Eileen Fisher: “Aku Berdoa, Bapa, dengan Kuasa Roh Kudus, bahwa Kami akan Menghentikan Kekecewaan yang Timbul” (Jan 30, 2009)


Pernyataan profetik ini diberikan oleh Eileen Fisher pada 6 Jan 2009 di pertemuan minggu pertamanya di Sekolah Profetik Roh Kudus miliknya di Colorado Springs, Colorado. Sementara memperkatakannya, ia begitu kuat merasakan bahwa Allah ingin semua orang melepaskan masa lalu, memasuki perahu kehidupanNya, dan membiarkan air kesembuhanNya menghapus semua kekecewaan. Eileen merasa bahwa banyak orang yang visi Allah akan mereka telah tercuri ingin kembali mempercayaiNya. Dan ia pun merasa bahwa apa yang ia perkatakan sedang terjadi di suga bagi mereka yang ingin menerima dan mempercayai apa yang belum menghampiri mereka.

Sebuah Doa untuk Menghentikan Kekecewaan yang Timbul

Allah Bapa, dalam nama Yesus, aku berdoa dengan kuasa Roh Kudus, bahwa kami akan menghentikan kekecewaan yang timbul. Allah Bapa, biarlah pemulihan akibat kekecewaan terjadi saat ini. Bapa, saat Engkau menuangkan minyak pemulihan atas semua kekecewaan ini, aku berdoa agar Engkau mencabut semua area yang ditempati oleh kekecewaan dan memenuhinya dengan karuniaMu. Saat karuniaMu turun atas area tersebut, demikian juga pengurapan dan karunia imanMu tercurah saat ini.

Bapa, aku berdoa agar setiap kekecewaan, besar ataupun kecil, sesuai FirmanMu bahwa Engkau datang untuk memulihkan mereka yang remuk jiwanya. Kini Engkau datang untuk memulihkan mereka yang hancur hatinya. Tuhan berkata pada beberapa orang, Ia akan mempercepat sebagian proses pemulihan ini. Pejamkan matamu karena Ia akan memulihkan hatimu.

Bapa, aku mengucap syukur sebab kini Engkau sedang memulihkan hati mereka. Aku mengucap syukur bahwa kekecewaan atas apa yang menurut mereka harus terjadi namun tidak terjadi, aku bersyukur padaMu, Bapa, untuk “penundaan ilahi” – Engkau menunda beberapa hal untuk alasan tertentu. Aku bersyukur bahwa kata yang saat ini Engkau berikan padaku adalah untuk meminta penggenapan waktu agar hal-hal tersebut mulai terjadi.

Tuhan, aku berdoa agar penggenapan waktu itu dilahirkan kembali malam ini, dan Bapa, penipuan yang berlangsung di tahun ini, – Engkau tunjukkan padaku bahwa terjadi penipuan demi penipuan demi penipuan. Musuh berusaha membangun suatu kemah keputusasaan dan ketiadaan pengharapan membawa mereka menuju depresi, untuk menghentikan mereka menyaksikan kebaikan Allah.

Bapa, aku berdoa agar saat ini kesaksian atas kebaikanMu yang Kauberikan kepada mereka menjadi kuat secara rohani, sehingga mereka akan mendapatkan kesaksian itu kembali malam ini; mereka akan mulai mendapatkan kembali kesukacitaan yang dari Allah adalah kekuatan mereka. Bapa, aku mengucap syukur karena campur tanganMu senantiasa di sepanjang tahun. Tuhan, Engkau menunjukkan padaku bahwa Engkaulah Allah yang juga berdiri di depan segala sesuatu, bukannya mengijinkan kegagalan terjadi.

Engkaulah Allah kelahiran karena Engkaulah Allah yang melahirkan visi. Aku meminta saat ini agar Roh KudusMu melahirkan suatu visi yang baru. Saat Engkau melahirkan visi-visi itu malam ini, Allah Bapa, Engkau akan menyediakan perbendaharaanMu. Dan saat Engkau menyediakan perbendaharaanMu, Engkau membawa tujuanMu; dan saat Engkau membawa tujuanMu, Engkaupun mencurahkan pengurapan sesuai panggilan tersebut.

Bapa, aku meminta agar kesembuhan terjadi saat ini. Aku meminta agar kesembuhan fisik terjadi saat ini, Bapa. Aku bersyukur karena saat ini Engkau mengarahkan dan membuka pengertian umatMu, dan Engkau sedang menyingkirkan kekecewaan mereka, dan menghancurkannya.

Bapa, saat ini aku menghancurkan suara si penyiksa. Bapa, umatMu takkan disiksa lagi oleh roh penipu yang membuat mereka merasa gagal mendapatkan kehendakMu karena roh penipu ini. Bapa, Engkau menunjukkan padaku bahwa Engkau menempatkan mereka di suatu kamar ganti, menyiapkan mereka bagi posisi yang selanjutnya, dan bahwa Engkau memakaikan lagi baju yang baru di saat yang baru.

Tuhan, aku bersyukur untuk angka “9”: desain yang baru, waktu yang baru, sembilan yang baru. Bapa, aku klaim bahwa angka ini akan semakin kuat sehingga banyak hal akan berubah, umatMu akan berhiaskan jubah pujian di hari-hari yang sukar. Bapa, mereka akan mulai meraih kembali dan mengklaim kembali tugas dan wilayah yang telah Engkau tetapkan untuk mereka jalani.

Bapa, musim penipuan segera berakhir. Bapa, aku memegang FirmanMu yang berkata, “Engkau mengetahui rancangan-rancangan yang ada padaMu mengenai kami, yaitu rancangan damai sejahtera.” Bapa, aku mengambil Darah Yesus dan menuangnya atas masa depan setiap anakMu.

“Bangkitlah, oh orang-orang kudus…karena Aku akan mengejutkanmu dan menggoncangkanmu dan menempatkanmu tepat di tempat yang telah Kusiapkan bagimu.”

Saat ini aku berkata Bapa, bahwa Engkau akan melepaskan kreativitas menjadi suatu gerakan yang baru. Bapa, aku meminta agar tugas-tugas baru dilepaskan di ruangan ini saat ini. Angkatlah tanganmu sekarang. Saya mendengar Allah berkata, “Bersiaplah untuk tugasmu, karena Aku akan menugaskan, menugaskan, menugaskan.” Bapa, aku meminta agar tugas-tugas baru ini mengalir ke perut mereka sekarang. Ke dalam perut mereka, Bapa, akan mengalir tugas-tugas baru.

Tugas-tugas ini, Allah Bapa, yang berusaha direbut musuh—agar kematian dini terjadi, aku hancurkan saat ini. Tugas-tugas ini tidak akan mati, Bapa, tetapi aku meminta ketahanan. Tuhan, bagi mereka yang telah menerima hal-hal yang Engkau ingin mereka lakukan, Engkau akan membuat mereka sejajar denganMu.

Bapa, aku melihat Engkau menyentak leher mereka dan berkata, “Bangkitlah, oh orang-orang kudusKu; bangkitlah karena Aku akan mengejutkan dan menggoncangkanmu dan menempatkanmu tepat di tempat yang telah Kusiapkan bagimu.” Ia berkata, “Aku bukan saja Tuhan atas pintu-pintu yang terbuka, tapi juga Tuhan atas pintu-pintu tertutup.” Ia berkata, “Aku bukan saja Tuhan atas perut bumi, namun juga Tuhan yang menghitung bintang-bintang di langit.

“Tidakkah kau sadari umatKu, bahwa engkaulah yang membatasi Aku?” Ia berkata, “Angkatlah batasan, jangan batasi Aku. JANGAN atur caraKu menjawabmu, bagaimana Aku bergerak, bagaimana Aku mendorong, menarik, meminpin dan menuntun, karena Aku melihat ke dalam hatimu bahkan ketika mulutmu tahu apa yang harus kau perkatakan,” kata Tuhan Allahmu.

Karena Ia berkata, “Aku tahu bahwa sebagian dari kalian berada di batas kekuatan kalian dalam berdoa, bahkan tak dapat menyembahKu lagi. Namun Aku berkata padamu, bahwa Aku melihat ke dalam hatimu dan Aku melihat tangisanmu dan itulah persembahan yang harum bagiKu,” kata Tuhan Allahmu. “Bukankah sudah Kukatakan bahwa Aku mengenal hati umatKu?” Ia berkata, Tidak saja Aku mengenal hati umatKu, namun Aku mengetahui hati umatKu. Tidak saja Aku mengasihi mereka yang suci hatinya, namun Aku juga menaruhkan isi hatiKu kepada mereka.”

“Malam ini Aku akan menaruh benih ke dalam hatimu. Aku akan mengairinya dengan embun RohKu, dan mereka akan mulai bertumbuh. Bersiaplah untuk suatu kumpulan RohKu,” kata Tuhan. Ia berkata, “Aku akan memerintahkan anginKu untuk mulai berhembus. Ia akan meniup kesukaran menjauh darimu. Kesengsaraan di depanmu menyebabkanmu menjadi depresi dan putus asa. Aku berkata bahwa anginKu akan mengangkat kepalamu tegak dan engkau akan melihat visi yang dari atas dan engkau takkan lagi tersakiti oleh perkataan manusia yang telah berjanji namun mengingkari janji komitmen mereka,” kata Tuhan Allahmu.

Ia berkata, “Aku akan membawa kepastian atas umatKu. Mereka yang telah berjanji dan tidak menepatinya, Aku akan memberi mereka karunia selama semusim dan Aku akan berurusan dengan hati mereka dan Aku akan menenun hati mereka kembali dengan benih janji karena Akulah Allah yang memulihkan,” kata Tuhan Allahmu.

“Engkau akan MengenalKu sebagai Sang Pemulih”

“Engkau akan mengenalKu sebagai Pemulih jiwamu. Bahkan meski musuh telah mengambil benihmu dan memakan benihmu, namun Akulah Tuhan atas tanah dan engkau akan melihatKu membalikkan tanah, dan saat itu engkau akan menyadari  bahwa tanah itu disuburkan oleh air mata orang-orang kudus dan dari tanah yang keras menjadi tanah yang basah dan siap menghasilkan buah,” kata Tuhan Allahmu.

“Bersiaplah karena buah-buah akan mulai dihasilkan; itu bukan buah milik yang lain melainkan buah RohKu. Karena Aku memanggil mereka yang lapar akan RohKu untuk mendekat pada RohKu, dan saat mereka mendekat, mereka akan menyadari bahwa RohKu mendekati mereka.

“Lalu akan ada pencurahan,” kata Tuhan Allahmu. “Pertama-tama akan dimulai oleh mereka yang bersedia mendekat. Mereka adalah kelompok istimewa; merekalah yang berkata, ‘Tuhan, pakai aku, pakai aku, pakai aku, pakai aku.’ Merekalah orang yang pernah teraniaya, yang sudah habis dan ditinggalkan, mereka yang berkata, ‘Bukan aku.'”

Ia berkata, “Mereka akan mengalami hal seperti di kamar loteng. Mereka tidak disiapkan sampai RohKu tercurah atas mereka.” Ia berkata bahwa Ia adalah Sang Perencana. Ia berkata, “Mereka tak dapat menyiapkan diri mereka sendiri. Mereka terperangkap dalam ketakutan, kecemasan, takut akan masa depan, takut akan masa lalu, dan takut akan masa sekarang.” Ia berkata, “Namun RohKu akan menyambar, menggoncang mereka, menggetarkan mereka, memenuhi mereka dan mencurahi mereka, sehingga Anakku akan dipermuliakan di dalam mereka.”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

One Response to Eileen Fisher: “Aku Berdoa, Bapa, dengan Kuasa Roh Kudus, bahwa Kami akan Menghentikan Kekecewaan yang Timbul” (Jan 30, 2009)

  1. Soetrisno says:

    Bapa yang kami sembah dalam nama Tuhan Yesus, bahwa oleh kuat kuasa Roh KudusMu, Engkau akan memulihkan kami sekeluarga seluruhnya, sehingga damai sejahtera, sukacita surgawi memenuhi kehidupan kami semua. Kami tetap setia menantikan janji pemulihanMu,ya Tuhan. Haleluya, amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s