Chuck Pierce: Fokus Doa 3 Hari! (Aug 7, 2008)


Fokus Doa 3 Hari: Miliki Semangat Baru Memasuki Masa Depan: Bangkitlah!

Baru-baru ini pesan dalam bahasa lidah datang pada saya dan Allah berkata: “Hidupmu bagaikan sebuah mosaik. Disaat Aku sedang menghancurkanmu berkeping-keping, musuh memasukkan beberapa keping kelemahan. Ia memakai keadaanmu untuk memecah belah jiwamu. Ia mencoba mempertahankan kehancuran didalammu agar engkau tak dapat membentuk keadaan dan visi yang baru bagi masa depanmu. Namun Akulah Abba, Bapamu. Akulah Pribadi yang mengenalmu sedari awal. Aku tahu bagaimana menghancurkanmu. Akulah Pribadi yang mengetahui rancangan dan rencana yang terbaik bagimu. Meski musuh memasukkan keping lain didalammu, Aku melakukan pembedahan untuk membuang keping yang salah ini. Sekarang adalah masa yang sukar bagimu, karena inilah musim pembersihan dan pemisahan. Aku mengasihimu dan akan membersihkan dan memindahkan bagian yang Kupotong, dengan hikmat dan kasihKu. Bersiaplah, karena berbagai kebaikan dan hikmatKu akan engkau terima dengan cara baru. Engkau akan menampilkan kuasa untuk mengalahkan dunia yang telah menjeratmu.

Bangkit, jadilah terang, dan memancarlah. Aku mengelilingi warisanKu dengan kemuliaan. Engkau akan mendengar panggilan baru. Aku menyingkapkan beberapa area dimana warisanKu tidak dipenuhi dengan kemuliaan, sebaliknya dengan kutuk. Untuk memperluas pengaruhmu, Aku akan menguasai area tersebut. Penundaan, hal yang membuang waktuKu, adalah musuh terbesar dalam meraih rancanganKu. Ia bersaing denganmu dalam memperoleh kemakmuran yang telah Kusediakan bagimu sekarang dan masa depanmu. Kedagingan berusaha melawan kekuatan umatKu. Bangkitlah, bangunkan fajar, goncangkan pekerjaan iblis, segeralah membajak dan majulah di ladang yang telah Kusiapkan bagimu. Semangat baru sedang terbit atasmu…Bangun dan bangkitlah.” 

Hari 1: Baca Kej. 37, Mzm. 104, Ef. 3, (hafalkan ay. 10), dan 1 Pet. 4. Beragam hikmat Allah ibarat mengenakan jubah Yusuf. Perkatakan pada surga bahwa kemenangan sedang bangkit atasmu!

Inilah waktu bagi kita untuk membangunkan hari dengan suara. Saat anda melakukan fokus doa terakhir, saya mengingatkan anda bahwa sorakan Raja ada di dalam anda. Ayat dalam Bil. 23 dapat juga berarti shofar (trompet) Raja!!! Beberapa dari anda harus meniup shofar selama jam 6 pagi dan perkatakan bahwa “Sang Raja membangunkan fajar!” SuaraNya ada di bumi dan bumi pun akan bersukacita kemana kakimu melangkah! Jika anda ragu berada di tempat dimana Allah memintamu berpijak, mintalah Ia untuk membuatmu kuat dan kokoh. Perkatakan bahwa roh kebimbangan dan semua ketidakstabilan akan pergi. Perkatakan bahwa dimana anda merasakan ketidakstabilan, anda akan menemukan pijakan anda hari ini juga. Terdapat roh kekacauan di dunia pada arena politik dan juga pada umat Kerajaan Allah. Perkatakan bahwa pijakan yang kokoh akan menjadi milik masa depan umat Tuhan; kita tidak akan masuk pada 7 tahun masa kekacauan. Perkatakan bahwa kita tidak akan bingung bagaimana berjalan di tempat dimana Allah telah memanggil kita untuk berjalan. 

Hari 2: Baca Yes. 26:1-3, Mzm. 92, dan Mzm. 110. Mengucap syukur padaNya karena Ia adalah Penolong Masa Kini di saat anda membutuhkan. Saya berdoa agar anda peka akan hadirat dan kuasaNya dengan cara yang baru. Muliakan dan pujilah Ia! Biarlah Allah menyertai anda saat ini. Semoga anda mengenal berkat-berkat yang telah Ia siapkan bagi anda di tempat Mahatinggi. Perkatakan bahwa kuasa kekacauan yang bekerja di dalam anda akan lenyap dan pergi dari atmosfir anda. Kiranya anda diurapi dengan minyak baru. Kiranya karunia anda dikobarkan. Kiranya iman anda bertumbuh. Kiranya rahim pagi hari diisi dengan doa anda.

Hari 3: Baca Mzm. 57 dan 69! Ambillah tamborin atau apa saja yang dapat dibunyikan dan berkata: “Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar!” Kita lepaskan kesetiaan dan kaki yang kokoh. Kita perkatakan bahwa tiap orang akan lebih waspada sebelum mereka coba menemukan pijakan mereka agar tidak tergelincir, seperti yang pernah mereka alami di masa lalu. Juga baca 2 Kor. 7 dan 9. Baca Kitab Yesaya dan mintalah pada Allah untuk mengaduk semangatNya di dalammu!

Baru-baru ini, kaki Linda Heidler terjatuh. Saat ia mencoba berjalan, ia tak dapat merasa, mengontrol atau menggerakkan sendi kakinya. Saya berbicara pada tiap bagian yang jatuh agar aliran darahNya harus mengalir kuat. Saya perkatakan bahwa tiap tempat yang telah kehilangan tenaga karena darahNya menjadi pasif di dalam kita akan hidup kembali. Saya meminta lepasnya darahNya yang baru ke dalam setiap kebutuhan tubuh anda agar tak ada satupun yang lemah. Taruh tangan anda di tiap tempat dalam tubuh anda yang sakit dan darah tidak mengalir dengan benar dan perkatakan bahwa bagian itu akan hidup kembali dengan cara yang baru. Lalu perkatakan pada seluruh Tubuh Kristus. Saya perkatakan bahwa sendi yang menyambungkan umat Tuhan dan bergerak dengan cara yang berlainan akan memiliki darah yang baru sampai kita tiba dalam kesatuan iman. Saya perkatakan pikiran yang disiplin agar anda tidak condong ke kanan atau ke kiri, namun pikiran dan akal anda setia padaNya. Perkatakan bahwa pikiran anda tepat menurut waktuNya. Beberapa dari anda tidak tahu bagaimana meraih “pikiran kilat” dan perkataan pengetahuan dan memilikinya menurut waktu Allah. Bapa, aku berdoa agar setiap pikiran ditundukkan dibawah kuasa dan otoritasMu dan tiap pikiran yang Engkau hadirkan akan bekerja menurut waktuMu agar kami bergerak di waktu yang tepat. Semua yang mencoba menggoyahkan anda akan enyah.

Saya perkatakan bahwa semangat anda akan hidup didalamNya! Semangat dihubungkan dengan emosi dan menjaga kita tetap menyala saat berjalan di jalan yang telah ditetakkanNya bagi kita. Jika anda berhenti melangkah maju, saya perkatakan bahwa anda akan merasakan WHOOSH’ Allah saat ini juga!

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s