar hasil jeratnya atasmu, namun ia mengincar karuniamu. Tujuannya adalah merebut karuniamu dan menjadikannya sebagai suatu kubu bagimu. Engkau harus bersedia mengijinkan karuniamu memasuki tempat yang berikutnya Kusiapkan bagimu. Lihatlah apa yang Kuperbuat atas hal-hal yang mengejarmu. Saat Aku bergerak, cepat berbalik dan dan lihatlah pertolonganKu bagimu!

Engkau berada dalam bahaya kekambuhan. Engkau berada dalam bahaya kembali berbalik. Engkau berada dalam bahaya tidak mendesak maju. Engkau berada dalam bahaya melakukan hal-hal sama yang biasa engkau lakukan. Engkau berada dalam bahaya dengan tidak berada di tempat yang tepat di saat yang tepat. Engkau berada dalam bahaya saat bergerak dengan persediaanmu dengan cara lama, sedangkan Aku ingin bergerak dengan cara yang baru.

“Engkau bertanya padaKu mengapa engkau tiba di tempat ini dan bagaimana engkau tiba di tempat ini dan mengapa engkau melewati hal-hal yang kini engkau lewati. Jawabannya adalah karena engkau memilih untuk menyembah dengan cara penyembahan yang engkau inginkan, dan bukan dengan cara penyembahan yang Kukehendaki. Ibarat Gideon pada masa mudanya, engkau mengikuti bentuk berhala penyembahan dibanding menyembah menuruti cara penyembahan yang Kukehendaki. Jatuhkan Baal-mu! Engkau tahu bagaimana Aku menghendaki penyembahanmu. Engkau tahu bagaimana Habel membawa persembahannya di hadapanKu. Engkau menghakimi cara orang lain menyembah, namun kau sendiri tidak mengubah cara penyembahanmu. Berikan semua yang terbaik dari hidupmu hanya bagiKu! Ijinkan Aku melakukan hal-hal yang telah lama ingin Aku lakukan di dalam dirimu.”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s