The Year 5771: Ayin Aleph


The Jewish New Year about to emerge is 5771 on the Hebrew Calendar.  Sundown on Wednesday September 8, 2010 marks the official beginning of the year known as ayin aleph (ayeen awlef).  The Hebrew alphabet doubles as numbers giving each character a numerical value.  Since each Hebrew character possesses a pictorial meaning as well, there are layers of richness to each letter/number.  Dates also paint a picture, revealing the Creator’s design for that particular year.

Tahun Baru Ibrani 5771 akan segera muncul pada Kalendar Israel. Terbenamnya matahari pada hari Rabu, 8 September 2010, menandai dimulainya secara resmi tahun yang dikenal sebagai ayin aleph (ayeen awlef). Aksara Ibrani memiliki arti ganda dimana angka memberi setiap karakter suatu nilai angka. Karena setiap karakter Ibrani juga memiliki satu arti bergambar, maka setiap huruf/ angka memiliki berlapis-lapis makna. Tanggal juga melukiskan suatu gambar, menyingkapkan rancangan Sang Pencipta bagi tahun tertentu tersebut.

Ayin aleph is Hebrew for “71″.  Ayin signifies the number “70″ and aleph the number ”1″.  Everything that was written about The year of ayin carries over from last year and remains pertinent throughout the entire decade of the “5770′s” or in our western calendar, the “2010′s”.  Before we add the revelation to be gleaned from the number/letter aleph, let us recap the meaning of ayin.

Ayin aleph adalah kata Ibrani bagi angka “71″. Ayin menandakan angka “70″ dan aleph bagi angka ”1″. Segala sesuatu yang tertulis mengenai Tahun ayin akan ikut terbawa sejak tahun lalu dan terus berhubungan sepanjang dekade “5770-an” atau tahun “2010-an”. Sebelum kita menambahkan pewahyuan sedikit demi sedikit dari angka/ huruf aleph, mari kita rangkum arti ayin.

Ayin ”70″

Every decade has an overarching theme.  Ayin “70″ possesses meaning that sets the stage for the next 9 years.  2011 will be known as ayin aleph, 2012 as ayin bet, 2013 as ayin gimel and so forth.  The word “Ayin” means – eye; to see, and by extension, to understand and obey. It also means “Divine Providence”.  The ayin is described as having 2 eyes – the choice of using good or evil to perceive things – optimism or pessimism.  Ayin is a silent letter. (No translation of it in English) It sees, but does not speak; representing humility.  The name ayin can also mean “eye” or “fountain”, a fountain of wisdom and the ability to perceive wisdom.  There was much emphasis in 2010 or 5770 on the cultivation of prophetic insight.  Among those who grew in prophetic sight and utterance, some saw optimistically others pessimistically.  The eyes of the church began to be opened in 2010, and that process will continue on throughout the decade.  Each subsequent year will bring enlightenment to the eyes of the church in a new arena.  In the year 5771, the eyes will open to the aleph.

Setiap dekade memiliki suatu tema besar.  Ayin “70″ memiliki arti yang menentukan tahapan bagi 9 tahun berikutnya. Tahun 2011 akan dikenal sebagai ayin aleph, tahun 2012 sebagai ayin bet, tahun 2013 sebagai ayin gimel dan seterusnya. Kata “Ayin” berarti – mata; untuk melihat, dan diperluas, untuk memahami dan taat. Kata ini juga berarti “Pemeliharaan Ilahi”.  Ayin digambarkan dengan memiliki 2 mata – yaitu pilihan untuk memilih kebenaran atau kefasikan dalam memahami banyak hal – antara optimisme atau pesimisme. Ayin adalah huruf hening. Artinya ia melihat, namun tidak berkata-kata, melambangkan kerendahan hati.  Ayin juga dapat berarti “mata” atau “mata air”, suatu mata air kebijaksanaan dan kemampuan untuk memahami hikmat. Begitu banyak penekanan bagi tahun 2010 atau tahun 5770 dalam hal pengumpulan wawasan profetik. Di antara orang-orang yang bertumbuh di dalam penglihatan dan perkataan profetik, beberapa orang melihat secara optimis ketimbang pesimis. Mata Gereja akan mulai dibukakan di tahun 2010, dan bahwa pemrosesan akan berlanjut di sepanjang dekade ini. Setiap tahun berikutnya akan membawa pencerahan bagi mata Gereja di suatu bidang yang baru. Pada tahun 5771, setiap mata akan terbuka bagi aleph.

Aleph “1″

Aleph is the first letter and the “father” of the aleph-bet (Hebrew alphabet).  It is the symbol of the ox which represents strength and leader.  The words “master” and “lord” are a derivative of aleph.  Like ayin, aleph is silent.  It symbolizes the breath of God and the mysteries of the oneness of God.  As depicted in the image to the left, aleph has two “yods” or  ”arms” – one above and one below.  Those arms are connected in the middle by a diagonal “vav” or “hook” which represents humanity.  The arm above reaches to the heavenly realm – the arm below to the earthly realm.  The “humanity” that connects the two realms is Christ, who bridged the gap.  Now, we as part of His body, humbly connect heaven to earth.  Expect heavenly realities to invade earth all the more, as we assume our place in the gap.

Aleph adalah huruf pertama dan “bapa” dari aleph-bet (alfabet Ibrani).  Huruf ini adalah simbol dari lembu yang mewakili kekuatan dan pemimpin.  Kata “tuan” dan “majikan” adalah turunan dari aleph. Seperti ayin, aleph adalah huruf hening. Huruf ini melambangkan hembusan nafas Allah dan misteri keesaan Allah. Seperti yang terlukis pada gambar di atas, aleph memiliki 2 “yods” atau ”lengan” – satu terletak di atas dan satu di bawah. Lengan-lengan ini terhubung di tengah oleh suatu “vav” atau “kaitan” diagonal yang mewakili kerendahan hati. Lengan di atas menjangkau dunia surgawi – dan lengan di bawah menuju dunia  nyata. “Kerendahan hati” yang menghubungkan dua dunia adalah Kristus, yang menghubungkan jurang yang ada.  Kini, kita sebagai bagian dari TubuhNya, dengah  rendah hati menghubungkan surga ke bumi. Harapkan realitas surgawi untuk menembus bumi lagi, saat kita menempatkan diri kita berada di antaranya.

Jesus called Himself the aleph and the tav in Revelations 22:13 (alpha and omega in the Greek.)  The full gematria of aleph is 111, representing the triune Godhead.  There are three significant parts to aleph, but the value remains one.  A number of the names of God begin with aleph including: el, elohim, adonai, eloha, and others.  The 111 of aleph also speaks of the prophetic.  1+1+1 speaks of the word of the Lord coming to His people during the time of ayin or ”seeing”.  Jeremiah 1:11 says, “The word of the Lord came to me: ‘What do you see, Jeremiah?’” Expect visions in 2011.

Yesus menyebut diriNya sebagai aleph dan tav dalam Why. 22:13 (alfa dan omega dalam bahasa Yunani). Gematria lengkap bagi aleph adalah 111, mewakili Ketuhanan yang trinitas. Ada 3 bagian penting bagi aleph, namun nilainya tetaplah satu. Angka dari nama Allah yang dimulai dari aleph termasuk: el, elohim, adonai, eloha, dan lainnya. Angka 111 dari aleph juga berbicara hal profetik. 1+1+1 berbicara tentang Firman Allah bagi umatNya selama waktu ayin atau ”melihat”. Yer. 1:11 berkata, “Firman Tuhan datang kepadaku, bunyinya: ‘Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?’” Harapkan agar penglihatan-penglihatan muncul di tahun 2011.

Since aleph is the ox, let’s examine the significance of the ox.   An ox was the most valuable animal an Israelite would own.  It was a beast of burden that brought great increase to its owners.  Proverbs 14:4 tells us, “Where there are no oxen, the manger is empty, but from the strength of an ox comes an abundant harvest.”  The ox speaks of the ability and zeal necessary to build, establish and prosper.  A desire and strength will be kindled in the saints to possess and cultivate the land.  Finally, the man, the ox, the lion and the eagle represent the four Apostles who wrote the Books of the New Testament, Matthew, Mark, Luke and John.  The book of Luke has been symbolized by the ox which portrays Jesus as the highly valuable sacrifice for our atonement.  Incidentally, the name Luke means (light-giver). Look for great revelation to come from the book of Luke in the coming months.

Karena aleph adalah lembu, mari selidiki pentingnya lembu. Seekor lembu adalah hewan yang paling berharga yang dapat dimiliki oleh orang Israel.  Lembu adalah hewan pengangkut beban yang membawa pertambahan besar-besaran bagi pemiliknya. Ams. 14:4 berkata, “Kalau tidak ada lembu, juga tidak gandum, tetapi dengan kekuatan lembu datanglah hasil yang berlimpah.” Lembu berbicara tentang kemampuan dan semangat yang diperlukan untuk membangun, mendirikan dan mengalami kelimpahan. Hasrat dan kekuatan akan dibangkitkan di antara orang-orang kudus untuk memiliki dan mengusahakan ladang.  Akhirnya, manusia, lembu, singa dan rajawali mewakili 4 Rasul yang menulis Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Kitab Lukas disimbolkan oleh lembu yang menggambarkan Yesus sebagai korban persembahan yang paling berharga bagi penebusan kita. Sesungguhnya, nama Lukas berarti pemberi terang. Nantikan pewahyuan besar-besaran yang akan muncul dari kitab Lukas pada bulan-bulan mendatang.

Kegenapan Roh “71″

The primary meaning of the number “71″ is “fullness – melo” and “dove – yonah.”  In Numbers 11:16 we read, “The LORD said to Moses: “Bring me seventy of Israel’s elders who are known to you as leaders and officials among the people. Have them come to the Tent of Meeting, that they may stand there with you. I will come down and speak with you there, and I will take of the Spirit that is on you and put the Spirit on them. They will help you carry the burden of the people so that you will not have to carry it alone.”

Arti utama dari angka “71″adalah “kegenapan – melo” dan “merpati – yonah.”  Dalam Bil. 11:16 dikatakan, “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Kumpulkanlah di hadapanKu dari antara para tua-tua Israel tujuh puluh orang, yang kauketahui menjadi tua-tua bangsa dan pengatur pasukannya, kemudian bawalah mereka ke Kemah Pertemuan, supaya mereka berdiri di sana bersama-sama dengan engkau. Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memiluk tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah engkau seorang diri memikulnya.”

The Spirit of God rested upon Moses and his seventy elders, resulting in “71″ clothed with the Spirit.  The saints have come to a place of separation unto God and maturation for leadership.  There will be a multiplication of the Spirit of God on others for the leadership of His people.

Roh Allah berdiam atas Musa dan ketujuh puluh tua-tua, menghasilkan “71″ yang terbungkus oleh Roh. Orang-orang kudus akan sampai di tempat pemisahan bagi Allah dan kedewasaan bagi kepemimpinan. Akan terjadi pelipatgandaan Roh Allah atas mereka yang terlibat dalam kepemimpinan umatNya.

Conclusion

Prophetic vision will come to the church that will empower the saints to build and establish.  Businesses and ministries will be resuscitated by divine breath resulting in inspired strategies.  God’s presence will increase among His people.  As the tav connects the yods, there will be times that heaven invades the earth when we behold the Master.  These encounters will produce the strength necessary to plow and become fruitful in times of great famine and trial in the land.  I am quickened with Genesis 26:12, “Isaac planted crops in that land and the same year reaped a hundredfold, because the LORD blessed him.”  The same ox that brings increase will also require tending.  The stable must be cleaned.  Pastors, be ready to address the offenses that will arise as the ox come in to rest.  Do not favor one over the other, but grant each ox the nurturing they need for maximum productivity.  It will be a season of yoking together.  Declare unity in your house as the oxen take on the yoke of Christ.  Rejoice, for this year will be the answer to the prayers you prayed in 2010.

I found this beautiful tidbit on Jewish Action Magazine online:

Finally, the Hebrew letters for the year 5771—heh, tav, shin, ayin, aleph—can be looked at as rashei tevot (a literary abbreviation) for a prayer to God: “Hashem, Tifros Shelomcha Aleinu, Amen—God, spread Your peace over us,” to which we add a resounding Amen! So may it be His will.

Kesimpulan

Penglihatan profetik akan turun bagi gereja yang memperlengkapi orang-orang kudusnya untuk membangun dan mendirikan. Bisnis dan pelayanan akan disadarkan oleh hembusan nafas ilahi yang menginspirasi munculnya strategi-strategi baru. Hadirat Allah akan kian meningkat di antara umatNya. Saat tav terhubung dengan yods, akan ada waktu-waktu dimana surga menyerbu bumi saat kita memandang Tuan kita. Pertemuan-pertemuan ini akan menghasilkan kekuatan yang dibutuhkan untuk membajak dan mengalami kesuburan di masa-masa kelaparan dan pengujian besar-besaran di bumi. Saya lanjutkan dengan Kej. 26:12, “Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat,; sebab ia diberkati TUHAN.” Lembu yang sama yang membawa pertambahan juga akan menuntut pemeliharaan. Kandang harus dibersihkan.  Para gembala, bersiaplah untuk menyadari pelanggaran-pelanggaran yang muncul saat lembu sedang beristirahat. Janganlah  mengasihi seseorang lebih dibanding yang lainnya, namun berikanlah perawatan yang dibutuhkan setiap lembu untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Ini akan menjadi suatu musim untuk memasang kuk bersama-sama. Perkatakan kesatuan di dalam rumah anda saat lembu-lembu dipasangi kuk dari Kristus. Bersukacitalah, karena tahun ini akan menjadi jawaban bagi doa-doa yang anda naikkan selama tahun 2010.

Saya menemukan keterangan yang indah ini pada Jewish Action Magazine online:

Akhirnya, huruf Ibrani bagi tahun 5771 – heh, tav, shin, ayin, aleph – dapat dipandang sebagai rashei tevot (suatu singkatan harafiah) di dalam doa kepada Allah: “Hashem, Tifros Shelomcha Aleinu, Amen – Tuhan, bentangkanlah damai sejahteramu atas kami,” dimana kita tambahkan dengan kata Amin yang bergema! Agar jadilah seturut dengan kehendakNya.

Sumber: Phil Chernofsky is the educational director of the Seymour J. Abrams Orthodox Union Jerusalem World Center, and the editor of Torah Tidbits, its famed English-language weekly Tora.

Coincidentally, the Strongs number 5771 is “avon” which means: iniquity, guilt, punishment for iniquity.  The righteous will enjoy great growth and productivity, while the wicked will reap an unpleasant harvest.  Father will continue to reveal hidden iniquity in government, business, etc… This cleansing will clear the fields for the righteous oxen to plow.

As is the case with all prophecy, this report is merely a picture of what is available to you this year.  Whether you believe it, speak it, and possess it is entirely up to you.  Let us agree together, in faith.

Tanpa sengaja, Strongs bagi angka 5771 adalah “avon”, yang berarti: asusila, bersalah, hukuman bagi asusila. Orang-orang benar akan menikmati pertumbuhan dan produktivitas yang besar, sementara orang-orang fasik akan menuai tuaian yang tidak menyenangkan. Bapa akan terus menyingkapkan kefasikan tersembunyi di dalam pemerintahan, bisnis, dll… Pembersihan ini akan membuka ladang-ladang bagi lembu-lembu orang-orang benar untuk membajak.

Sedangkan dalam hal profetik, artikel ini hanyalah gambaran atas apa yang tersedia bagi anda di tahun ini. Entah anda mempercayainya, memperkatakannya, dan mengalaminya, semuanya tergantung anda. Marilah kita bersama-sama bersepakat, di dalam iman.

Bapa, kami mengharapkan penglihatan, kekuatan, kelimpahan dan hikmat yang besar untuk terjadi di hari-hari mendatang ini. Kiranya angin ilahiMu menyadarkan kami dan membawakan strategi-strategi surgawi kepada kami yang akan membawa hasil-hasil Kerajaan. Jauhkanlah timbangan daripada mata kami dan saat ini, ijinkanlah mata kami untuk melihat apa sebelumnya tidak dapat kami lihat, dari sudut pandang masa kini. Kami meyatakan kepada Kristus siapakah lembu (korban persembahan kami), dan aleph (pintu masuk kami) ke tempat-tempat surgawi. Dimuliakanlah Engkau dalam hidup kami bagi tahun ini dan selama-lamanya. Amin.

Source: definingwords.com (Aug 6, 2010)

About siskapurnama

I'm a God Chaser!
This entry was posted in Prophetic. Bookmark the permalink.

13 Responses to The Year 5771: Ayin Aleph

  1. amran says:

    BAPA YAHWE berkati kita semua..!

  2. dirgan says:

    Bukalah mata kami , Tuhan , untuk melihat apa yang sedang dan kau Kerjakan , amin

  3. Christine says:

    How great! I trust in His promise at Acts 3:21 for His body/church. Amen. Bless U

  4. breenner says:

    Thx ka,
    weblog ini memberkati saya, terutama ttg tahun ayin aleph.
    Gbu

  5. Ina says:

    Sebab segala sesuatu adalah dari DIA, dan oleh DIA, dan kepada DIA. Bagi DIAlah kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. Roma 11:36. :-)

  6. Aji Gees says:

    Luar biasa, . Bapa sungguh baik. MataNya yang selalu mengawasi dan menuntun kita. Orang-orang yang mengasihi DIA.
    Thanks untuk sharing dan postingan tersebut.
    Menjadi berkat bagi saya.
    Salam, Aji

    • siskapurnama says:

      u r welcome…hopely this blog will bless you all the times….a comment likes this always strengthen and encourage myself…God bless you too

  7. Wow all I can say is that you are a great writer! Where can I contact you if I want to hire you?

  8. Mami odi says:

    Thank you bt blognya memberkati sekali.GBU

  9. sigit raharjo says:

    tulisan web ini sangat memberkati saya, terus menulis yang mantaf trims mbak siska Tuhan memberkati.

    • siskapurnama says:

      Terima kasih banyak ya………..I’ll do my best…..encouragement seperti ini selalu membuat energi rohani saya bertambah 1000%! kiranya Yesus pun memberkati anda dan yang lainnya….semua hanya demi kemuliaanNya..amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s