James W. Goll: “Apakah Doa yang Berkuasakan Roh?” (Nov 29, 08)


A. Ijinkan Roh Kudus Memimpin

1. Rm. 8:14 menyatakan, “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.”

2. Seperti halnya tarian waltz atau dansa, anda pun membutuhkan sentuhan lembut untuk menunjukkan arah yang harus anda lalui. Ikutilah tuntunan Roh Kudus dan Ia akan menuntunmu memasuki doa yang berkuasa dan efektif.

B. Ijinkan Roh Kudus Memberi Kuasa

Didalam doa yang berkuasakan Roh, seperti pada Hari Pentakosta (Kis. 2), Roh Kudus akan menyinari anda dan memberi anda kuasa yang belum pernah anda ketahui sebelumnya. Ketika anda menambahkan kuasa Roh Kudus kedalam doa, hal ini seperti menambahkan pendorong ke dalam proyektil atau roket kita. Ledakan energi yang bukan milik anda akan turun atas anda atau bahkan melalui anda, dan doa anda akan mengenai sasaran!

Terdapat aneka bentuk Tuntunan Roh dan Doa yang Berkuasakan Roh. Mari kita membahasnya.

Berbahasa dalam Karunia Lidah

A. Berdoa di dalam Roh melalui Karunia Lidah

Meski terdapat berbagai ekspresi doa yang berkuasakan Roh, doa dalam karunia lidah adalah salah satu cara yang terutama. Di bawah ini adalah beberapa pokok utama perihal tipe doa ini.

1. Berdoa di dalam Roh adalah cara anda berkomunikasi langsung terhadap Allah. Inilah kegunaan utama dalam kehidupan ibadah doa anda dalam bersyafaat, memuji, dan menyembah.

a. 1 Kor. 14:2“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.”

b. 1 Kor. 14:28b“…… hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.”

2. Berdoa di dalam Roh adalah Doa yang Sempurna

a. Rm. 8:26“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”

b. 1 Kor. 14:14“Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.”

c. Karena anda tidak selalu tahu atau apa yang anda doakan dalam situasi tertentu, anda dapat membawa kebutuhan anda di hadapan Allah melalui doa berbahasa Roh. Roh Kudus, penolong anda, memampukan anda untuk berdoa dengan berdoa menurut kehendak Allah.

d. Berdoa di dalam Roh adalah alat bagi Roh Kudus untuk bekerja melalui roh anda. Dari sinilah kita mengenal istilah “bahasa doa.”

3. Berdoa di dalam Roh memiliki Maksud Tertentu

a. Meski anda tidak mengerti apa yang anda doakan, Allah mengerti. Ia yang menginspirasinya, Ia juga yang memahaminya.

b. 1 Kor. 14:10“Ada banyak – entah berapa banyak – macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satu pun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti.”

4. Berdoa di dalam Roh Mendewasakan Orang yang Berdoa

a. Dengan terus-menerus menggunakan bahasa doa ini, anda semakin dibangun, diperkuat dan dibentuk. Anda akan memiliki kemampuan untuk melanjutkan doa anda dalam peperangan anda.

b. 1 Kor. 14:4a“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri…”

c. Yud. 1:20“Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.”

5. Berdoa di dalam Roh memiliki Otoritas Surga Di Belakangnya

a. Tak ada satupun serangan iblis yang dapat anda ketahui dalam dunia jasmani. Namun Roh Kudus akan membisiki anda strategi dan waktu yang tepat, dan membuat anda terus waspada.

b. Yak. 5:16b“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

c. 1 Kor. 14:15“Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku”

d. Seperti Paulus, anda berdoa di dalam roh dengan memuji dan menyembah Yesus. Saat anda melakukannya, anda meraih teritori dari kerajaan iblis atas hidup orang-orang yang anda doakan.

e. Senjata pujian dan doa yang tepat sangat berkuasa dan selalu tepat pada sasaran!

B. Rupa-rupa Karunia

1. 1 Kor. 12:1, 4-7, 27-28:

“Sekarang tentang karunia-karunia roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui kebenarannya.”

“Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

“Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.”

2. Terdapat Rupa-rupa Bahasa Roh

Terdapat lebih dari satu jebis bahasa roh. Dalam 1 Kor. 12:28 (diatas), kata “rupa-rupa” berasal dari bahasa Yunani genos, yang berarti “famili” atau “keturunan.” Kata ini merujuk pada kumpulan dari hal-hal yang berbeda yang menjadi milik grup atau keluarga yang sama. Dengan kata lain, rupa-rupa berbahasa roh adalah ungkapan surgawi yang berbeda satu dengan yang lainnya, namun semuanya saling berhubungan satu dengan yang lainnya oleh Roh yang sama.

3. Contoh Rupa-rupa Bahasa Roh

a. Bahasa Roh dipenuhi oleh Roh Kudus – Kis. 2:1-4; 10:44-46; Mrk. 16:17.

b. Bahasa Roh untuk menafsirkan – 1 Kor. 12:7-10; Yes. 28:11.

c. Bahasa Roh yang membangun – Yud. 1:20; 1 Kor. 14:4.

d. Bahasa Roh sebagai tanda bagi orang tidak beriman – 1 Kor. 14:22.

e. Bahasa Roh untuk bersyafaat – Rm. 8:26. Kata keluhan dalam ayat ini dapat diterjemahkan menjadi “bahasa yang tak terucapkan.” Hal ini merujuk pada bahasa yang tidak berasal dari pengetahuan atau pengertian apapun. Bahasa ini tidak terkait pada ras atau bangsa manapun. Bahasa yang tak terucapkan ini termasuk, atau tidak terbatas pada “bahasa-bahasa roh yang lain.”

f. Bahasa Roh Peperangan

Ada kalanya Roh Kudus maju menyerang. Ia berperang melalui kita. Kadang melalui rangkaian karunia iman dan berbahasa roh yang timbul melalui suatu desakan atau dorongan untuk berperang melawan kekuatan iblis. Kadang terjadi penyatuan antara karunia membedakan roh dan berbahasa roh. Anda berperang atau menyerang kekuatan gelap, lalu memerintahkannya pergi.

Dalam situasi ini, anda bekerja dalam “bahasa roh militan” atau “berperang melalui karunia berbahasa roh.” Ketika anda berdoa dalam jenis bahasa roh ini, anda sedang menyerang kuasa gelap. Anda sedang merebut otoritas atas kuasa setan. Anda menghardik iblis dan menolak rencananya bagi hidup anda melalui kuasa Roh Kudus yang berdiam di dalam anda. Inilah doa syafaat berbahasa roh dalam peperangan. Kelepasan, penyembuhan, dan pembebasan dapat terjadi melalui kuasa peperangan berbahasa roh ini.

Teruslah Bertahan!

A. Jangan Pernah Menyerah!

Jangan pernah menyerah! Teruslah memburu Allah dan memburu musuh anda sampai anda mengalahkannya! Kasih tak pernah gagal dan kita dipanggil sebagai pendoa syafaat oleh karena kasih Allah – bukan sekedar doa kadang-kadang! Teruslah berdoa. Jangan Pernah Menyerah!

B. Pengurapan Penjaga

Dalam doa yang berkuasakan Roh, pengurapan penjaga akan dikaruniakan kepada anda. Anda akan melihat dalam Roh apa yang musuh lakukan dan apa yang Roh Kudus ingin anda lakukan. Anda mengambil kunci Kerajaan dan mengikat kegelapan dan melihat turunnya Hadirat Allah. Perhatikan! Waspadalah! Teruslah berjaga!

C. Firman Allah dari Mat. 11:12

“Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.”

Mereka yang demikian akan menjadi pendoa syafaat yang berkuasakan Roh bagi generasi terakhir ini! Inginkah anda menjadi bagian dari mereka? Maukah anda volunteer freely?

Mari berdoa: Bapa, Aku ingin membuat perbedaan! Aku ingin memiliki kuasa Kerajaan. Ajar aku agar dapat berdoa berkuasakan Roh dan dituntun oleh Roh. Urapi saya dengan kuasa doa yang melebihi akal pikiran saya. Bawa aku naik ke tempat yang lebih tinggi dari sebelumnya, bagi kemuliaan KerajaanMu. Dalam nama Yesus, Amin dan Amin!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s