CHUCK PIERCE: “SEPATAH KATA MENGENAI PEMILU AS” (Nov 5, 2008)


Dear Faithful Saints:

Di musim perubahan kepemimpinan dan penyesuaian kembali kekuasaan yang dahsyat ini, saya ingin berterima kasih bagi setiap anda yang telah mendukung AS di dalam doa anda. Tugas saya adalah untuk menubuatkan secara tepat perubahan-perubahan yang ada di depan. Pada bulan Sept 2007, saya dimintai pendapat oleh sekelompok orang tentang Pemilu AS’08 dan saya berkata:

“Momentum adalah kuncinya. Saya percaya Allah telah menunjukkan kepada saya bahwa keinginan sebagian besar masyarakat AS bagi bangsanya adalah ‘PERUBAHAN!’ Karenanya, kemungkinan besar, Barack Obamalah yang akan menang. Bagi saya pribadi, saya akan menanti dan memilih bagi Wakil Presiden AS!”

Banyak teman dan rekan saya prihatin atas pernyataan saya ini. Demi menghormati mereka, saya tidak menyatakan pandangan saya secara terbuka. Kita harus selalu siap untuk mendengar secara benar, dan perlahan-lahan menafsirkan apa yang kita dengar. KasihNya bagi kita dalam menyatakan isi hati dan pikiranNya tidaklah selalu merefleksikan keinginanNya. Ia tetap memberi kita kebebasan untuk memilih dan memberi hati nurani kita kemampuan untuk memerintah. Itu sebabnya saya menulis Fokus Doa kita – untuk tetap menjaga hati nurani kita.

Di “Tahun Kantung Anggur yang Baru,” kita telah melihat AS berubah ke kantung anggur yang baru terkait dengan Pemerintahan Rakyat. Ingat, kita adalah umat dari “bangsa di atas segala bangsa.”

Kita dipanggil untuk berdoa bagi mereka yang memiliki otoritas, tidak hanya bagi mereka yang kita harapkan menang dalam pemilu. Kita adalah “umat istimewa,” bukan Kaukus politik. Kitalah umat yang dapat menentukan sejarah dengan doa dan tindakan iman kita.

Yesus harus menghadapi pola pikir beberapa pemimpin utamaNya yang jauh lebih tertarik menjadikanNya sebagai raja suatu bangsa, dibanding mengenaliNya sebagai Raja Kerajaan Allah.

Kiranya Roh Kudus mendahului Presiden terpilih Barack Obama saat memasuki musim yang baru ini. Kiranya Roh Kudus berjaga di belakangnya dalam semua keputusan yang dibuat demi kebenaran. Kiranya Roh Kudus terus melindungi sejarah bangsa AS. Kiranya Roh Kudus berjaya saat bangsa ini memasuki perubahan besar.

Saat kita memasuki masa depan, isu sebenarnya adalah perubahan hati dan sikap kesatuan umatNya yang akan melepaskan suatu pengurapan atas bangsa ini dan seluruh bumi. Pengurapan menghancurkan kuk! Kiranya Allah maju dengan KEMENANGAN dengan kekuatan dan kuasa baru. Saya berdoa kiranya anda maju dengan KEMENANGAN!

Ktia harus sadar bahwa bangsa AS sedang berubah drastis ke beberapa musim di belakang dan inilah waktu bagi terwujudnya perubahan tersebut. Inilah waktu bagi Struktur (kantung anggur) yang menampilkan perubahan-perubahan tersebut dikembangkan, agar Struktur tsb tetap utuh. Kita harus mewaspadai bagaimana AS mengerjakan panggilannya bagi Allah dan hubungan AS dengan Israel saat kita memasuki masa depan. Aliansi covenant kita menunjukkan arah masa depan kita.

Bagaimana agar kita, sebagai umat profetik sejati Allah, dapat menuang pewahyuan (kantung anggur) ke dalam Struktur? Akankah Gereja relevan dengan masa sekarang atau akankah ia berpegang pada pemikiran yang bukan merupakan isu utama musim ini?

Kita harus ingat bahwa banyak hukum-hukum yang ada tidak relevan lagi di masa kini. Walau begitu, hukum tetaplah hukum. Mensahkan hukum-hukum di masa depan akan menjadi satu isu kumci, namun isu sebenarnya adalah perubahan hati dan sikap kesatuan umatNya yang akan melepaskan pengurapan di AS dan seluruh bumi. Pengurapan akan menghancurkan kuk yang akan berusaha untuk mengontrol kita dengan hal-hal fasik di hari-hari mendatang.

Anne Tate, pemimpin doa kami, menulis:

“Selama pemilu ini, saya telah mempelajari beberapa hal. Saya memperhatikan dengan seksama kehidupan doa Tubuh Kristus yang terhubung dengan kita mulai terbuka. Sebelumnya saya telah menerima banyak email dari pendoa-pendoa dan nabi-nabi yang telah menubuatkan dan menyatakan bahwa hasil pemilu Presiden AS akan berbeda seperti yang sudah terjadi sekarang. Chuck mengingatkan saya selama 6 bulan terakhir untuk berhati-hati atas cara saya meresponi hal ini, agar saya tidak menyesatkan mereka atau mengecilkan hati mereka dari berdoa.

“Tubuh Kristus sebagai satu kesatuan nampaknya menafsirkan kata-kata profetik yang telah dilepaskan terkait perubahan yang terjadi menurut hasrat hati kita, bukannya sungguh-sungguh mendengar apa yang Allah katakan dan memilahnya dengan benar. Tantangan kita kini adalah menghancurkan keinginan hati kita yang mengabaikan suara Allah yang datang kepada kita. Sikap mengingkari diri dan roh dusta dapat merusak kita di masa-masa perubahan yang dahsyat ini. Kita harus memperkatakan isi hati Allah tanpa menambah dan menguranginya. Kita harus hati-hati untuk tidak mencampur keinginan kita, namun iman kita – dengan perkataan Allah.

“Pada hari Minggu kemarin (Nov 2), Chuck berbicara bahwa Allah akan membawa kita ke padang belantara di musim ini untuk memisahkan hasrat hati kita dari apa yang kita dengar dari Allah dan menafsirkannya. Firman Allah bagi kita, Tubuh Kristus, adalah untuk memilih dengan benar. Bukan memilih apa yang menjadi kehendak kita, siapapun kandidatnya. Kini kita harus belajar untuk membedakan dan mengikuti apa yang Allah katakan tanpa menurutkan emosi kita.”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s