Chuck Pierce: Berdoalah Tengah Malam bagi Pencurahan, Kemenangan dan Perubahan: Fokus Doa 10 Hari! (Aug 28’ 2008)


Perjalanan yang kami jalani sungguh mengesankan, menuntut, tapi berguna. Buah pelayanan kami amat besar. Suatu malam saat kami berada di Bangkok, Thailand, pengurapan profetik sangat kuat dan saya memberikan kalimat berikut: “Engkau akan dikenal sebagai Negara Api!! … Lihatlah, AKU menetapkan API diantara kuasa dan pemerintahan yang menguasai negeri ini dan umatKu sekarang akan bangkit di negeri ini. Sekarang Aku akan merubah pemerintahan negeri ini dengan cara yang baru. Aku akan melepaskan API untuk membersihkan kuasa-kuasa yang tidak memerintah sesuai kehendakKu.” Lalu saya melihat ada 6 kepala yang berbeda. Lewiatan sinonim dengan pemerintahan. Saya merasa inilah struktur Lewiatan yang mengontrol Thailand. Ketika kepala ke-7 muncul dengan tepat, saya percaya struktur ini akan runtuh. Saya mendengar Allah berkata, “AKU memunculkan kepala baru dan akan menunjukkan Kepala ApiKu. Aku akan melindungi umatKu sekarang. Mereka akan hidup dan mulai dari malam ini, Aku akan melingkupi negara ini dengan Api Allah!”

Anda mungkin telah membaca laporan dunia tentang Thailand. Sehari setelah pertemuan kami, demonstrasi mulai terjadi di Bangkok. Mereka berkaitan dengan pemerintahan negara ini!

Berdoalah saat Berjaga di Tengah Malam!
Baru-baru ini, saya mendengar Allah berkata, “Saat-saat Tengah Malam adalah saat dimana terletak kemenanganmu!” Menurut Firman Allah, tengah malam mewakili konsep kegelapan mencekam atau bahkan kemuraman. Meski demikian, TENGAH MALAM biasanya berarti separuh jalan antara malam dan munculnya terang atau titik tengah antara malam sebelum cahaya dapat menerobos. Saya yakin inilah masa yang sekarang kita jalani.

Di bulan depan, sampai pertemuan Awal Tahun dimulai pada 25 September, kita akan menjawab panggilanNya untuk berjaga pada Saat Tengah malam. Di buku saya, Reordering Your Day, kita diingatkan oleh Mzm. 119:62 yang berkata, “Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepada-Mu atas hukum-hukum-Mu yang adil”. Inilah waktu bagi Tubuh Kristus ketika kita membutuhkan Allah untuk menghadapi musuh-musuh kita yang mencoba menghalangi kita memasuki rancanganNya yang sempurna atas hidup kita, keluarga kita, kota kita dan negara kita. Saat tengah malam adalah waktu untuk mengucap syukur dan lawatan Allah. Sebagai tambahan, inilah waktu ketika Allah mulai menyiapkan umatNya untuk menerima berbagai tindakan perubahan di bumi. Ini juga merupakan waktu kunci bagi perubahan penebusan terjadi atas hidupmu. Saat tengah malam adalah waktu dimana bangsa Israel menerobos pembebasan agung mereka (Di tengah malam, Allah membunuh anak sulung yang lahir di Mesir, yang menciptakan lepasnya bangsa Israel dari perbudakan mereka). Inilah waktu yang tepat untuk terus menekan maju. Tengah malam adalah saat bagi kita untuk memuji dan menekan musuh dan menarik kegerakanNya.

FOKUS DOA 10 HARI

Hari 1: Baca Kel. 11:4, 12:29.  Musa berkata, “Beginilah firman TUHAN: Pada waktu tengah malam Aku akan berjalan dari tengah-tengah Mesir’… Maka pada tengah malam TUHAN membunuh tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung orang tawanan, yang ada dalam liang tutupan, beserta segala anak sulung hewan.” Konfrontasi terakhir ini menyebabkan bebasnya umat perjanjian Allah dari perbudakan. Dengarkan baik-baik di saat ini untuk mendengar Dekrit Kemerdekaanmu! Perkatakan bahwa engkau akan memasuki bagianmu yang baru!

Day 2: Baca Hak. 16:3. “Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.” Inilah waktu untuk meraih kekuatan ilahi untuk menekan maju. Ada beberapa hal yang harus dirobohkan. Mintalah kekuatan dari Allah untuk menekan.

Hari 3: Baca Rut 3 dan 4. “Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.” Mintalah strategi penebusan kepada Allah agar kerugian dapat dipulihkan dan masa depanmu diamankan! Temukan tempat baru untuk penundukan dirimu.

Hari 4: Baca 1 Raj. 3, khususnya ay. 16-28.Pada waktu tengah malam ia bangun, lalu mengambil anakku dari sampingku; sementara hambamu ini tidur, dibaringkannya anakku itu di pangkuannya, sedang anaknya yang mati itu dibaringkannya di pangkuanku.” Mintalah hikmat. Hikmat diberikan secara bebas. Roh Allah akan berbicara hal yang perlu anda ketahui untuk membuat suatu keputusan di masa sukar anda. Ia akan membelah amat dalam antara jiwa dan roh. Hafalkan Ibr. 4:12!

Hari 5: Baca Mat. 25:1-13. “Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!” Sudah siapkah anda? Sudahkah anda memangkas hal-hal yang akan menghalangi anda memasuki bagian anda yang baru? Siapkah anda untuk meningkat dengan cepat dan mendapatkan momentum saat anda bergerak?

Hari 6: Baca Mrk. 13, khususnya ay. 32-35. “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta.” Mintalah pada Allah untuk menegaskan dengan jelas tempat dimana Ia memintamu untuk berjaga. Berjaga adalah tindakan mengamati masa depan agar anda dapat menjaga apa yang telah ditetapkan Allah sebagai bagianmu. Berjaga dapat menyebabkan pembatasan yang ditaruh di tempat agar musuh tak dapat menerobos. Perkatakan bahwa Allah telah menetapkan batas-batas baru atasmu. Mintalah padaNya untuk menjaga atau menahan mulut dan perkataanmu pada saat sekarang, sehingga anda hanya memperkatakan iman!

Hari 7: Baca Luk. 11, khususnya ay. 5-8. “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti.” Doa didasarkan atas status anak, bukan status pertemanan. Allah tidak pernah tertidur atau terlelap dan selalu ada di sana menantimu. Ia murah hati dan sabar. Ketekunan menghasilkan berkat. Jika anda harus bertahan terhadap seorang teman, pikirkan saja Bapa kita yang selalu siap memenuhi kebutuhanmu. Bertahan dan terimalah pewahyuan perbekalan yang telah menantimu di sana.

Hari 8: Baca Kis. 16:16-31. “Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.” Pujilah Dia. Pujilah Dia. Lihat, perubahan sedang dimulai. Belenggu yang menahanmu akan terlepas. Orang-orang di sekitarmu akan berubah. Hari keselamatan yang baru bagi banyak orang akan dimulai.

Hari 9: Baca Kis. 20, khususnya ay. 7. “Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.” Bersekutulah. Mendengarlah baik-baik. Harapkan Allah melakukan mujizat atas namamu!

Hari 10: Baca Kis. 27, khususnya ay. 27. “Malam yang keempat belas sudah tiba dan kami masih tetap terombang-ambing di laut Adria. Tetapi kira-kira tengah malam anak-anak kapal merasa, bahwa mereka telah dekat daratan.” Beberapa dari anda seperti Paulus di kapal yang terombang-ambing badai. Anda bahkan merasa tak seharusnya anda berada disana. Allah akan mengangkatmu di waktu yang rusuh ini. Tetap teguh dan perhatikan Ia membawamu ke tempat selanjutnya. Anda mungkin kehilangan kapal, namun anda akan menemukan tempat berpijak anda kembali!

Terimalah Hembusan Kehidupan Allah yang Baru!
Saya perkatakan bahwa setiap situasi yang menyedihkan dan menekan dalam hidup anda akan berubah pada beberapa hari kedepan. Jangan bersandar pada pengertianmu sendiri, namun percayalah kepada Allah yang akan melakukan hal-hal yang tidak biasa demi kepentinganmu. Emosi kita biasa dipancing, dibingungkan, dan bahkan dijengkelkan karena kurangnya Kemuliaan di atmosfir sekitar kita. “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.” (Yes. 60:1). Mintalah agar Roh Kudus melingkupi atmosfirmu. Serahkan hakmu agar dibenarkan. Tunduk dan perhatikan kuasa untuk bertahan akan timbul dari hidupmu. Menjeritlah agar Roh Allah turun dan memenuhi sekitarmu. Hiruplah dalam-dalam KemuliaanNya saat Ia menetralkan kuasa roh yang berusaha menyerang sukacitamu!

Ubah lingkunganmu. Berjalan-jalanlah dan lihatlah sesuatu yang anda lewatkan di sekitar anda. Ijinkan Hadirat Allah menyingkapkan kuasa dari hal-hal kecil yang Ia lakukan dalam hidup anda. Berjalan, bernafas, berdoa dan perkatakan! Buka jendela kamarmu dan perkatakan bahwa kesempatan baru akan terbentuk di hadapanmu. Lihatlah, emosimu Allah sejajarkan kembali. Anda akan melihat situasi anda dengan lebih jelas ketika anda keluar dari situasi tersebut dan melihat dari perspektif yang berbeda. Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu. Ia sangat dekat denganmu, lebih dekat dari yang kau sadari. Ia memahami mengapa orang lain di sekitarmu tak dapat melihat sama seperti yang kau lihat. Ijinkan hikmatNya yang berlapis-lapis menuntun hidupmu. Perkatakan bahwa pembatas darahNya telah ditetapkan antara anda dan kuasa iblis yang bekerja untuk membingungkan dan memindahkan damai sejahtera yang Allah miliki bagi manusia rohanimu untuk nikmati!

 Kemarahan Membuka Pintu Kejahatan!
Berjagalah di tengah malam dan berjagalah atas mulut dan hatimu! Jagalah hatimu. Banyak perkataan menggemparkan dan banyak emosi berkecamuk di dalam Tubuh Kristus. Anda dapat merasa marah atas reaksi yang ditimbulkan orang lain atasmu. Jika kita tidak memproses emosi kemarahan dengan benar, kita akan menerima emosi tersebut ke dalam hati kita dan roh kemarahan itu akan berdiam dalam dunia roh kita dan menyakiti roh kita. Hanya sedikit keuntungan yang didapat saat kita marah terhadap orang lain. Jika seorang mengalami hal ini, ada waktu yang ditetapkan oleh Roh Allah untuk menegur dengan tepat dan melepaskan emosi ini dari Tubuh Kristus. Saat kita marah dan tidak berinteraksi dengan Roh Allah, hal ini akan merusak kesehatanmu dan menyengsarakanmu. Ketika kemarahan dinyatakan dengan cara yang salah, orang yang anda marahi biasanya hanya sedikit memperhatikan perkataan anda, dibanding jika anda memperkatakannya dengan bijaksana dan sabar.

Saya perkatakan bahwa anda akan memiliki roh yang diam dan tenang. Saya perkatakan bahwa anda akan mampu menangani tiap situasi dengan bijaksana. Dalam diam dan tenang terletak kekuatanmu!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s