Chuck Pierce: SUNGAI dan PEMISAHAN: Bersiaplah! Fokus Doa 9 Hari (Oct 31, 2008)


Dear Friends:

Dengan naiknya ketinggian air dan sungai dimana-mana, dan struktur sosial yang berubah, kita harus memiliki pewahyuan untuk menafsirkan masa-masa sekarang. Tingkat pertikaian yang terjadi di banyak negara sangatlah kejam. AS lahir dari revolusi dan akan mengalami revolusi kembali. Pemilu AS saat ini nampak seperti dua wanita dalam Alkitab yang memperebutkan seorang bayi yang hidup (I Raj. 3). Ada pihak yang memiliki hati yang benar terhadap Allah dan lainnya termotivasi oleh ambisi politik, roh Yudas. Kiranya “ia” yang memiliki hati Allah yang tulus bagi bangsa AS akan diangkat oleh Allah dan memasuki tempat pemeliharaan dan kepemimpinan yang baru bagi bangsa AS. 

Bagaimana kita memilih menentukan bagaimana kita akan dilawat. Saya mengerti bahwa penduduk AS akan diijinkan oleh Roh Allah untuk memilih masa depan mereka. Kita dapat membuat pilihan yang dapat merusak di hari-hari ke depan. Firman Allah dalam I Sam. 8 berkisah tentang bangsa Israel dalam memilih seorang raja. Pada I Sam. 8:18 Allah memperingatkan bahwa jika mereka memilih seorang raja yang bukan merupakan pilihanNya, akan terjadi: “Pada waktu itu kamu akan berteriak karena rajamu yang kamu pilih itu, tetapi TUHAN tidak akan menjawab kamu pada waktu itu.”  Saat ini kita sedang menentukan masa depan kita. Bahaya sebenarnya adalah ketika Allah memalingkan telingaNya dari kita di hari-hari ke depan karena kita membuat pilihan yang berlawanan dengan keinginanNya. Berkenaan dengan Amerika, gambaran di bawah ini adalah refleksi yang tepat atas apa yang saya lihat bagi Amerika. 

Perhatikan gambar sungai dan keretakan atau perpecahan. Baru-baru ini saya bertemu Pam dan beberapa anak saya di Grand Canyon. Saya telah selesai melayani di Las Vegas dan kemudian pergi menemui mereka sehari sebelum kami bertolak ke Phoenix. Ketika saya memandang pemandangan kuasa dan ciptaan Allah yang mengagumkan ini, saya melihat sesuatu. Apa yang saya lihat dengan cepat mengingatkan saya atas apa yang saya lihat pada bulan Agustus 2007. Saat itu Allah menunjukkan kepada saya suatu negara yang terpecah. Ia mulai menyiapkan saya dari pandangan doa syafaat untuk mulai bersiap menghadapi perpecahan besar yang akan terjadi di AS. Pada 31 Mei 2008, saya melayani di gerbang besar AS yaitu Liberty Park, New Jersey, dan Roh nubuat turun atas saya dan saya mulai menyerukan wajah AS di masa depan. Allah belum mengijinkan saya untuk menjelaskan semua yang saya lihat. Saat saya dan keluarga saya melihat pada satu titik di pinggiran Grand Canyon, Allah berbicara kepada saya, “Suatu jenis sungai yang baru sedang bangkit di negeri ini. Sungai ini akan menciptakan perpisahan yang belum pernah dialami bangsa ini sebelumnya.” Bersiaplah – kita tahu bahwa AS takkan pernah sama lagi. Pada Tahun Ibrani 5769, Tahun Kantung Anggur yang Baru, kita harus bersiap atas struktur AS yang akan berubah. 

Perpecahan ialah suatu pembelahan atau terpecah-belah dari partai-partai yang saling beroposisi. Dalam pengertian Pengkhotbah, suatu keretakan atau perpecahan formal terjadi ketika beberapa doktrin atau perbedaan administratif dalam suatu bagian dari Tubuh Kristus menciptakan suatu perasaan sakit hati yang berujung pada perpecahan. Perpecahan adalah lawan dari pelipatgandaan. I Kor. 12:20-26 berkata, “Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita”( NKJV). Keretakan berarti terpecah atau terkoyak. Keretakan adalah sesuatu yang terbuka karena ada yang terbelah. Hal ini seperti gambaran diatas, dapat terjadi pada relasi persahabatan yang hancur atau perbedaan pendapat. Kita dapat setuju atau tidak setuju tanpa perlu menyalahkan orang lain. Saya melihat Sungai Allah telah dilepaskan dari alam surgawi untuk menciptakan suatu tempat yang baru untuk kita berdiri dan berseru meminta curahan kuasa dan kemuliaanNya dinyatakan di bumi.

“Sungai” dan “air” sering digunakan dalam Alkitab sebagai simbol kelimpahan, simbol kasih karunia Allah (Mzm. 36:9; 46:5; Yes. 32:2; 41:18; Yoh. 7:38), keselamatan (Yes. 66:12), hal-hal yang baik dalam hidup (Ay. 20:17; 29:6), dan pemeliharaan Allah (Yes. 43:19-20). Pohon yang berbuah-buah yang ditanam di tepi sungai adalah gambaran kesejahteraan orang-orang benar untuk selamanya (Mzm. 1:3; Yer. 17:8). Sebaliknya, sungai dapat juga dihubungkan dengan penderitaan (Mzm. 69:2; Yes. 43:2). Sungai yang mengering melambangkan keadilan Allah (Yes. 19:1-8; Yer. 51:36; Nah. 1:4; Zak. 10:11), saat mereka meluap (Yes. 8:7-8; 28:2,17; Yer. 47:2) dan bergerak diluar batasnya. Bagaimana air memancar dan mengalir menandakan pesan dari Surga oleh Allah Bapa bagi umatNya. Bagaimana kita memasuki “Panen Aliran Air” sangatlah penting untuk dipahami di waktu yang bersejarah sekarang ini. Inilah waktu puji-pujian yang dahsyat. Sungai Allah harus bangkit!   

Waspadai musim dingin saat ini! Musim dingin yang keras terkadang datang dalam sekejap dan dengan kekuatan yang merusak. Bersiaplah atas perubahan yang dipercepat yang akan dimulai musim dingin saat ini. Apa yang kita lihat di alam nyata akan menjadi rohani. Sungai ini akan meluap dan merusak bagi sebagian orang dan bagi yang lainnya akan menyegarkan dan menggerakkan – membawa kita ke tempat panen yang baru. Sungai Allah sedang mengaduk ikan-ikan. Mereka akan naik ke permukaan. Allah akan mengisi jaring-jaring kita jika kita bersedia berdiri saat sungai sedang pasang dan tidak takut terhanyut.

Sungai Allah adalah kehidupan. HidupNya mengalahkan maut. Sungai KerajaanNya harus turun atas AS. Yeh. 47:9 berkata, “kemana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup.” Sungai ini memiliki kuasa untuk menyembuhkan bangsa-bangsa (Yeh. 47:12 dan Why. 22:1-2). Dengan berkata kita membutuhkan terlepasnya sungai Allah adalah cara lain kita berkata bahwa kita membutuhkan curahan RohNya. Kita harus kembali pada Allah dengan bertobat, yaitu dengan mengubah pola pikir kita. Kita harus bertobat karena bersandar pada politik yang memecah-belah yang menyebabkan kita tidak melambangkan Allah Mahabenar atas pilihan yang kita buat. 

Saya senang membaca kisah Elia. Yakobus berkata kita adalah manusia biasa seperti Elia. Saya mempelajari akhir 1 Raj. 18 dan awal 1 Raj. 19, dan meminta pewahyuan Allah atas struktur “Baal” sebenarnya yang akan menentang AS. Elia dengan setia menyimpan isi hati Allah sampai tiba waktunya untuk menengahi, menjadikan Firman Allah hidup, dan menghasilkan perubahan. Setelah melahirkan musim yang baru, ia menetapkan dirinya berada di gerbang istana. Meski begitu, Izebel, membuat pernyataan yang membuatnya bisa melihat kuasa iblis yang memerintah istana. I Raj. 19:2, berkata, ia “MELIHAT” ancaman Izebel. Ini berarti kuasa iblis di belakang Izebel dapat terlihat di atmosfir. Ia “melihat” kuasa iblis menyertai Izebel. Hal ini menyebabkan Elia meninggalkan posisi kemenangannya. Ia membutuhkan kekuatan baru dari pewahyuan baru yang akan menghasilkan iman yang baru, agar ia dapat terus bertahan.

Tetaplah bertahan, jangan lari! Nantikanlah Ia, dan kita akan melihat suatu generasi bangkit dan menghancurkan struktur Izebel di bangsa-bangsa. Roh Babilon akan membawa kekacauan yang besar atas AS. Akan datang sesuatu dari Allah yang nampaknya membingungkan namun sesungguhnya menghasilkan suatu tatanan baru atas AS. Kita tidak boleh kompromi atas dukungan kita terhadap Tanah Perjanjian Allah. Babilon sedang berguncang. Kita harus berdiri bagi Israel dan melihat Allah membangun umatNya di AS yang akan berdiri bagi masa depan kita. Berdirilah dan perkatakan bahwa roh-roh ini akan dienyahkan dari pemerintahan AS.

9 Hari bagi Anda untuk Membuat Perubahan yang Allah Inginkan SEKARANG dalam Hidup Anda di antara Persimpangan Sejarah dan Perpaduan Generasi:

Hari 1: Kembangkan PIKIRANNya! Baca Fil. 2 dan Rom. 8. Janganlah bersandar pada pengertian anda. Anda takkan pernah membuat pilihan yang benar dengan keterbatasan pengetahuan anda. Fil. 2:5-8 berkata, “Hendaklah kamu…menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus…telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba…Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati…” Rom. 12:2 berkata, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Jangan biarkan rancangan iblis mengubah anda menjadi seseorang yang serupa dengan dunia. Jangan biarkan penampilan luar menipu anda, menyebabkan anda kehilangan momen atas apa yang sedang Allah lakukan. Kita harus membuktikan suara Allah, dan setiap hari melatih apa yang menjadi kehendak Allah yang dinyatakan pada kita. Rom. 8:7 berkata, “Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.” Perkatakan bahwa Allah akan menjamah setiap kedagingan yang ada dalam pikiran anda.

Hari 2: Belajar menyatakan isi hatiNya! Hafal dan renungkan Ams. 29:18 dan 2 Taw. 20:20. Nubuat menyatakan pikiran dan hati Allah. Ijinkan Allah menangani emosi anda. Undang Roh Allah untuk menundukkan emosi anda agar detak jantungNya terdengar. Perkatakan bahwa semua sifat mengasihani diri sendiri dan harapan yang tertunda dihilangkan dari anda. Perintahkan kebencian dan sifat tak mau mengampuni pergi dari jiwa anda. Nyatakan hati Allah dalam pikiran anda. Jangan biarkan rasa sayang yang berlebihan menyebabkan tatanan yang tidak tepat dalam hidup anda. Hati dapat menanggung beban atau rasa sayang. Saya perkatakan hati yang “bebas” dari segala sesuatu turun atas anda. Tanpa pewahyuan profetik yang tepat, kita binasa.

Hari 3: Ubah atmosfir anda! Baca Mat. 13. Ucapkan iman!! Yesus tidak banyak melakukan mujizat di Nazaret karena atmosfirnya dipenuhi rasa ketidakpercayaan. Yesus adalah Allah Mahakuasa yang berjalan di bumi, mampu melakukan mujizat dan tanda-tanda ajaib, namun atmosfir di Nazaret memberi penghalang bagi intervensiNya. Patahkan kehadiran atmosfir negatif di sekitar anda dengan perkataan kemenangan profetik!

Hari 4: Bertindaklah! Optimalkan sumber-sumber anda! Hafalkan Dan. 11:32, “umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.” Ingatlah untuk “mengoptimalkan.” Ini berarti melihat hal-hal dari sisi positif. Bertindak berarti mengambil sumber yang anda miliki, menciptakan sumber baru atau membawa mereka ke tingkat kepenuhan yang baru. Inilah salah satu yang Allah maksudkan ketika Ia berkata optimalkan sumbermu. Baca Mzm. 30 dan Kej. 1 dan 2. Dalam Tahun Lontaranlumpur (9, menurut karakter Tet, berarti Tanah dan Lumpur), ambil lumpur yang dilontarkan dan jadilah kreatif. Allah sangat kreatif terhadap tanah. Ia menciptakan kita darinya!

Day 5: Perhatikan “ketiba-tibaan!” Baca 2 Taw. 29:20-36. Kita telah mendengar saat ketiba-tibaan terjadi, namun kini, hal ini akan dinyatakan. Jika harapan yang tertunda dan kelesuan menguasai anda, anda akan kehilangan momen ketika Allah bertindak bagi kepentingan anda. Jika ketakutan menguasai anda, anda takkan mengerti ketika Allah mulai menghancurkannya demi kepentingan anda. Proses yang sedang anda jalani sedang menuju suatu TIBA-TIBA!

Day 6: Pelajari proses “DIATAS”! Baca Yes. 54 dan hafalkan ay. 17. Kita harus memiliki mental “diatas.” Menguasai atau dikuasai.  Menjatuhkan atau dijatuhkan.  Merobohkan atau dirobohkanMenang atau kalah. Yakinkan diri anda bahwa anda sedang dijagai. Juga, tentukan daerah yang anda awasi! 

Hari 7: Kembangkan mentalitas Kerajaan! Baca Mat. 11, 13 dan Luk. 9, 13. Kerajaan Allah ada di dalam anda. Kita membangun Gereja, namun kita mendapat kunci masuk Kerajaan. Pelajari Kerajaan Surga. Mat. 11:12 berkata, “…Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.” Kerajaan meningkat dalam kemenangan. Hal ini terjadi melalui konflik rohani yang dahsyat dan peperangan. Jangan takut! Gereja adalah agen perang Allah. Menyembah dan berperanglah! Pahami pedang dan api, karena keduanya penting pada medan perang selanjutnya. 

Hari 8: Temukan sungai SUKACITA anda yang baru! Mzm. 30, 46 dan Yoh. 11-12.  Jangan ijinkan KERETAKAN yang ada di depan menghentikan anda untuk tetap bertahan. Pujian menyebabkan Ia menakhtakan diriNya di tengah-tengah kita. Kemuliaan Yesus yang dinyatakan membangkitkan Lazarus dari kematian yang menyebabkan keretakan. Jangan ijinkan manifestasi yang akan datang menciptakan keretakan yang menghalangi anda mengalami rancangan Kerajaan Allah.  

Hari 9: Alami PERALIHAN saat Keretakan terjadi! Baca Kej. 13 dan 14. Karena rancangan covenant Allah adalah membuat perubahan selanjutnya, terjadi keretakan antara Abraham dan Lot. Ini sungguh di luar ketetapan dan merupakan pilihan duniawi. “Peralihan” adalah perubahan tempat, posisi atau arah. Peralihan juga melibatkan pertukaran atau pergantian suatu hal ke hal lainnya. Peralihan adalah perubahan persneling agar anda dapat melaju. Peralihan juga dapat berarti terdapat skema kecurangan atau kebohongan. Karenanya, dalam peralihan kita, kita harus mengenali rancangan musuh dan menghentikannya. Peralihan juga menuntut waktu yang terjadwal. Goncangan terjadi selama peralihan. Keretakan adalah tempat yang terbelah. Allah memiliki masa dimana perpecahan dibutuhkan agar covenantNya terjadi dengan cara yang baru: “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang!” Yakinkan diri anda, bahwa kita, dalam Kerajaan Allah, tidak saling  menggunakan pedang satu dengan yang lain.

Saat ini, kita sedang merayakan bulan Ibrani Cheshvan. Secara Alkitabiah, inilah bulan yang disiapkan untuk pengurapan agar kita dapat menghadapi kesukaran, pencobaan dan goncangan.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s