Chuck Pierce: Aku Memiliki Kursi Otoritasmu Berikutnya! (Aug 20’08)


Bacalah dengan seksama mimpi kunci dan interpretasi profetik dibawah ini yang berlaku bagi kita semua.

INI SUNGGUH MENGGAIRAHKAN! Menyembahlah dimanapun anda berada!

Mimpi yang dibagikan oleh LeAnn Squier:
“Saya berada di suatu stadion outdoor, lebih seperti aula pertunjukan atau stadion besar. Bukan ukurannya yang penting, namun pentingnya setting dan pertemuan adalah kuncinya. Saya tiba di awal, menjadi salah salah satu dari sekian orang yang ingin mendapatkan posisi duduk yang baik. Saya memasuki gerbang dan pintu pagar, dan berbelok masuk ke bagian tempat duduk. Panggung ada di depan kami. Ketika saya menuju tempat duduk saya, saya menoleh kebelakang dan melihat beberapa orang telah pergi duluan, melompati pagar dan pembatas yang telah ditetapkan pada pertemuan tersebut. Banyak tempat duduk terbaik di seluruh aula telah terisi.  

Ada satu bagian aula yang nampak bersinar dalam mimpi saya dan saya tahu bahwa disanalah seharusnya saya duduk. Bagian tersebut dijaga oleh seseorang yang menutupi area itu dengan lapisan berwarna pink cerah dan bersinar. Saya melihat ke sekitar, mendapati seorang wanita kulit hitam yang cantik dan anggun, dan saya tahu bahwa dialah direktur dari pertemuan ini. Saya menghampirinya dan bertanya, “Apakah kursi-kursi ini kosong? Bolehkah saya duduk?” Ia berkata, “Ya, tentu saja, silahkan anda duduk di kursi ini.” 

Di titik ini saya turun hingga mendekati panggung, tapi saya tahu saya harus ditempatkan ulang pada pertemuan yang penting ini. Bukannya mengambil jalan yang mudah, seperti melompati orang lain dengan berbelok-belok dan mengamankan kursi saya, saya memilih kembali ke jalan masuk, memasuki gerbang dan pintu pagar kembali. Saya menunggu setelah orang ketiga di depan saya. Saat saya menunggu di tempat terbuka di stadion, saya keluar melewati gang dan ada beberapa anak kecil yang asyik bermain dengan mainan mereka. Jelas sekali mereka memiliki mainan plastik berwarna cerah yang hancur berkeping-keping. Kepingan ini berserakan di sepanjang jalan. Kepingan ini nampak seperti gelas bening yang rusak. Saya berpikir, ‘Saya harus segera kembali ke kursi saya, cukup dengan menginjak kepingan ini dan terus berjalan.’ Lalu saya merasa sebuah kepingan plastik jatuh ke kaki saya. Saya berhenti dan memungutnya dengan heran, menggelengkan kepala, berpikir mengapa kepingan ini berserakan di jalan. Saya duduk, memindahkannya dari kaki saya, dan terbangun.” 

LeAnn membagikan hal-hal penting yang mengesankannya dimana otoritas, otorisasi, posisi yang diberikan, gerbang, jalan, dan kehancuran dapat menghentikannya. Saya memahami interpretasi mimpi ini bagi kita saat ia membagikan mimpinya. Saya mendengar Allah berkata:  

“Aku memiliki tempat yang telah Kupersiapkan bagimu. Ditengah masa penempatanKu, engkau ada separuh jalan. Engkau ada di antara penebusan dan kesucian hati. Aku memurnikanmu sekarang agar engkau dapat menemukan alur penebusan bagi hidupmu dan jalan memasuki tanah perjanjianmu. Kursi dan posisi otoritasmu telah Kusiapkan. Aku menghembuskan visi baru atasmu untuk menunjukkan tempat otoritasmu di musim selanjutnya. Jangan memasuki gerbang melalui jalan yang ilegal atau terburu-buru menerobos protokol yang telah disiapkan bagi keamananmu. Perhatikan otoritas yang telah Kutetapkan untuk menuntunmu memasuki kursi otoritas berikutnya.

Saat  engkau mendapati posisimu, temukan jalanmu sepenuhnya dan masuki tempatmu yang selanjutnya. Bahkan meski ketidakdewasaan telah terkoyak dan  menghancurkan karunia yang telah Kulepaskan dan mengacaukan jalan dimana umatKu akan duduk memerintah pada hari-hari kedepan, tetaplah melangkah maju! Injaklah ketidakdewasaan dan jangan ijinkan apa yang anak-anakKu salahgunakan menghentikanmu. Jangan ijinkan karuniaKu yang telah rusak dan teraniaya menghentikanmu meraih kursi otoritasmu yang selanjutnya. Aku akan menyediakan orang-orang yang akan menunjukkan jalanmu untuk terus melangkah. Engkau akan ditempatkan dengan otoritas baru di tempat yang baru. Aku akan menebus tempatmu ditengah-tengah mereka yang barisannya telah rusak dan teruslah berlari menurut waktuKu yang sempurna. Hal ini takkan menghalangiKu untuk mengumpulkan kembali mereka yang bersedia mendengar panggilanKu. Aku mengolah tempat yang rusak, teraniaya dan destiny yang tak tergenapi dan akan menempatkan ulang umatKu yang setia yang akan memerintah di masa depan. Tuaian menanti dan tak seorangpun dapat menghentikanKu.”

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s