Larry Jackson: ‘Mengenal Allah Melalui Bilangan’ Sangatlah Luar Biasa (Jul 24, 2008)


“8 Agustus, 2008”

Ada suatu masa dalam hidup seseorang ketika Allah meminta ketaatannya sebelum Ia menyingkapkan rancanganNya bagi mereka. Saya mengalaminya pada 1 Jan’08, jam 1:30 subuh. Setelah merayakan Tahun Baru di gereja saya, Bapa menyuruh saya untuk membuat ibadah perayaan pada “8 Agustus 2008.”

MENGAPA SEBUAH PERAYAAN DIADAKAN PADA 8 AGUSTUS 2008?

Pada saat itu, saya tidak mengerti maksud Allah dan saya merasa saat itu bukanlah saat yang tepat untuk membaginya dengan orang lain. Maka, saya menyimpannya dalam hati saja, merasa bahwa akan ada waktu untuk memahami pesan Tuhan ini di waktu yang lain pada tahun ini.

Saya mengerti pentingnya angka 8 (delapan adalah angka untuk permulaan yang baru), juga kita baru saja masuk di tahun 2008 dan saya sudah berkhotbah di gereja saya tentang berpindah dari hal yang lama dan memasuki hal-hal yang baru. Gereja selalu mengerti pentingnya angka delapan karena angka ini terkait dengan Allah kita dan merupakan permulaan yang baru dari Perjanjian Baru.

Saya tak sadar bahwa kalimat ini akan merubah hidup saya dengan cara yang hanya Allah sendiri yang dapat melakukannya bagi saya.

Seminggu setelah ibadah Tahun Baru, saat saya berada di mobil, Bapa kembali mengingatkan hal yang sama kepada saya. Kali ini, saya merasakan suatu tingkat kepentingan dan urgensi untuk segera memulai sesuatu, dan saya mulai memberitahu orang-orang terdekat saya bahwa saya akan membuat ibadah perayaan pada tanggal 8 Agustus 2008.

Saat itu saya tidak tahu sama sekali betapa pentingnya tanggal tersebut bagi Allah!

Leonardo Fibonacci

Beberapa minggu kemudian, saat membaca data keuangan, saya melihat nama Leonardo Fibonacci.

Leonardo Fibonacci adalah seorang matematikawan berbakat pada Abad Pertengahan. Ia menyusun dan menambah pengetahuan matematis klasik, budaya Arab dan India. Ia juga dikenal dengan kontribusinya yang penting yang berkaitan dengan aljabar matematis dan teori bilangan.

Di luar itu, saya tidak mengetahui apa-apa tentang karya Fibonacci. Saya pun tidak sadar bahwa Allah sedang menuntun saya untuk mengenalNnya lebih dari apa yang tak pernah saya bayangkan.

Apa yang Fibonacci percikkan di hati saya adalah pemahaman atas apa yang telah Allah tempatkan pada CiptaanNYA: serangkaian persamaan dan rangkaian matematis. Hal ini bisa ditemui pada makanan; kehidupan tanaman; struktur tubuh manusia, termasuk wajah; dan masih banyak lagi. Saya sadar akan fakta bahwa segala sesuatu yang kita lihat, kita dengar, kita sentuh, kita rasa atau bahkan baui mengandung persamaan matematis. Pemahaman ini semakin bertambah jelas seiring saya mempelajari karya Fibonacci yang berkaitan dengan keuangan.

Dr. Michael Brown, Ahli Yahudi

Selama mempelajari Fibonacci, saya dipimpin untuk menghubungi Dr. Michael Brown, seorang ahli Yahudi terkenal dan pemimpin Fire School of Ministry. 

Saya berbicara dengan Dr. Brown perihal informasi baru dan menarik yang saya dapati ketika mempelajari karya Fibonacci. Namun suatu pikiran baru terlintas dalam hati dan pikiran saya: “Apakah terdapat rangkaian matematis dalam Firman Tuhan dari perspektif Yahudi?”

Dr. Brown menjelaskan perbedaan antara aksara Yahudi dibanding aksara dan angka standar. Tidak seperti aksara standar, tiap huruf Yahudi juga melambangkan nilai suatu angka.  

Lalu saya menyadari bahwa juga terdapat suatu nama yang dihubungkan dengan nilai matematis Yahudi dan aksara Yunani, dikenal dengan nama “Gematria.”

Dr. Brown kemudian mengenalkan saya dengan seorang bernama Dr. Ivan Panin. Ia memberitahu saya bagaimana Dr. Panin telah menemukan rangkaian matematik di Alkitab pada akhir tahun 1800an dan telah menyerahkan hidupnya kepada Yesus sebagai hasil penemuannya. Panin dikenal sebagai seorang agnostik keras – sangat terkenal, sehingga saat ia membuang agnotismenya dan menerima iman Kristen, berita ini menjadi topik utama di koran-koran!

Pencarian Dimulai

Saya takkan pernah lupa saat menyalakan komputer saya dan menemukan data mengenai Dr. Ivan Panin dan takjub dengan apa yang ia temukan – tanpa bantuan komputer. Ia mempelajari Yahudi dan Yunani dalam waktu 4 tahun, dan dari situ ia menemukan rangkaian angka. Panin berkata hukum probabilitas akan terjadi lebih dari semiliar jika kita coba mem-pengarangkan otoritas Alkitab sebagai karya manusia.

Ia menantang pembaca temuannya untuk coba menulis satu paragraf sederhana yang akan sesuai dengan kualifikasi angka Alkitab yang mudah ditemukan pada silsilah Alkitab. Ia juga menantang pembacanya untuk memberi penjelasan alami atau membantah temuannya. Tak seorangpun berani!

Lalu sesuatu terjadi – saat saya membaca karya Dr. Panin mengenai angka. Ia menyingkapkan bahwa angka yang diasosiasikan dengan nama Yesus adalah 888.

Saya sungguh tidak menyangka! Bapa memerintahkan saya untuk membuat suatu perayaan pada hari yang melambangkan NamaNya. 

Penguasa Para Matematikawan – Angka yang Merupakan NamaNya

Pernahkah kita membayangkanNya dengan istilah, Pencipta Semesta adalah Penguasa Para Matematikawan. Ia telah berbicara dalam bahasa matematika selama berabad-abad, namun kita belum pernah mendengar hal ini semata-mata karena tak seorangpun menyadari suaraNya.

Juga, dalam bahasa Yunani, nilai angka bagi nama Yesus adalah 888, dan kebanyakan nama atau gelar Allah kita juga kelipatan 8. Allah memerintahkan kita untuk merayakan “angka namaNya.” 8 Agustus 2008 melambangkan lebih dari sekedar permulaan baru; angka ini, yang takkan muncul lagi dalam kalender kita selama 1000 tahun, membuktikan diriNya.

Setelah mempertimbangkan hal ini (melalui fakta dari setiap huruf, kata, frase, kalimat, paragraf, dan kitab dalam Alkitab bahwa semuanya lebih dari sekedar kata, mereka juga mengandung nilai angka), kesimpulan saya hanyalah bahwa lebih dari sekedar buku sastra – Alkitab juga merupakan buku matematika.

Internet kaya akan informasi tentang topik Gematria yang kemudian saya pelajari, teliti dan telaah. Beberapa kata dan frase dalam Alkitab memiliki nilai angka 888, termasuk: Yesus; Mesias; Akulah Tuhan; Aku, Tuhan, tidak berubah; Ya Yuhan, Engkau yang tertinggi melebihi segala-galanya; Akulah Hidup; Imam Urim dan Tumim; Allah penyelamat kami; kasih setia Yang Mahatinggi; KekasihKu; langit menceritakan kemuliaan Allah; kamu akan dihibur; dan hari ketiga. Juga, nama Daniel, Hananya, Misael, and Azarya dari suku Yehuda semuanya sama dengan 888. Kitab Wahyu, yang berisi pewahyuan tentang Yesus, memiliki nilai angka 888 dalam bahasa Yunani.

Kis. 3:16, “Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.”

Bahasa Matematika

Kebanyakan Gereja memahami bahwa Tuhan YESUS kita adalah permulaan yang baru bagi hidup kita dan seluruh dunia. Angka Gematria menuntun kita untuk membuktikan fakta ini lebih lanjut.

Contohnya, inilah cara menulis Yesus dalam bahasa Yunani, memakai huruf standar & nilai angka Yunani:

Nama Yesus (Iesous dalam bahasa Yunani) berjumlah 888:
Iesous =  
I (10) + e (8) + s (200) + o (70) + u (400) + s (200) = 888

Kebanyakan nama dalam Perjanjian Baru yang menunjuk pada Yesus memiliki kelipatan 8. Yaitu:

Allah = 800 = 8 x 100
Yesus = 888 = 8 x 111
Kristus = 1,480 = 8 x 185
Juruselamat = 1,408 = 8 x 176
Mesias = 656 = 8 X 82

Gelar Allah (800) + Yesus (888) + Kristus (1,480) memiliki nilai angka yang sama dengan 3,168.

Angka ini seharusnya lebih meningkatkan iman kita pada fakta bahwa Yesus telah menyediakan bagi kita hidup yang baru dan kita tidak hidup seperti manusia lama lagi. 2 Kor. 5:17 berkata, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Jelas kita paham betapa pentingnya gelar Tuhan Yesus Kristus bagi Gereja, dan gelar ini sama pentingnya dengan alam semesta. Pikirkan sejenak, jika Allah menginginkan semua orang di dunia ini memahami bahwa Ialah Allah dan jika IA ingin berbicara dalam suatu bahasa yang dapat dipahami semua orang, bahasa apakah yang akan Ia pakai? Bahasa matematika adalah bahasa tingkat tinggi dan tak dapat berdusta. Jika 1 angka berubah, maka seluruh maknanya akan berubah!

Matematika dalam Alkitab

“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yg sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” Ibr. 12:2Dengan penuh rasa hormat, demikian juga Allah. Alam semesta yang kita hidupi memuat tanda tanganNya; yaitu nilai angka 3168.

Semua pengarang yang saya kenal, menandai karyanya.

Contohnya, Betlehem berlokasi pada 31.68 derajat lintang selatan di bumi. Kita harus menggali 10 mil di bawah kerak bumi sebelum mencapai lahar, dan kita harus berjalan sepanjang 50 mil di atas permukaan bumi sebelum memasuki angkasa luar. Jumlah kedua jarak ini adalah 60 mil. Jika kita mengubah 60 mil dalam ukuran kaki, nilai angkanya = 316,800 kaki (5,280 kaki x 60 = 316,800).

Perhatikan peristiwa 3168 yang terus berlanjut!

Kis. 17:28 berkata, “Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.” Alkitab menegaskan bahwa kita hidup dan bergerak dan keturunan Allah dan angka membuktikannya.

Jika sebuah kotak ditempatkan menutupi bumi sehingga ke-4 sisinya menyentuh setiap sisi bumi, perimenter (garis keliling) kotak tersebut = 31,680 mil.

Tempatkan bulan tepat berada di atas Kutub Utara dan gambarkan sebuah lingkaran di antara bumi dan bulan, maka perimeter lingkaran tersebut = 31,680 mil.

3,168 = Penengah antara Allah dan manusia, Firman Kerajaan Allah. “Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.” (Yes. 53:11).

“Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.

Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satu pun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.” Yes. 40:25-26

Bagaimana Kita Merayakan Angka yang Merupakan NamaNya?

Mendapati Allah di dalam angka membuka fakta lebih lagi bahwa Ia menginginkan perayaan pada 8 Agustus 2008. Namun ada satu detail kecil yang belum Ia beritahukan kepada saya. Perayaan seperti apa dan bagaimana kita akan merayakan angka yang merupakan namaNya?

Di suatu pagi saya terbangun dan tahu bahwa Bapa memanggil saya. Akhirnya, instruksiNya datang juga dan saya tahu apa yang harus saya lakukan dan bagaimana melakukannya.

Kita akan memiliki perayaan 12-jam dan setiap orang harus mengelilingi Pondok Musa. Ijinkan setiap sisi pondok berbicara kepada Allah. Angka pertama yang dapat dipangkat 3 adalah angka 8 (23 = 8).

Pondok akan dibangun dalam ukuran kubik persegi. Allah memerintahkan saya untuk tinggal setiap 4 jam di tiap sisi kotak mulai dari jam 8 pagi dan berakhir pada jam 8 malam.

ANGKA “12” JUGA MERUPAKAN ANGKA YANG SIGNIFIKAN

Allah telah memakai angka 12 di sepanjang Alkitab, karena angka “12” juga melambangkan diriNya.

Anda ketahui terdapat 12 suku Israel, 12 tugu, 12 batu, 12 pinggan perak, 12 bokor penyimpanan dari perak, 12 cawan emas, 12 mata-mata, 12 murid, 12 dasar, dan 12 pintu gerbang hanyalah sebagian.

Harun sang Imam mengenakan tutup dada dimana tiap suku dilambangkan dengan batu permata berharga. Juga, ingatlah, tiap  nama memiliki nilai angka tersendiri.

Jumlah ketiga suku terakhir, yaitu Benyamin, Manasye dan Eframin = 888.

Kondisi dimana Salib didapati pada empat baris terakhir permata pada tutup dada Imam didasarkan saat Yakub menyilangkan tangannya sementara memberkati Efraim dan Manasye. Juga, Benyamin adalah satu-satunya saudara laki-laki Yusuf dari ibunya yang ia berikan porsi ganda. Inilah generasi yang hidup dengan berkat dari Salib dan akan berjalan dalam pengurapan porsi ganda dari Allah kita.

Dibawah ini adalah 12 suku Israel pada tutup dada Harun. Tiap suku memiliki nilai angka berdasarkan aksara Yahudi. Dengan adanya nilai angka yang berhubungan dengan Yesus membuktikan bahwa Allah Bapa mengetahui semua nama-nama itu bahkan sebelum mereka dilahirkan.

Yer. 1:5 berkata, “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

YEHUDA (30) SIMEON (466) RUBEN (259)
GAD (7) NAFTALI (570) DAN (54)
ZEBULON (95) ISAKHAR (830) ASYUR (501)

MANASYE (331) + EFRAIM (395) + BENYAMIN (162) = Ketiga suku ini sama dengan “888”Nilai angka Ben-oni adalah 119, yang menjadikan nilai angka baris akhir menjadi 845 (tidak dijabarkan).

Tiap baris pada tutup dada sangat penting, tapi baris akhirlah yang dibahas disini. Ingat, Benyamin dinamai Ben-oni oleh ibunya, sebelum Yakub merubahnya, yang artinya “Anak Penderitaan.”

NAMUN, ketika Yakub mengganti namanya menjadi “Benyamin” dan nilai angka menaik menjadi 162, nilai total baris akhir naik menjadi 888, yang sama dengan nilai nama Yesus.

Bapa tidak mau nama Yesus menjadi “anak penderitaanku,” melainkan, “Anak utamaKu.”

Diselamatkan dan Aman Di Dalam NamaNya

Saya percaya Bapa memberitahu saya bahwa masa kelaparan akan melanda dunia ini dan perayaan yang akan kita adakan nanti adalah untuk menyiapkan umatNya saat hal itu tiba. Hal ini akan menempatkan mereka pada posisi dimana mereka akan dilindungi; yaitu, di dalam NAMANYA!

Kita akan segera menghadapi musim ketidakpastian dan Gereja harus mengenal Yesus dan kuasa namaNya. Kita harus membawa kuasa Yesus ke jalan-jalan dan marketplace. Kita akan memasuki salah satu musim penuaian terpenting yang pernah dilihat manusia di bumi ini.

Setelah kebangkitanNya, Yesus menyuruh para murid – yang telah kembali menjala ikan dan tidak mendapatkan apapun sepanjang malam – untuk menebarkan jala mereka di sisi perahu. Ketika para murid melakukan apa yang Ia perintahkan, jala mereka dengan segera penuh dengan ikan.

Alkitab menceritakan pada kita bahwa jala berisi 153 ikan. Mengapa harus 153 ikan? 153 = angka dari:

“Paskah”
“Ia setia”
“Anak Allah”
“Ia memilih bagi kita tanah pusaka kita” dan
“Akulah Tuhan Allahmu”

OLIMPIADE DUNIA DIMULAI PADA TANGGAL 8 AGUSTUS 2008, TETAPI…

Memulai 8 Agustus, dunia akan terfokus pada Olimpiade, semarak dan kehebohannya, sementara umat Tuhan juga harus berfokus pada Raja Kemuliaan dan kuasa NAMANya! Inilah tanggal profetik yang akan datang dan kita jalani pada tahun ini, namun angka 888 adalah selamanya, karena Yesus tak berkesudahan.

Sekali lagi, Kis. 3:16 berkata, “Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.”


Tak satupun yang dapat menyangkal siapa Ia sebenarnya dan inilah alasan mengapa kita berkumpul bersama-sama pada tanggal namaNya – 8 Agustus 2008.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

One Response to Larry Jackson: ‘Mengenal Allah Melalui Bilangan’ Sangatlah Luar Biasa (Jul 24, 2008)

  1. Pingback: 888: Number of HIS Name « Ampi’s Weblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s