Chuck Pierce: Pengampunan! Membuka Hari yang Baru… 3 Hari Sekaligus! (Jul 15’08)


Dear Friends:

Inilah waktu bagi kita untuk mencari Tuhan. 2 hari terakhir ini, saya sungguh merenungkan bagaimana cara agar kita dapat tiba di tempat yang baru di dalam Dia dan “Membuka Hari Kita yang Baru”. Ketika pagi ini saya bangun, segalanya menjadi jelas. Marilah mencariNya selama 3 hari sekaligus sampai kita tiba di tempat dimana kita melihat Roh Allah.

 

Kuduskan Dirimu Di Hadapan Allah

 

Saya melihat prinsip ini terdapat dalam Yos. 3:2-5, Setelah lewat tiga hari, para pengatur pasukan menjalani seluruh perkemahan, dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: “Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya —  hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya — maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu.” Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: “Kuduskanlah dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu.”

Cara hadirat Allah dinyatakan pada hari-hari kedepan akan jauh berbeda dari apa yang pernah kita alami bersamaNya dimasa lalu. Situasi yang sama terjadi disini. Bangsa Israel dan imam dipimpin oleh tiang awan pada siang hari dan tiang api dimalam hari. Sekarang mereka harus memiliki tabut perjanjian Alah yang menuntun mereka dengan cara yang baru. Tabut harus mendahului mereka. Mereka tak boleh berjalan hingga mereka melihat Tabut bergerak duluan. Untuk melakukan hal ini, mereka harus memisahkan diri mereka dari hal-hal yang najis, hal-hal yang telah menjadi familiar dan menutupi mata mereka, karena mereka harus kudus dihadapan Allah

Apa yang akan Allah nyatakan pada beberapa hari kedepan akan menjelaskan maksud saya. Jika kita melakukannya, maka kita akan tiba ditempat dimana kita MELIHAT KEMULIAANNya bersorak sorai di hadapan kita

Seorang teman saya datang mengunjungi kami pada July Forth (Hari Raya Kemerdekaan AS).  Ia memberitahukan saya apa yang seorang nabiah katakan padanya: “Rendahkanlah dirimu. Kosongkan dirimu. Jika engkau gagal melakukannya, maka takkan ada pencurahan, takkan ada pengurapan.” Saya memperhatikan bagaimana ia merendahkan diri dan menghadapi situasi ini. Karenanya, marilah kita mulai tiga hari ini dengan memahami kuasa pengampunan

Meminta Pengampunan

Pengampunan adalah kunci untuk melihat hidup kita berubah, makmur, dan meningkat. Tindakan iman ini dapat menjadi hal tersulit untuk kita lakukan. Biasanya akar dari ketiadaan pengampunan adalah ketakutan dan kurangnya kesabaran yang menghasilkan kekerasan hati. Hal ini juga memberi celah bagi dosa masuk melalui pintu yang telah Allah bangun bagi berkat kita dimasa depan (Kej. 4). 

Mintalah pada Allah untuk menunjukkan pada anda cara anda merendahkan diri dan memberi kerendahan hati anda bagi orang lain. Bayangkan diri anda menyembah Allah dengan penyerahan total dan memberi hatiNya bagi orang lain yang menurut anda tidak layak menerima hatiNya.  

Mordecai Silver dari Tree of Life Ministries berkata: “Bayangkan diri anda mendekati seseorang dan berkata, “Maafkan saya telah menyakitimu. Ampuni saya. Bayangkan hal ini berulang kali. Rasakan kekuatan dan pelepasan saat anda melakukannya.Tiap kali anda meminta pengampunan dan menemui kesulitan, anda sedang membangun sumber keberanian anda dari dalam hati. “

Lalu, ada orang-orang dalam hidup anda yang melukai anda atau bersalah terhadap anda, yang menurut anda tidak perlu diberi pengampunan. Atau anda merasa mereka tidak layak menerima pengampunan anda. Ingatlah Yesus. Ia menjadikan diriNya batu penjuru, yang dibuat bagi Yerusalem, menderita penganiayaan bagi anda dan saya, menyenangkan hati Bapa, dan mati bagi kita semua agar kita dapat menerima kasih Bapa. Ia menggetarkan Iblis melalui penyerahanNya. Hal ini memberiNya kuasa untuk bangkit dari antara orang mati, neraka, kubur, dan mengimpartasikan kemampuan yang sama bagi kita untuk melakukan hal yang sama. RohNya ini yang tinggal didalam kita dan memberi kita kuasa untuk mengatasi apapun. Namun demikian, memberi pengampunan adalah kunci untuk menerima kuasa ini

Yesus memerintahkan kita untuk saling mengampuni. Ia menghembusi kita dan mengimpartasi kita dengan otoritas yang mewakili diriNya dan pengampunanNya (Yoh. 20). Inilah inti dari apostolik. Mereka yang memimpin pada hari-hari kedepan akan menjadi orang yang memberi kesempatan bagi orang lain untuk menerima kasih Bapa. Ijinkan Ia menyentuh hati anda dengan cara yang baru dan memisahkan segala sesuatu yang akan menghalangi anda untuk mengalami kasih dan kuasaNya. Lihatlah hari yang baru menerobos dalam hidup anda. 

Doa Tiga Hari

Hari 1: Baca Mat. 5:38 – 6:15.  Berdoalah Doa Bapa Kami dengan cara yang belum pernah anda lakukan sebelumnya. Hafalkan berulang-ulang doa ini.

Hari 2: Baca Mat. 7:1-12, Yos. 3, Yes. 57:14-21. Tuliskan arti kerendahan hati bagi anda. 

Nyanyikan lagu baru:
Ku akan merendahkan diriku di hadapanMu
Ku akan menyerahkan diriku sepenuhnya padaMu
Peluk aku, beri aku kuasa, dan jadikan aku baru
Tolong aku menghalau musuhku agar dapat kulihat jalanku
Dan kudengar Engkau berkata, “Pergilah”
Inilah aku, Tuhan; Aku siap untuk pergi!

Hari 3: Baca Mat. 8:1-4, Luk. 17:11-19. Berhenti dan bertanyalah pada Tuhan, “Penderita kusta yang manakah aku? Yang mengucap syukur? Yang disembuhkan? Atau semuanya?” Lalu renungkan Yoh. 20. 

Biarkan Ia menghembusi anda dengan cara yang baru.

About siskapurnama

I'm a God Chaser! I'm a traveler who happen to be a lecturer at President University. I'm a pluviophile. Hope my translation sparks something inside you as God speaks to you Himself. I am His stylus.
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s